Shalat Tahajud Secara Berjamaah, Apakah Dicontohkan Rasul?

0
108
Shalat adalah cara "komunikasi" dengan Allah Swt (ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Assalamu’alaykum, Pak Aam, apakah shalat Tahajud boleh dikerjakan berjamaah? Bukankah ini shalat sunnah yang seharusnya dikerjakan sendiri-sendiri? Apakah Rasulullah pernah memberi contoh? Mohon penjelasannya. Terima kasih ( Deva via fb)

Wa’alaykumasalam Wr.Wb. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Ayat-ayat tentang perintah serta keutamaan shalat malam  atau Tahajud banyak dalam Al Quran. Allah Subhanahu wa Ta’ala menganjurkan kepada Nabi-Nya yang mulia untuk melakukan shalat malam. Antara lain adalah:

iklan

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ “

“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu….”  (QS.Al-Israa’[17]: 79)

Kemudian dalam ayat yang lain,

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا “

Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” (QS.Al-Insaan [76]: 25-26).

Terkait dengan keutamaannya sudah sering kita bahas juga dalam berbagai kesempatan. Jadi betul apa yang Anda sampaikan bahwa shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan dan boleh dikerjakan sendirian(munfarid).

Meski demikian shalat Tahajud sekali-kali shalat ini bisa dilakukan secara berjamaah. Hal ini berdasarkan keterangan dari Hudzaifah bin al-Yaman r.a.,

Pada suatu malam aku pernah mengerjakan shalat bersama Rasulullah Saw. Beliau membuka dengan membaca surat Al-Baqarah. Aku berpikir beliau akan ruku pada ayat keseratus. Namun, ternyata beliau terus melanjutkan bacaannya. Aku mengira beliau akan membaca surat Al-Baqarah itu dalam satu rakaat. Beliau pun terus berlalu. Lalu kukatakan (dalam hati) beliau akan ruku dengan bacaan surat Al-Baqarah penuh. Kemudian, beliau membuka surat An-Nisaa dan membacanya kemudian membuka surat Ali Imran dan membacanya. Beliau membacanya secara pelan. Jika melalui ayat tasbih, beliau bertasbih; jika beliau melewati ayat permohonan, beliau memohon; jika beliau melalui ayat ta’awudz, beliau memohon perlindungan ….” (H.R. Muslim)

Selain hadits tersebut, ada hadits lain yang serupa yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud. Dia bercerita pada sahabat lain,

“Aku pernah mengerjakan shalat bersama Rasulullah Saw. pada suatu malam. Beliau memanjangkan bacaan sehingga rasanya aku ingin melakukan hal yang tidak baik.” Ada yang bertanya, “Apa yang hendak kau lakukan?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Aku ingin segera duduk dan meninggalkannya.” (Muttafaq ‘alaih)

Dalam hadits dari Jabir r.a. berkata, Rasulullah Saw. pernah ditanya, “Shalat (malam) bagaimanakah yang lebih baik?” Rasulullah menjawab, “Yang lama berdirinya.” (H.R. Muslim)

Dalam hadits yang lain Rasulullah Saw. pernah bersabda bahwa shalat Tahajud adalah salah satu penyebab seseorang masuk ke dalam surga. Abdullah bin Salam r.a. bercerita,

Ketika Rasulullah Saw. tiba di Madinah, masyarakat berduyun-duyun mendatangi beliau. Ada yang berkata, ‘Rasulullah datang, Rasulullah datang (sebanyak tiga kali)’. Kemudian, aku menuju kerumunan orang untuk melihat. Setelah melihat wajah beliau, aku baru tahu bahwa wajah beliau bukanlah wajah pendusta. Ucapan pertama yang aku dengar dari beliau adalah, ‘Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, sambungkan tali silaturahmi, dan kerjakanlah shalat pada malam hari ketika orang-orang sedang lelap, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat” (H.R. Ibnu Majah).

Dengan demikian shalat Tahajud ini sesekali boleh dikerjakan bersama-sama atau berjamaah misalnya di masjid. Namun tentu lebih utama atau afdhol jika dikerjakan sendirian. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’Alam bishshawab. [ ]

buku shalat wudhu

5

Red: admin

Editor: iman

886

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 08112202496 atau alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .