Posisi Imam dalam Shalat Berjamaah bagi Akhwat

Muslimah Shalat

Pak Aam, bagaimana posisi imam saat shalat berjamaah bagi akhwat? Jika makmumnya lebih dari satu orang apakah boleh posisi makmumnya sejajar dengan imam? (Istiqamah via email)   Memang ada dalil kalau berjamaahnya perempuan itu agak berbeda dengan laki-laki. Di dalam riwayat, Imam Ahmad mengatakan imam dan makmum itu sejajar. Tetapi kalau kita lihat hadis-hadis yang shahih tentang shalat berjamaah, sebenarnya status makmum laki-laki dan perempuan itu tidak ada perbedaan, cara shalat berjamaahnya pun tidak ada perbedaan.  Artinya, ketika makmum itu sendirian, maka makmum sejajar dengan imam di sebelah kanan. Kalau…

Selanjutnya

Kapan Harus Mandi Besar Ketika Haid Tidak Teratur?

mandi

Pak Aam, satu bulan yang lalu saya haid sampai dua minggu lebih. Hanya beberapa hari berhenti, kemudian haid lagi. Saya sudah periksa ke dokter spesialis, dokter bilang, itu bukan haid, tapi hormon. Saya mohon penjelasan apakah hal ini pernah terjadi pada jaman Rasulullah Saw.? (Nuri via email)   Saudari Nuri dan para pembaca yang budiman, ada kejadian di zaman Rasul, ini tercatat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Iman Tirmidzi dan dinilai hasan oleh Imam Bukhari. Hadistnya cukup panjang. Ada seorang sahabat perempuan Nabi namanya Hamnah binti Jahsy. Hamnah berkata kepada…

Selanjutnya

Bolehkan Shalat Tahajud Tapi Sudah Shalat Tarawih?

Muslimah Shalat

Assalamu’alaykum. Pak Aam, mau tanya, saat bulan Ramadhan, jika sudah shalat taraweh, apa boleh kita shalat tahajud pada malam harinya? (Istiqomah via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Istiqomah dan sahabat-sahabat sekalian, pertanyaan ini sebenarnya sering kita bahas khususnya saat menjelang atau selama bulan Ramadhan. Ya, tentu kita harus melihat bagaimana Rasulullah melakukan shalat taraweh atau shalat tahajud. Jadi jawabannya bukan bagus atau tidak, tapi apakah Rasulullah melakukan hal itu? dan bagaimana Rasulullah melakukannya? Didalam riwayat-riwayat yang shahih, diantaranya dalam shahih Bukhari, Aisyah mengatakan: Dari Abu Salamah bin…

Selanjutnya

Apakah Tetap Shalat Rawatib Jika Shalatnya Dijamak Shalat?

shalat, sujud

Assalamu’alaykum. Pak Aam, kalau kita shalatnya dijamak, bagaimana shalat rawatibnya?. Apakah kita perlu melaksanakan shalat rawatib juga. Mohon penjelasannya.  (Nur Aliyah via email)     Wa’alaykumsalam. Wr Wb. Iya, begini sahabat-sahabat sekalian, sebenarnya shalat rawatib itu gugur, atau tidak perlu melakukan rawatib kalau Anda menjamak shalat. Apa dalilnya?. Mari kita lihat bagaimana Rasulullah menjamak shalat. Rasulullah Saw. ketika melaksanakan haji, di Arafah itu beliau menjamak Dzuhur dengan Ashar, dan beliau tidak melaksanakan rawatib.   BACA JUGA: Hukum Shalat Ashar di Waktu Maghrib   Jadi bagi orang yang menjamak shalat maka otomatis…

Selanjutnya

Hukum Memegang dan Membaca Al-Qur’an saat Haid

baca al quran

Pa ustadz, saya mau bertanya, saat haid apakah boleh memegang Al-Qur’an yang tanpa terjemahan? Dan ada yang bilang kalau memegang Qur’an digital boleh dan yang bukan digital tidak boleh. (Devi via email)   Sebenarnya Al-Quran itu sama saja. Mau yang ada terjemahan atau yang tidak ada terjemahan, yang hardcopy atau softcopy. Jadi kembali pada prinsip dasar bahwa sebenarnya wanita yang haid itu boleh baca Quran. Bagaimana dengan yang melarang? Itu merujuk pada dalil yang dhoif. Memang ada dalil yang melarang wanita haid itu baca Quran, tetapi menurut penelitian para ahli…

