Mendengarkan Al Quran Dapat Menenangkan Saraf

0
146
Keutamaan dan Mukzijat Al Quran. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Mendengarkan tilawah Al-Quran yang tartil akan mempunyai efek menenangkan dan menyeimbangkan saraf berkali lipat lebih efektif dibanding musik musik klasik yang direkomendasikan para pakar dari Barat.  Mengapa? Karena, sesungguhnya fonetik Al-Quran penuh dengan kemukjizatan.

Pertama, tidak ada di dunia ini fonetik-fonetik (bunyi huruf) yang mempunyai makhraj (tempat keluar bunyi huruf) selengkap Al-Quran. Bunyi huruf Al-Quran lengkap dari mulai makhraj antara dua bibir, yaitu ب – و – م ; makhraj antara bibir dan gigi, yakni  ف ;makhraj ujung lidah di antara gigi depan atas dan bawah, yaitu ظ – ذ – ث ; makhraj lisan yang tidak bersentuhan dengan gigi, langit-langit mulut, dan lainnya, seperti ش; dan sebagainya sampai pangkal lidah hingga makhraj tenggorokan.

iklan

Makhraj dari ujung bibir sampai tenggorokan secara berurutan semuanya ada bagian fonetiknya. Sedangkan, bahasa Inggris, Prancis, ataupun bahasa Indonesia, hanya memiliki sebagian makhraj (silakan baca linguistik bahasa terkait).

Kedua, pembacaan Al-Quran bertajwid dengan makhraj yang benar dan sifat-sifat huruf yang benar memiliki karakter bunyi lebih lengkap dan lebih baik dari sekadar musik klasik. Karena, ada bunyi yang harus ditinggikan, ada yang didengungkan, ada yang direndahkan, ada yang dikeluarkan napasnya, ada yang harus dipanjangkan enam ketukan, dua ketukan, ditekan, dan sebagainya.

Kemudian, memang terbukti apa yang terjadi dengan anak-anak kami yang kami biasakan dengan mendengar dan membaca Al-Quran. Nyaris kami tidak mengalami masa-masa menyulitkan menghadapi anak-anak yang rewel atau berantem untuk sebab-sebab yang remeh atau sepele.

Atas nikmat Allah, anak-anak menjadi mudah diatur, mudah mengendalikan emosinya, dan mudah diajak berpikir dewasa. Misalnya, ketika putri kedua dan si bungsu saling mengadukan bahwa saudaranya yang mengganggu atau saudaranya yang merebut mainannya. Kami sering hanya mengatakan bahwa kami tadi tidak menyaksikan kejadian yang sebenarnya, dan yang tahu persis hanya Allah dan malaikat pencatat-Nya.

Maka, secara spontan mereka akan bicara lebih jelas kronologi kejadiannya, sambil kami ajak berpikir dan berdiskusi tentang siapa sebenarnya yang salah dan bagaimana seharusnya bersikap. Setelah itu, dengan cepat mereka berdamai tanpa harus ada yang menjadi korban menangis berkepanjangan.

Kalaupun terkadang ada yang menangis karena sebab tertentu di antara anak-anak dan kemudian tidak ada yang mau bercerita yang sebenarnya, atau tidak mau meminta maaf, karena tidak merasa bersalah atau gengsi, paling kami akan mengatakan,

“Umi sedih kalau lihat kakak adik pada berantem, nggak rukun. Umi akan bahagia, hati Umi akan berbunga-bunga kalau kakak-adik bermaafan.”

Maka, segera mereka saling mengulurkan tangan dan dengan ekspresi masing-masing segera mencairkan suasana. Sungguh, Allah banyak sekali memberikan hal-hal indah, yang kalau bukan karena Allah, kami yakin pasti tidak akan pernah mendapati kenikmatan dari sikap dan perilaku buah hati kami. Inilah salah satu keajaiban Al-Quran. Mampu menenangkan saraf. [ ]

Sumber: buku “ BALITAKU KHATAM AL QURAN “ karya Dr. Sarmini, Lc, MA

 

5

Red: admin

Editor: iman

907