Doa Selesai Sholat Fardhu, Jangan Lupa Mohonlah 3 Hal Ini

0
137
Manfaatkan waktu terbaik selesai shalat dengan berdoa ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Selesai mengerjakan shalat adalah salah satu waktu terbaik terkabul atau makbulnya doa, maka hendaknya waktu ini dimanfaatkan dengan banyak memohon atau berdoa kepada Allah Swt.

 

iklan

Setidaknya kita diperintahkan memohon atau berdoa kepada Allah agar diberikan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amalan yang diterima. Hal ini seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw dalam haditsnya,

 

Allaahumma innii as’aluka ‘ilman naafi‘an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan

Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku minta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah)

Semua orang ingin menjadi orang yang berilmu, berharta, dan amalnya diterima di sisi Allah Swt. Oleh karena itu, doa tersebut merangkum tiga harapan itu.

  1. Ilmu yang bermanfaat

Allah Swt. memberikan kedudukan yang tinggi kepada para ulama (ilmuwan) yang memiliki keimanan. Kalau kita hanya menjadi orang yang berilmu, tetapi tidak beriman, ilmu tersebut belum tentu semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Malah, bukan tidak mungkin semakin membuat kita takabur atau sombong.

Oleh karena itu, sungguh penting kita memohon kepada Allah agar ilmu yang didapatkan semakin membuat kita rendah hati dan takut di hadapan Allah. Ilmu seperti inilah yang disebut ilmu yang bermanfaat.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Mujaadalah [58]: 11).

 

  1. Harta yang thayyib

Thayyib artinya baik. Jadi, harta thayyib artinya harta yang baik. Baik untuk siapa? Baik untuk diri sendiri dan orang lain. Jadi, pengertian thayyib lebih berorientasi pada fungsi, bukan pada cara mendapatkannya. Dalam doa ini, kita memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk memfungsikan harta secara proporsional.

Poin ini ada kaitan dengan permintaan kita sebelumnya, yaitu mohon diberi ilmu yang bermanfaat. Kita hanya bisa memfungsikan harta secara tepat apabila memiliki ilmu. Tanpa ilmu, tampaknya kita tidak akan mampu menggunakan harta secara baik dan proporsional.

  1. Amal yang diterima

Sungguh rugi kalau kita susah payah beramal, ternyata amal itu tertolak. Agar amal kita diterima Allah, kita harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, lakukan amal dengan niat yang ikhlas karena Allah Swt. Kedua, amal yang kita kerjakan harus sesuai dengan sunah Rasulullah Saw. karena beliau harus menjadi teladan kehidupan kita.

Kesimpulannya, kalau kita ingin memiliki harta yang thayyib (berfungsi secara proporsional) dan ingin amal ibadah diterima Allah, kuncinya kita harus menjadi orang yang berilmu alias mau belajar. Dengan ilmu yang bermanfaat, kita akan memiliki harta yang thayyib (baik) dan amal yang diterima. [ ]

Sumber : disarikan dari buku “ JANGAN HANYA 5 WAKTU “ karya Dr.Aam Amiruddin, M.Si

buku doal

5

Red: admin

Editor: iman

908