Dosa-Dosa Besar Yang Wajib Dijauhi

0
93
Jangan putus asa dari rahmat Allah dengan taubat dan mohon ampun ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Dosa adalah perbuatan yang harus atau wajib ditinggalkan dan dijauhi oleh manusia. Dalam Al Quran , Allah Swt. berfirman,

(4:31). إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

iklan

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang terlarang dikerjakan, pasti Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke surga.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 31).

Para ulama menjadikan ayat tersebut sebagai rujukan mengenai adanya pembagian dosa besar dan dosa kecil. Namun, para ulama berbeda pendapat tentang jumlah dosa besar. Ada yang berpendapat tujuh, tujuh puluh, dan tujuh ratus. Ada pula yang mengatakan bahwa dosa besar adalah semua perbuatan yang dilarang dalam syariat semua nabi dan rasul.

Pendapat yang paling kuat tentang pengertian dosa besar adalah segala perbuatan yang memiliki konsekuensi ancaman neraka kepada pelakunya, laknat atau murka Allah di akhirat, atau mendapatkan hukuman had di dunia.

Terlepas dari indikator dosa besar yang disebutkan tadi, ada baiknya kita kembali pada sejumlah hadits yang merinci apa saja yang termasuk dosa besar tersebut. Berikut di antaranya:

  1. Menyekutukan Allah Swt.

Firman-Nya,

(4:48). إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Allah mengampuni dosa selain syirik bagi orang yang dikehendaki-Nya. Siapa pun yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa besar.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 48)

  1. Berputus Asa Dari Mendapatkan Rahmat Allah Swt.

Allah Swt. berfirman, “…Sesungguhnya, yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang kafir.” (Q.S. Yūsuf [12]: 87).

  1. Merasa Aman Dari Ancaman Allah Swt.

Allah Swt. berfirman, “…Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang rugi.” (Q.S. Al-A‘rāf [7]: 99)

  1. Berbuat Durhaka Kepada Orangtua.

Allah Swt. memberi sifat orang yang berbuat durhaka kepada orangtua sebagai jabbaar syaqiy “orang yang sombong lagi celaka”. Firmannya,

Dan berbakti kepada ibuku. Allah tidak menjadikanku seorang sombong lagi celaka.” (Q.S. Maryam [19]: 32).

  1. Membunuh.

Allah Swt. berfirman, “Siapa saja yang membunuh seorang beriman dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahanam. Ia kekal di dalamnya…” (Q.S. An- Nisā’ [4]: 93).

  1. Menuduh Wanita Baik-Baik Berbuat Zina.

Allah Swt. berfirman, “Sungguh, orang-orang yang menuduh berzina pada perempuan-perempuan baik, yang menjaga kehormatan dan beriman, akan dilaknat di dunia dan di akhirat. Mereka akan mendapatkan azab besar.” (Q.S. An-Nūr [24]: 23)

  1. Memakan Riba.

Allah Swt. berfirman, “Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena tekanan penyakit gila…” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 275)

  1. Lari dari medan pertempuran.

Maksudnya, melarikan diri saat diserang oleh musuh sementara orang lain tetap berjuang. Allah Swt. berfirman,

 

Siapa pun yang mundur pada waktu itu, kecuali berbelok untuk siasat perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan lain, maka sungguh, orang itu kembali dengan membawa kemurkaan Allah. Tempatnya adalah Neraka Jahanam, yaitu seburuk-buruk tempat kembali.” (Q.S. Al-Anfāl [8]: 16)

 

  1. Memakan Harta Anak Yatim.

Allah Swt. berfirman,

 

Sesungguhnya, orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, mereka itu menelan api dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam neraka yang menyala-nyala.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 10)

 

  1. Berbuat Zina.

Allah Swt. berfirman, “…Barang siapa melakukan hal itu, niscaya ia mendapat hukuman berat, yakni akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat…” (Q.S. Al-Furqān [25]: 68-69)

 

  1. Menyembunyikan Persaksian

Firman-Nya, “…Jangan kamu menyembunyikan kesaksian karena siapa pun yang menyembunyikannya, sungguh hatinya banyak dosa…” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 283)

  1. Sumpah Palsu.

Allah Swt. berfirman, “Sesungguhnya, orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka tidak memperoleh bagian di akhirat. Allah tidak akan menyapa dan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan Allah tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka, azab yang sangat pedih.” (Q.S. Āli ‘Imrān [3]: 77)

  1. Berbuat Khianat Atas Harta Rampasan Perang.

Allah Swt. berfirman, “…Jika berkhianat, pasti pada hari Kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya…” (Q.S. Āli ‘Imrān [3]: 161)

  1. Meminum Khamar (Minuman Keras).

Allah Swt. berfirman, “Hai, orang-orang beriman! Sesungguhnya, minuman keras, berjudi, berkurban untuk berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah merupakan perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatanperbuatan itu agar kamu beruntung.” (Q.S. Al- Mā’idah [5]: 90).

 

  1. Meninggalkan Shalat.

Allah Swt. berfirman,“‘Apa yang menyebabkanmu masuk ke dalam Saqar?’ Mereka menjawab, ‘Dahulu, kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat.’” (Q.S. Al-Muddaššir [74]: 42-43)

 

  1. Melanggar Perjanjian Dan Memutuskan Silaturahmi.

Allah Swt berfirman, “Mereka adalah orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah perjanjian itu diteguhkan, mereka memutuskan silaturahmi, dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 27)

Masih sangat banyak bentuk dosa yang tidak bisa saya uraikan semua. Dosa-dosa tersebut di antaranya melakukan sihir, meninggalkan shalat, tidak mengeluarkan zakat, tidak berpuasa pada bulan Ramadhan tanpa alasan yang kuat, tidak mengerjakan haji walaupun berkecukupan, homoseksual, memakan riba, mendustakan Allah Swt. dan rasul-Nya, pemimpin yang menipu dan kejam, sombong, saksi palsu, berjudi, mencuri, merampok, dan masih sangat banyak lagi.[ ]

Dikutip dari buku “ Ketika Dosa Tidak Dirasa”  karya Dr. H. Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

907