Keluarga Merupakan Fondasi Utama Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara

0
114
Pondasi masyarakat dan negara dimulai dari keluarga. (ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Orang yang mampu memimpin keluarganya dengan baik tentu dapat diproyeksikan dapat memimpin negara dengan baik pula. Orang yang bermasalah di keluarganya, paling tidak, diragukan kemampuannya dalam memegang jabatan publik.

Hal yang harus dihindari dalam berkeluarga, kecuali tidak ada jalan lain dan ada kebaikan untuk anak-anak dan keluarga di dalamnya. Ya, siapa yang menginginkan rumah tangganya bermasalah?

iklan

Tentu tidak ada. Meski demikian, masalah rumah tangga akan selalu ada, dikehendaki ataupun tidak. Semua tergantung kita, tetap bertahan dalam menghadapi badai rumah tangga atau lebih memilih mengakhirinya.

Ya, hidup berumah tangga tidak melulu berisi senyuman. Ia juga kadang dihiasi tangisan. Hubungan suami-istri tidak selamanya diwarnai kebahagiaan. Ia juga kadang diselingi kesedihan yang darinya kita bisa mengambil hikmah. Perhatikan keterangan berikut.

(43). وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

(44). وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا

(45). وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ

Sesungguhnya, Allah-lah yang menjadikan orang bisa tertawa dan menangis. Sesungguhnya, Allah-lah yang mematikan dan menghidupkan. Sesungguhnya, Allah-lah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan.” (Q.S. An-Najm [53]: 43-45)

Berdasarkan ayat tersebut, senyuman dan tangisan, pertama, dihubungkan dengan kematian, dan kedua, dihubungkan dengan keluarga (pasangan).

Jadi, jika mengaitkan antara ketiga unsur tersebut, dapat disimpulkan bahwa keluarga adalah tempat kita menangis dan tersenyum. Tidak mungkin hanya tersenyum saja atau menangis saja. Keluarga merupakan universitas kehidupan, tempat tangisan dan senyuman, serta ruang belajar.

Kita baru bisa dikatakan lulus dari universitas kehidupan itu jika kita dipisahkan dari pasangan oleh kematian.

Jadi, siapkah Anda menyelami sebuah dunia yang di dalamnya tidak selamanya indah yang disebut rumah tangga sakinah? . [ ]

Sumber: disarikan dari buku “ Insya Allah Sakinah “ karya Dr.Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

901