Menjalani Pernikahan Kedua Setelah Bercerai, Apakah Tidak Melanggar Qada Allah?

0
173
Pernikahan (ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Assalamu’alaykum.Pak Aam, saya sudah pisah ranjang dua tahun, pisah rumah satu tahun, dan ketok palu cerai  5 bulan ini, saat ini saya sedang dekat dengan wanita lain, apakah jika saya menikah tidak melanggar qada Allah. Terus apakah konsep jodoh dalam lauhul mahfud bisa berubah ?Mohon nasihat dan penjelasannya. Terima kasih ( D via fb )                                                        

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Qada itu ketetapan Allah yang ada di lauhul mahfud,  kalau takdir itu implementasi dari qada.

iklan

Kita yakini bahwa segala sesuatu sejak awal terciptanya qalam sampai tiba hari kimat telah tertulis di Lauh Mahfudz, karena sejak permulaan menciptakan qalam dalam hadits qudsi Allah telah berfirman kepadanya : “Tulislah”, Dia (Qalam) bertanya : “Wahai Rabb-ku, apa yang harus aku tulis?” Allah berfirman : “Tulislah segala sesuatu yang terjadi”. Kemudian dia (Qalam) menulis segala sesuatu yang terjadi sampai hari kiamat.

Juga diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ

Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lalu kalau Anda mau menikah lagi, bukan berarti Anda menentang qada Allah. Memang dalam Islam penceraian tidak dianjurkan, namun jika bercerai menjadi solusi dan demi kebaikan itu boleh dilakukan.

Jika Anda sudah bercerai dan mau membina hubungan dengan yang lain tidak ada masalah dan tidak melanggar qada. Sebagai laki-laki atau suami yang bercerai Anda tidak ada masa iddah . berbeda dengan istri atau perempuan yang bercerai maka ia mempunyai masa iddah selama tiga kali masa suci atau bersih dari haid selama tiga kali.

Maka tentu saja ketika Anda sudah bercerai dengan istri dan ingin menikah lagi , itu bukan melanggar qada. Dalam Islam menikah adalah bagian dari perintah agama dan bernilai ibadah.

Bila seorang hamba menikah, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan separuh agama. Maka hendaklah ia bertakwa pada Allah dalam separuh yang lainnya.” (HR. Baihaqi).

Semoga pernikahan Anda yang kedua mendapatkan keluarga yang sakinah dan kegagalan pada pernikahan yang pertama bisa menjadi pelajaran dan ada hikmahnya untuk lebih berhati-hati dalam menjalani pernikahan berikutnya. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

908

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 08112202496 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/