Indikator Dosa Kecil Yang Kadang Tidak Dirasa

0
83
Kita tetap tidak boleh meremehkan dosa yang dianggap kecil ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Mengenai dosa kecil, sebagaimana diungkap sebelumnya, umumnya para ulama merujuk pada Surat An-Najm [53] ayat 32 berikut ini.

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

iklan

Mereka adalah orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya, Tuhanmu Mahaluas ampunan- Nya. Allah mengetahui segala tentang kamu, sejak Allah menjadikanmu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka, janganlah kamu menganggap dirimu suci. Allah mengetahui tentang orang bertakwa.” ( QS.An-Najm [53]: 32)

Kebanyakan para ulama tafsir berpendapat bahwa al-lammam adalah dosa-dosa kecil. Sejumlah hadits juga memperkuat tentang adanya status dosa kecil. Di antaranya adalah hadits-hadits berikut ini. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

Shalat lima waktu, mengerjakan shalat Jumat sampai shalat Jumat (setelahnya) dan puasa di bulan Ramadhan sampai Ramadhan (setelahnya) merupakan penebus dosa di antaranya selama menjauhi dosa-dosa besar.” (H.R. Ahmad)

Sementara itu dalam sebuah hadits Anas bin Malik r.a. berkata,

Sesungguhnya kalian benar-benar melakukan perbuatan-perbuatan yang di mata kalian lebih tipis daripada rambut, tetapi kami di zaman Nabi Muhammad Saw. menganggapnya sebagai dosa-dosa yang membinasakan.” (H.R. Bukhari)

Orang yang beriman sangat takut melakukan dosa. Adapun orang yang sering melakukan dosa sangat meremehkan dosa yang dia lakukan. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata,

Sesungguhnya seorang mukmin memandang dosa-dosanya seakanakan dia sedang duduk di bawah gunung dan dia takut gunung tersebut jatuh menimpanya. Dan seorang fajir (yang selalu berbuat dosa) memandang dosadosanya seperti seekor lalat yang lewat di hidungnya lalu dia berkata demikian (mengipaskan tangannya di atas hidungnya) untuk mengusir lalat tersebut.” (H.R. Bukhari)

Sejumlah riwayat yang dikemukakan tersebut umumnya tidak merinci apa saja jenis dosa kecil (al-lamam) sebagaimana sempat saya singgung sebelumnya. Sebagian ulama hanya menyebut sejumlah sifat dari dosa yang dilakukan terkategori sebagai dosa kecil.

Sebagaimana diuraikan dalam Tafsir al-Baghawi bahwa dosa disebut kecil jika memiliki indikator berikut ini:

  1. Dosa yang tidak berujung pada ancaman azab Allah.
  2. Dosa yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan hukum hudud (pidana Islam).
  3. Dosa yang dilakukan di masa kejahiliahan (sebelum masuk Islam).
  4. Dosa yang dilakukan di tengah kegelapan iman.
  5. Dosa yang dilakukan namun disertai penyesalan dan pertobatan yang sesungguhnya.

Dosa-dosa tersebut sudah tidak dirasa sebagai perbuatan dosa. Dosa-dosa ini memiliki konsekuensi yang berat, tetapi dengan enteng dilakukan tanpa merasakan kekhawatiran dan ketakutan dengan konsekuensi yang akan diterima saat melakukannya.

Sebenarnya, masih sangat banyak dosa yang tidak dirasa, akan tetapi berikut ini saya hanya akan membahas beberapa saja.Wallahu’alam bishshawab. [ ]

Disarikan dari buku “ Ketika Dosa Tidak Dirasa “ karya  Dr. H. Aam Amiruddin,M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

908