Sebab Anak Menjadi Durhaka Pada Orangtua, Waspadai 4 Hal Ini

0
97
Anak durhaka bisa jadi karena salah didik dan asuh ( ilustrasi foto: pixabay)

PARENTINGISLAM.ID – – Mendidik, merawat dan mengasuh anak memang bukan perkara mudah. Ada kalanya mereka mudah diberitahu tapi sering juga terjadi konflik dan saling adu pendapat.

Setiap orangtua tentu ingin anaknya kelak jadi pribadi yang baik, bertanggung jawab dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.

iklan

Sebagai seorang muslim, prinsip-prinsip akidah dan akhlak tentunya wajib diajarkan pada buah hati. Jangan sampai anak yang kita urus sejak bayi, dirawat dengan penuh kasih sayang menjadi anak durhaka.

Durhaka berasal dari kata al-‘aqqu yang berarti al-qath’u yaitu memutus, membelah, merobek, atau memotong. Dalam Islam, anak dikatakan durhaka pada orangtua (uquuqul walidain) apabila melakukan perbuatan atau mengucapkan sesuatu yang menyakiti hati orangtuanya.

Banyak faktor yang membuat seorang menjadi durhaka, berikut beberapa di antaranya, seperti dikutip dari Muslimah.or.id.

  1. Kebodohan
    Kebodohan bisa dibilang merupakan penyakit yang ‘mematikan’. Orang bodoh adalah musuh bagi dirinya sendiri. Apabila seseorang tidak mengetahui akibat dari kedurhakaan dan hasil yang diperoleh dari berbakti kepada kedua orangtua, baik secara langsung ataupun tidak langsung, maka hal itu akan membawa seseorang kepada kedurhakaan dan memalingkan dari berbakti.

Jadi sebisa mungkin berikanlah ilmu agama yang baik pada anak-anak sejak kecil. Hal ini merupakan ‘modal’ bagi mereka baik dunia maupun akhirat agar tidak menjadi orang-orang yang bodoh dan mengalami kerugian.

  1. Pendidikan yang tidak baik
    Orangtua yang tidak mendidik anak-anaknya agar bertakwa, berbakti, menyambung silaturrahim, dan mencari kemuliaan, maka hal itu akan membawa mereka kepada sikap membangkang dan durhaka.

Asuhan penuh kasih sayang, jadi teladan yang baik serta selalu mendampingi anak-anak adalah kunci agar kelak anak-anak menjadi pribadi lemah lembut dan tahu cara menempatkan diri serta menghormati orangtuanya.

  1. Adanya Pertentangan
    Kedua orangtua mengajarkan sesuatu kepada anak-anaknya, akan tetapi keduanya tidak mengamalkan apa yang telah mereka ajarkan, bahkan terkadang keduanya melakukan hal yang bertentangan dengan hal itu. Perkara ini akan memancing sang anak untuk melakukan pembangkangan dan kedurhakaan.

Misalnya selalu menyuruh salat, tapi tak pernah salat. Memaksa anak-anak untuk ibadah puasa tapi justru tak menjalankannya. Orangtua akan kehilangan wibawa karena pertentangan ini dan membuat anak jadi tak menghormati.

  1. Kedurhakaan Orangtua Kepada Ibu-Bapaknya
    Hal ini merupakan salah satu sebab terjadinya kedurhakaan kepada orangtua. Apabila orang tua durhaka kepada ibu-bapaknya (kakek dan nenek sang anak), niscaya keduanya akan dihukum dengan kedurhakaan anak-anak mereka kepadanya.

Hal ini sering terjadi karena dua hal yaitu karena anak-anak akan meniru orang tuanya dalam berbuat durhaka danbalasan diberikan sesuai dengan jenis amalannya. [ ]

4

Red: admin

Editor: iman

908