5 Rahasia Dan Hikmah Sakit

PERCIKANIMAN.ID – – Hikmah sakit, tidak semua orang dapat memahaminya. Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikansebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35). Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir al-Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan…

Selanjutnya

Langkah Menghadapi Prahara Dalam Pernikahan (2)

PERCIKANIMAN.ID – – Seyogianya, suami atau istri mengelola konflik pernikahan dengan cantik, yaitu tak lepas dari aturan-aturan agama sehingga terbentuk kerangka pikir, pola hidup, dan tujuan hidup yang jelas. Menjauhi sikap berputus asa, berburuk sangka pada Allah swt., apatis, lari dari masalah, atau malah balas dendam dengan kezaliman serupa, namun, selalu sadar bahwa segala langkah yang akan diambil harus melalui tahap demi tahap dengan teliti dan hati-hati, disesuaikan dengan tingkat ujiannya. Ketika menghadapi masalah serumit dan sesulit apapun, ia sadar sepenuhnya sedang berada dalam satuan waktu dunia yang singkat. Maka…

Selanjutnya

Tanda Prahara Dalam Pernikahan (1)

PERCIKANIMAN.ID – – Cinta bersemi tumbuh diantara mereka, padahal rentang usia terpaut 15 tahun. Sang wanita seorang janda yang bergelar at-thahirah (wanita yang dapat menjaga kesucian dirinya), yaitu Siti Khadijah r.a. Kala itu, dirinya berusia 40 tahun. Laki-laki yang dinikahinya adalah seorang pemuda bergelar al amin (pemuda jujur, dapat dipercaya) yang bernama Muhammad yang berusia 25 tahun. Rasulullah saw. adalah suami ketiga Khadijah –kedua suami sebelumnya telah wafat. Dari pernikahan ini, mereka memiliki enam orang anak, di antaranya 2 anak laki-laki yang meninggal ketika masih kecil. Mengarungi bahtera pernikahan selama…

Selanjutnya

Arti Cantik Dalam Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Dalam Islam, pengertian cantik tentu saja merujuk pada arti kecantikan yang hakiki dan ideal, yaitu kecantikan yang bersumber pada dimensi ruhiah (hati) dan dimensi lahiriah dalam batas tertentu. Hal ini berarti Islam tidak melarang wanita untuk berias dan memakai pakaian indah, tetapi tetap menekankan pentingnya ketakwaan kepada Allah Swt. “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan, pakaian takwa, itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS.…

Selanjutnya

Cara Mengatasi Konflik Mertua Dan Menantu

PERCIKANIMAN.ID – – Konflik dengan mertua, atau konflik dengan menantu, terkadang menjadi problem yang rumit dan melelahkan. Banyak keluarga yang mengadukan ibu dan menantu perempuannya berselisih. Perselisihan ini sampai pada tingkatan seorang ibu berkata pada anaknya, “pilih saya atau dia yang di rumah?” Lantas bagaimanakah penyelesaian dari masalah yang begitu pelik ini? Syaikh Muhammad Abdullah Ad-Duwaisy menjawab, perselisihan semacam ini seringkali terjadi dalam rumah tangga. Untuk menghadapinya, dibutuhkan suatu kepintaran dan keadilan. Langkah-langkah menghadapi perselisihan tersebut adalah sebagai berikut: Memperbagus pilihan merupakan langkah awal ketika melakukan pernikahan. Sebab, meski bagian…

Selanjutnya

Saat Suami Akrab Dengan Wanita Lain, Ini Yang Harus Istri Lakukan

PERCIKANIMAN.ID – – Suami memiliki teman lawan jenis dan mereka sangat akrab bahkan bertingkah seperti mahram. Istri cemburu dengan hal tersebut dan sudah menasihati sang suami bahwa hal tersebut tidak boleh. Namun si suami membantah dan mengatakan tidak bisa mengubah kondisi yang ada. Ia juga sering menonton film yang terkadang berisi adegan-adegan yang tidak baik. Suami marah ketika diingatkan, bahkan meminta sang istri untuk tidak mengganggunya. Sebenarnya suami adalah sosok yang lembut, namun temperamental, sedangkan si istri seorang yang sangat sensitif. Istri tentu sedih, cemburu, dan marah. Ia masih sangat…