Selanjutnya

Ibu Mulia Berakhlak Mulia

Ibu dan anak

PERCIKANIMAN.ID – – Karakter seorang ibu dalam sebuah sinetron sempat ramai diperbincangkan. Ia digambarkan sebagai seorang perempuan yang bertindak hasud dan terkesan galak, terlebih kepada menantunya. Penampilannya pun berpakaian muslim dan berkerudung. Publik muslim kemudian bereaksi keras atas penggambaran itu. Ibu, kok, begitu? Kekhawatiran penggambaran karakter tokoh ibu dalam sinetron tersebut yang bisa menjadi contoh yang buruk membuat sejumlah kalangan menggalang aksi protes. Belakangan, karakter ibu galak tersebut pun diperlembut. Itu hanya dalam sinetron. Namun, dalam dunia nyata, tentu kita juga menemui ibu-ibu yang berkarakter tidak islami. Mereka memperlakukan orang…

Selanjutnya

Hukum KB Steril Pascamelahirkan Caesar

muslimah, sendiri

Assalamu’alaykum, Pak Aam, saya ingin bertanya. Apakah diperbolehkan atau tidak, setelah melahirkan anak ketiga saya akan steril. Pertimbangannya, saya tak bisa melahirkan secara normal, tapi selalu dengan caesar dari anak pertama sampai anak ke tiga. Menurut dokter, untuk seorang ibu yang melahirkan dengan proses caesar terus menerus, maksimal tiga kali persalinan. Maka, disteril salah satunya jalan untuk keselamatan ibu. Bagaimana menurut pandangan Islam? Mohon penjelasannya dan terima kasih (Yayuk via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya, Ibu Yayuk dan sahabat-sahabat sekalian, sebenarnya apapun boleh selama itu ada alasan syar’i. Allah…

Selanjutnya

Apakah Waktu Imsak Kita Masih Boleh Makan dan Minum?

puasa anak

Assalamu’alaykum, Pak Aam, apakah adzan subuh merupakan tanda waktu untuk berhenti makan dan minum ataukah waktu imsak?. Apakah waktu imsak kita masih boleh makan dan minum? Mohon penjelasannya dan terima kasih. (Maryam via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Baik saudari Maryam dan para pembaca, kalau kita cermati, bahwa yang namanya shaum atau puasa itu dimulai dari terbit fajar, dimana terbit fajar ini berbarengan dengan adzan subuh. Dengan demikian, ketika adzan subuh berkumandang, itu tanda bahwa shaum kita sudah dimulai. Tapi kalau imsak, menandakan kita harus bersiap-siap atau waspada. Ketika…

Selanjutnya

Hukum Membawa Anak-anak ke Masjid

anaksoleh, anak yatim

Pak Aam, saya mau bertanya, berkaitan dengan anak-anak ketika berada di masjid. Sudah menjadi musiman ketika Ramadhan tiba, masjid penuh oleh jamaah termasuk ibu-ibu yang membawa anak-anaknya saat tarawih. Di satu sisi masji jadi ramai, tapi disisi lain, anak-anak benar-benar mengganggu kekhusyukan sholat. Terkadang ibu-ibu berkelit, ini kan untuk mendidik anak agar mencintai masjid. Nah bagaimana sikap pengurus masjid terkait kondisi ini. Apakah tegas melarang membawa anak-anak saat sholat atau bagaimana? (Budi via email)   Saudara Budi dan para pembaca. Kalau saya melihat, masjid itu harus ada yang melanjutkan nantinya.…

Selanjutnya

Sikap Menghadapi Orang yang Suka Umbar Aib Orang Lain

batu

Pak Aam, apa yang harus saya lakukan terhadap orang yang dengan sengaja dan bahagia membuka aib-aib saya di luar sana, sehingga membuat orang lain jadi membenci saya, mencari-cari kesalahan dan aib saya. Walaupun memang itu benar, tapi apakah harus dia membuka aib saya di depan orang banyak? Yang saya tahu, Allah maha tahu segalanya, dengan kelembutannya senantiasa menutup aib hambanya. Mohon jawabannya. (Rahmawati via email)     Saudari Rahmawati, memang kita harus menyadari bahwa manusia itu tabiatnya beda-beda. Saya lihat dalam kehidupan ini ada orang yang sehari-harinya sibuk mengurusi orang…

