Shalat Jenazah Bagi Wanita, Benarkah Tidak Boleh ?

0
150
Muslimah shalat berjamaah ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Assalamu’alaykum. Pak Ustadz , mohon bertanya , kata teman saya wanita tidak diperbolehkan shalat jenazah selama ada laki-laki yang menshalatkannya. Benarkah ? Mohon penjelasannya. Terima kasih ( Dewi via e-mail)

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Sebelumnya perlu kita pahami dulu tentang hukum shalat jenazah. Jumhur ulama atau mayoritas ulama  bersepakat bahwa hukum shalat jenazah termasuk fardhu kifayah.

iklan

Artinya kewajiban yang dikenakan bagi seluruh umat Islam secara kolektif jadi bukan kewajiban perseorangan. Jika kewajiban itu sudah dilaksanakan oleh sekelompok atau sebagian orang, maka kewajiban itu gugur bagi lainnya.

Jadi kalau sudah ada yang menshalatkan jenazah maka kewajiban muslim yang lainnya menjadi gugur atau boleh tidak menshalatkan dan tidak berdosa.

Sebaliknya jika tidak ada umat muslim yang melakukan shalat jenazah, maka seluruh umat muslim akan mendapat dosa. Jadi apabila tak seorang pun melaksanakan kewajiban mengurus jenazah hingga melakukan shalat jenazah, maka seluruh muslim akan mendapatkan dosa.

Nah, menjawab pertanyaan Anda, bagaimana hukumnya wanita yang melakukan shalat jenazah, boleh atau tidak? Menjawab ini kita bisa baca hadits dari Ibnu Abbas r.a. yang menjelaskan  peristiwa wafatnya Rasulullah Saw. Dia berkata :

Kemudian masuklah  kaum pria ke rumah Rasulullah Saw untuk mensalatkannya, dan sesudah mereka selesai kemudian para wanita, sesudah itu anak-anak dan tidak ada seorang pun yang menjadi imam waktu menshalatkan Nabi Saw. (HR. Ibnu Majah)

Dari keterangan ini menjelaskan secara tegas bahwa pada waktu itu para wanita mensalatkan Rasulullah Saw. padahal pada saat itu ada kaum laki-laki yang menshalatkannya.  Dan mereka melakukan shalatnya secara sendiri-sendiri alias tidak berjamaah.

Bertolak dari analisis ini bisa disimpulkan bahwa    kaum wanita boleh menshalatkan mayit walaupun sudah dishalatkan oleh kaum laki-laki. Hanya shalatnya tidak perlu berjamaah dengan kaum laki-laki. Jadi boleh misalnya, kaum bapak-bapak shalat jenazah, maka ketika sudah selesai boleh kaum wanita melakukan shalat jenazah berjamaah dengan kaum wanita lainnya. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

buku shalat wudhu

5

Red: admin

Editor: iman

904