Selanjutnya

Cara Menghadapi Karakter Istri Yang Buruk

PERCIKANIMAN.ID – – Ada seorang istri yang selalu berperangai buruk ketika diluar rumah bersama suaminya. Sang suami selalu merasa malu dan jengkel terhadap sikap istrinya jika berhubungan dengan masyarakat. Padahal si suami selalu memenuhi kebutuhan sang istri. Selain itu, sang istri pun sebenarnya berasal dari keluarga baik-baik. Si suami curiga terhadap teman-teman dan lingkungan sang istri yang bisa jadi merupakan penyebab rusaknya akhlak istrinya. Ia pun meminta nasihat pada ustadz, apa yang harus ia lakukan dan nasihatkan pada sang istri. Sumber permasalahan diatas bukan terletak pada tidak memberikan apa yang…

Selanjutnya

Tips Selalu Berprasangka Positif Pada Suami

Oleh: Sasa Esa Agustiana*   PERCIKANPIMAN.ID – – Seorang ukhti bertanya kepada saya, bagaimana caranya agar selalu bersikap ikhlas dan positive thingking? Ukhti tersebut sudah menikah dan usia pernikahannya kurang lebih enam tahun. Akhir-akhir ini ukhti tersebut merasa bahwa suaminya semakin banyak berubah. Meski suaminya kerap bilang tengah sibuk dengan pekerjaannya, tapi hatinya merasakan sesuatu yang berbeda. Kebetulan mereka tinggal berjauhan, suaminya di Jakarta dan ia di Bandung. Suaminya pulang seminggu sekali. Dengan bernada galau, ukhti tersebut bertanya, “Sebaiknya sikap saya bagaimana ya, Teh, agar hati saya tenang dan suami…

Selanjutnya

Hukum Kerjasama Dengan Non Muslim

jabat tangan

Assalamu’alaykum. Pak Aam, bolehkah kita menjalin kerjasama dengan non muslim? Kebetulan ada teman non muslim mengajak kerjsama dalam bidang jasa (konsultan) dan pengadaan barang. Mohon nasihatnya. ( Gun via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Gun, mojang bujang dan sahabat sekalian. Pada prinsipnya Islam membolehkan  seorang muslim berdagang dan berusaha secara perseorangan serta penggabungan modal dan tenaga dalam satu perusahaan, baik dengan muslim ataupun nonmuslim, selama bidang usaha yang dijalankan itu bukan bidang yang haram. Banyak proyek dan perusahaan yang tidak mampu ditangani seorang diri, melainkan harus bergabung dan…

Selanjutnya

Muslimah dan Teknologi Kecantikan

PERCIKANIMAN.ID – – Wanita dan kecantikan, dua kata yang selalu beriringan. Muslimah mana yang tidak ingin terlihat cantik? Tentu saja, semua muslimah ingin terlihat cantik dan menarik. Baik di usia muda, terlebih menjelang senja. Sebuah kebanggaan tersendiri ketika seorang muslimah dipuji oleh suami, rekan kerja, teman sejawat, serta relasi sosial lain karena mampu merawat kecantikannya. Berbagai cara pun kemudia dilakukan para muslimah untuk mempercantik diri, mulai dari merawat keindahan rambut hingga mempercantik kuku-kuku kaki. Beberapa muslimah menggunakan cara-cara alami untuk mempertahankan kecantikkannya, seperti banyak meminum air putih untuk menjaga kesegaran…

Selanjutnya

Cara Menghadapi Suami Yang Pelit Dan Egois

Oleh: Sasa Esa Agustiana*   PERCIKANIMAN.ID – – Teh Sasa, saya seorang ukhti yang sudah menikah selama 10 tahun dan telah dikaruniai dua orang anak yang telah duduk di bangku SD dan TK. Saat ini, saya merasa tertekan karena suami saya orangnya pelit meski rajin shalat. Suami saya hanya akan memberi nafkah kalau diminta. Berapa jumlah penghasilan suami, saya tidak tahu karena dia tidak pernah terbuka pada saya dari awal menikah sampai sekarang. Dia punya rekening tabungan dan kartu kredit atas nama sendiri tanpa sepengetahuan saya. Keadaan tersebut membuat saya…