Selanjutnya

Dapat Warisan dengan Cara yang Tidak Islami

warisan

Pak Aam, saya ingin bertanya, apa hukumnya menerima warisan yang dibagikan secara tidak islami? (Dewi via email)   Saudari Dewi dan para pembaca. Memang diketahui, harta itu titipan Allah, bukan milik kita. Jadi cara berpikirnya harus didasari bahwa yang namanya warisan itu titipan Allah. Karena harta itu titipan Allah, maka kita harus membagikan harta itu sesuai dengan yang Allah inginkan, yang Allah kehendaki. Dan yang Allah kehendaki itu kita membagikannya dengan cara yang diterangkan dalam Al-Qur’an, juga tentu saja dalam sunnah-sunnah Rasul. Misalnya, kalau kita lihat surat An-Nisa, dari mulai…

Selanjutnya

Kenapa yang Ahli Ibadah Justru Hidupnya Miskin?

rezeki jualan

Pak Aam, mohon pencerahan, saya sering lihat ada orang yang ibadahnya kurang tekun, kadang shalat juga ditelantarkan, tapi dia sukses. Bisnisnya sukses dan usahanya sukses. Ada juga orang yang mengutamakan akhirat, shalatnya di awal waktu, banyak ibadah tapi duniawinya tidak sukses. Kenapa justru mereka yang lebih mengutamakan akhirat lebih berkekurangan dibandingkan yang mengutamakan dunia? (Prawira via email)   Sdr Prawira, sebenarnya sukses dunia itu tidak ada kaitannya dengan urusan rajin ibadah atau rajin shalat. Jadi suksesnya dunia itu kaitannya dengan ilmu dunia. Kata Rasul, siapa yang mau sukses di dunia,…

Selanjutnya

Bolehkah Tayamum Saat Safar Walaupun Ada Air?

tata cara tayamum

Pak Ustadz Aam, apabila sedang safar bolehkah tayamum sekalipun masih ada air? (Eka via email)     Saudara Eka dan pembaca, yang menyebabkan tayamum itu, pertama karena sakit, misal anda sedang sakit dan tidak memungkinkan untuk mandi, wudhu, atau kena air, maka silahkan tayamum. Kedua, jika benar-benar tidak ada air. Jika ada air minum namun terbatas, juga boleh tayamum. Ketiga, ketika safar, jadi safar itu menyebabkan adanya rukhsoh atau keringanan. Keringanan itu adalah jamak atau jamak qashar. Selain itu juga boleh tayamum sekalipun ada air. Contohnya, ketika di pesawat bagi…

Selanjutnya

Bagaimana Bila Sering Lupa Rakaat Shalat?

sujud

Pak Ustadz Aam, bagaimana solusinya kalau shalat sering lupa rakaat? (Feri via email) Sebenarnya lupa itu ada solusinya. Kalau memang anda termasuk orang yang pelupa, yang itu sudah bawaan, mau bagaimana lagi. Solusinya, ambil rakaat terkecil. Jadi kalau anda ragu, antara tiga atau dua, ambil yang dua. Kalau ragu antara tiga atau empat, ambil yang tiga. Karena kata nabi, ambil yang anda yakin. Jadi kalau ragu antara tiga atau empat, yang yakin itu pasti tiga. Nah selesai shalat, sebelum salam, anda lakukan sujud sahwi. Lalu kalau sujud sahwinya pun lupa…

Selanjutnya

Jangan Sampai Silaturahmi Ternodai Ghibah

stop ghibah

PERCIKANIMAN.ID – Saat ini adalah eranya media sosial. Bukan hanya anak muda yang gemar berkomunikasi di media sosial, namun kaum ibu juga tidak kalah aktif. Alasannya, salah satunya, adalah untuk menjalin komunikasi dengan teman-teman lama atau yang domisilinya berlainan kota atau negara. Mereka menyebutnya silaturahmi. Namun, kadang silaturahmi yang mulia ini ternodai dengan perilaku tidak terpuji, salah satunya bergunjing. Biasanya, hal itu dimulai dengan obrolan ringan, lalu tiba-tiba entah siapa yang memulai, lidah mulai menggunjingkan kekurangan salah satu tetangga lain. Bergunjing atau ghibah atau bergosip sepertinya sudah menjadi “makanan” sehari-hari…

Selanjutnya

Hukum Menikahi Anak Angkat

menikah

Pak Ustadz Aam, bagaimana hukumnya menikahi anak angkat, apakah boleh atau tidak? (Yana via email) Saudara Yana dan pembaca, betul, boleh menikahi anak angkat. Jadi hati-hati, anak angkat itu termasuk yang boleh dinikahi. Rasulullah SAW, pernah menikahi mantan anak angkatnya. Berarti sebenarnya anak angkat itu boleh untuk dinikahi. Oleh sebab itu, kalau kita punya anak angkat, sebenarnya kita harus kita jelaskan kepada dia bahwa dia adalah anak angkat. Sebab, anak angkat itu tidak mendapat warisan. Perlu diketahui, warisan itu didapat melalui jalur pernikahan dan jalur pernashaban. Sementara anak angkat tidak…

Selanjutnya

Kapan Waktu Tepat Melaksanakan Akikah?

aqiqah

Assalamu’alaykum, Pak Aam, mohon dijelaskan kapan waktu yang idealnya atau tepat untuk melaksankan akikah?. Bagaimana kalau bayinya masih di rumah sakit karena harus mendapat perawatan?. Apakah yang belum akikah juga tidak boleh berqurban? Terima kasih  (Rifqi via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya kang atau pak Rifki dan sahabat-sahabat sekalian, idealnya akikah itu dilaksankan pada hari ketujuh dari kelahiran anak. Hal ini mengacu pada hadits Nabi Saw, “Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” (HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi…

Selanjutnya

Hukum Menikah dengan Adik Ipar

Resepsi pernikahan 2

Assalamu’alaykum Pak Ustadz. Saya mempunyai kakak yang sudah menikah, dan istrinya punya adik. Bagaimana hukumnya menikahi adik dari istri kakak saya? Sehingga kalau saya menikahi dia akan jadi satu mertua dengan kakak saya. (Fajar via email)     Baik, ini tentu tidak apa-apa. Jadi misal, kakak anda menikah dengan kakaknya, anda menikah dengan adik dari istri kakak anda. Ya itu tidak masalah punya satu mertua. Coba anda perhatikan di dalam Al-Qur’an surat An Nisa ayat 22-23 itu ayat tentang siapa saja yang haram untuk dinikahi. Karena ada juga yang bertanya…

Selanjutnya

Bolehkah Memberi Hibah Tanpa Diketahui Anak?

Tanah Hibah 1ab

Assalamu’alayku Pak Ustadz, kalau memberikan hibah pada anak dengan bagian yang tidak diketahui oleh anak-anak lainnya boleh tidak? (Siti via email)     Waal’aykumsalam Wr Wb. Iya ibu Siti dan sahabat-sahabat sekalian, harus kita yakini bahwa Islam itu mengatur seluruh aspek kehidupan dengan lengkap dan sempurna termasuk masalah hibah ini. Nah, apa yang Anda tanyakan ini tidak dianjurkan. Jadi begini misalnya, saya punya tiga anak, suatu saat saya memberi hibah kepada anak yang pertama namun anak kedua dan ketiga tidak tahu. Nah, hal seperti ini tidak boleh karena rasulullah mengatakan, “berbuat…

Selanjutnya

Membayar Utang Puasa bagi Orang yang Sudah Wafat

kematian

Pa Ustadz, bagaimana hukumnya bagi orang yang tidak puasa Ramadhan karena sakit, lalu dia meninggal sebelum sempat membayarnya. Apakah utang puasa harus dibayar oleh ahli warisnya dengan berpuasa juga atau bagaimana? (Wahid via email)   Ya, saudara Wahid dan para pembaca, apabila ada di antara keluarga kita yang wafat dan beliau punya utang puasa, maka bayarkan saja fidyah nya. Jadi, bukan dipuasakan oleh anak-anaknya tapi dibayar fidyahnya. Karena di dalam Al-Qur’an, orang sakit itu ada dua, pertama sakit yang sembuh, maka harus bayar qadha, dia mengganti di hari lain kalau…

Selanjutnya

Hukum Membaca Dzikir dan Shalawat dalam Keadaan Haid

baca alquran

Pak Aam, boleh tidak membaca dzikir dan sholawat dalam keadaan tidak suci? (Endah via email)   Para pembaca yang budiman, seorang wanita yang sedang menstruasi tentu saja boleh berdzikir. “Ingatlah (dzikirlah) kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (Q.S. Al Baqarah [2]: 152) Jadi, tentu saja bagi wanita yang sedang haid boleh membaca Subhanallah, Alhamdulillah, Lailahaillah, Allahu Akbar. Karena yang tidak diperbolehkan saat haid itu shalat, berhubungan intim kalau sudah bersuami, kemudian tidak boleh thawaf, dan puasa, ibadah selain itu silahkan lakukan. Karena sesungguhnya wanita yang…

Selanjutnya