Selanjutnya

Larangan Bagi Muslimah Dalam Berhias

Berhias bercermin

PERCIKANIMAN.ID – – Mempercantik diri demi keindahan bukan merupakan hal terlarang dalam Islam. Bahkan, ia menjadi fitrah bagi manusia, khususnya wanita. Disebutkan dalam riwayat muslim bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sepercik kesombongan”. Seorang laki-laki bertanya, “Apakah termasuk kesombongan apabila seseorang menyukai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya, Allah itu indah dan Allah menyukai keindahan. Kesombongan itu menolak kebenaran dan meremehkan orang lain” (HR. Muslim).   Hadist ini menerangkan bahwa Islam tidak melarang berias dengan pakaian, sepatu, tas, ataupun…

Selanjutnya

Suami Istri Jadi Mualaf, Haruskah Mengulang Akad Nikah?

Menikah

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya dan istri baru masuk Islam empat bulan lalu. Persoalannya, bagaimana dengan pernikahan kami, apakah perlu diulangi? Karena delapan tahun lalu, kami menikah di gereja secara Kristiani. Mohon penjelasannya. ( Aly via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Aly serta mojang bujang sekalian. Terkait dengan permasalahan Anda, kita bisa menyimak kisah di zaman Rasulullah Saw, dimana dalam sebuah hadist riwayat Ibnu Majah, bab Kitabun-Nikah, jilid 2 hal 268, hadis nomor 1953 disebutkan, bahwa Rasul Saw mengesahkan pernikahan suami isteri yang masuk Islam bersamaan. Hal ini…

Selanjutnya

3 Bentuk Toleransi dan Berbuat Baik Dalam Islam

PERCIKANIMAN.ID – – Toleransi dalam Islam dan dalilnya, jelas sudah ada dalam ajaran Islam. Dalam Al Quran Allah Ta’ala berfirman, “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9) Ayat ini mengajarkan prinsip toleransi, yaitu hendaklah setiap muslim berbuat baik pada lainnya selama tidak ada sangkut pautnya dengan hal agama.   Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Allah tidak melarang kalian berbuat baik kepada non muslim yang tidak memerangi kalian seperti berbuat baik kepada wanita dan orang yang lemah di antara mereka. Hendaklah berbuat baik dan adil karena Allah menyukai orang yang berbuat adil.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 247). Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullahmengatakan bahwa bentuk berbuat baik dan adil di sini berlaku kepada setiap agama. Lihat Tafsir Ath Thobari, 14: 81. Sedangkan ayat selanjutnya yaitu ayat kesembilan adalah berisi larangan untuk loyal pada non muslim yang jelas adalah musuh Islam. Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 248. Bagaimana toleransi atau bentuk berbuat baik yang diajarkan oleh Islam?   1. Islam mengajarkan menolong siapa pun, baik orang miskin maupun orang yang sakit. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menolong orang sakit yang masih hidup akan mendapatkan ganjaran pahala.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244). Lihatlah Islam masih mengajarkan peduli sesama.   2. Tetap menjalin hubungan kerabat  pada orang tua atau saudara non muslim. Allah Ta’ala berfirman, “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” (QS. Luqman: 15). Dipaksa syirik, namun tetap kita disuruh berbuat baik pada orang tua. Lihat contohnya pada Asma’ binti Abi Bakr radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Ibuku pernah mendatangiku di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan membenci Islam. Aku pun bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk tetap jalin hubungan baik dengannya. Beliau menjawab, “Iya, boleh.” Ibnu ‘Uyainah mengatakan bahwa tatkala itu turunlah ayat, “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu ….” (QS. Al Mumtahanah: 8) (HR. Bukhari no. 5978).   3. Boleh memberi hadiah pada non muslim.   Lebihlebih lagi untuk membuat mereka tertarik pada Islam, atau ingin mendakwahi mereka, atau ingin agar mereka tidak menyakiti kaum muslimin. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “’Umar pernah melihat pakaian yang dibeli seseorang lalu ia pun berkata pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Belilah pakaian seperti ini, kenakanlah ia pada hari Jum’at dan ketika ada tamu yang mendatangimu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata, “Sesungguhnya yang mengenakan pakaian semacam ini tidak akan mendapatkan bagian sedikit pun di akhirat.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam didatangkan beberapa pakaian dan beliau pun memberikan sebagiannya pada ‘Umar. ‘Umar pun berkata, “Mengapa aku diperbolehkan memakainya sedangkan engkau tadi mengatakan bahwa mengenakan pakaian seperti ini tidak akan dapat bagian di akhirat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Aku tidak mau mengenakan pakaian ini agar engkau bisa mengenakannya. Jika engkau tidak mau, maka engkau jual saja atau tetap mengenakannya.” Kemudian ‘Umar menyerahkan pakaian tersebut kepada saudaranya  di Makkah sebelum saudaranya tersebut masuk Islam. (HR. Bukhari no. 2619). Lihatlah sahabat mulia ‘Umar bin Khottob masih berbuat baik dengan memberi pakaian pada saudaranya yang non muslim. [ ] 5 Sumber: rumaysho.com 960 Red: riska Editor: iman Ilustrasi foto: pixabay

Selanjutnya

Bolehkah Wasiat Harta Untuk Non Muslim?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, teman saya seorang mualaf sementara ada anaknya yang masih non muslim. Ia (orangtua muslim) bermaksud memberikan sebagian hartanya kepada anaknya yang masih non muslim. Apakah hal demikian dibolehkan dalam Islam? Bukankah Muslim dan non muslim tidak bisa saling mewariskan hartanya? Mohon penjelasannya. ( Wahyu via email)    Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya pak Wahyu dan sahabat-sahabat sekalain, apa yang Anda sampaikan benar bahwa dalam Islam itu seorang muslim dan non muslim itu tidak bisa saling mewariskan harta.  Hal ini bisa disimak dari keterangan yang disampaikan Usamah bin Zaid…

Selanjutnya

Menikah Dalam Masa Iddah, Apakah Sah?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya seorang duda yang digugat cerai oleh istri saya. Saya mempunyai satu orang anak perempuan. Mantan istri saya sudah menikah lagi dengan laki-laki selingkuhannya, padahal masa iddahnya belum habis. Pertanyaan saya, kalau mantan istri saya itu memberikan barang atau uang pada anak saya apakah itu haram pemberiannya? Dan apakah pernikahan mantan istri saya itu sah? (D via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak D (karena tidak mau disebut namanya, red), mojang bujang dan para pembaca sekalian. Begini, salah satu syarat pernikahan yang sah bagi seorang janda…

Selanjutnya

Ibu Zaman Now Harus Tahu Kandungan ASI Dan Susu Formula

PERCIKANIMAN.ID – – Kandungan ASI dengan susu formula, tentu sangat jauh sekali. Namun masih saja ada oranngtua khususnya ibu yang termakan iklan. Jargon adanya AA dan DHA dalam susu formula menjadi ikon dalam mengiklankan susu. AA dan DHA memang berperan penting dalam kecerdasan. Namun samakah antara AA dan DHA yang terdapat dalam ASI dan dalam susu formula? Mari kita simak kutipan artikel berikut ini. Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh, sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut. Spesialis…

Selanjutnya

Umroh Dengan Uang Pinjaman, Bagaimana Hukumnya?

haji indonesia

Assalamu’alaykum, Pak Aam, di kantor saya diadakan program umroh untuk karyawan dan karyawatinya dimana karyawan yang berangkat, dilihat dari masa kerjanya. Tetapi kantor tidak full menanggung biayanya. Jadi kekurangannya menjadi tanggung jawab karyawan tersebut. Kalau karyawan tersebut memaksakan diri pergi umroh dengan uang pinjaman, bagaimanakah hukumnya? Mohon nasihatnya. (Yulia via email)   Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teh Yulia dan mojang bujang serta sahabat-sahabat sekalian. Begini, pertama, kita harus melihat, pinjaman itu ada dua, ada pinjam yang jelas ada sumber pembayarannya, ada juga pinjam yang nekat. Yang pertama, jelas dan terukur…

Selanjutnya

Adonan Cinta Dalam Setiap Tetesan ASI

PERCIKANIMAN.ID – – Keutamaan ASI eksklusif, sungguh menakjubkan. Air Susu Ibu (ASI) adalah anugerah yang luar biasa sebagai ungkapan kasih sayang Allah terhadap setiap bayi yang terlahir ke muka bumi. Allah Yang Maha Penyayang bersabda, “Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Hud: 6) Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk, termasuk untuk seorang bayi mungil yang tak berdaya. Allah menitipkan rezeki untuk setiap bayi…

Selanjutnya