Gelar Aksi Siaga, GERAK Jabar Ingatkan Gaya Dan Karakter Gerakan Neo Komunisme

0
103
Massa Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat (GERAK JABAR) melakukan aksi damai di depan Gedung Sate Kota Bandung, Jumat (25/9/2020)

PERCIKANIMAN.ID – – Seribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Komunis (Gerak) Jawa Barat melakukan aksi dan orasi di depan Gedung Sate Jl.Diponegoro Kota Bandung, Jumat (25/9/2020). Dalam orasinya Ketua Gerak Jabar, M. Roinul Balad menyampaikan bahwa kebangkitan komunis di Indonesia sejatinya sudah dirasakan sejak lama. Namun lebih nampak dan nyata dirasakan akhir-akhir ini.

“Memasuki bulan September, kita semua diingatkan pada penghianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) yaitu tragedi berdarah Pemberontakan G30S-PKI di Indonesia. Pemberontakan tersebut telah banyak memakan korban jiwa di antaranya dari kalangan ulama, santri, masyarakat sipil bahkan perwira tinggi TNI-AD,”ungkapnya.

iklan

Peristiwa berdarah ini, sambung Roinul Balad, tidak bisa dilupakan dan dimaafkan karena sungguh amatlah keji, tidak beradab dan sangat nyata sebagai tindakan pelanggaran HAM berat.

“Oleh karena itu setiap anak bangsa dimana pun berada dan apa pun sukunya, tidak boleh melupakan penghianatan keji PKI terhadap NKRI,”imbuhnya.

Roinul Balad melihat kondisi akhir-akhir ini seperti penyerangan dan percobaan pembunuhan terhadap ulama bahkan imam masjid sudah ada yang dibunuh ketika mengimami sholat, juga penyerangan serta pengerusakan pada bangunan masjid oleh orang yang mengaku sebagai orang gila maka ini adalah gaya dan karakter gerakan neo komunisme.

“Gerak Jabar mengutuk kejadian penyerangan, pembunuhan terhadap ulama, imam masjid dan pengerusakan masjid di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai orang gila,”tegasnya.

Selain itu Gerak juga meminta kepada aparat kepolisian (KAPOLRI) dan pemerintah republik Indonesia (Presiden Joko Widodo) untuk turun tangan serta mengusut tuntas peristiwa kriminal dan teror terhadap ulama dan umat Islam. Juga meminta kepada masyarakat Jabar dan Indonesia untuk kembali membuka sejarah agar mewaspadai dan sadar betapa kejamnya paham dan gerakan Komunisme.

“Mengajak kepada seluruh elemen bangsa yaitu masyarakat, Ormas, POLRI, TNI dan Pemerintah untuk melawan dan menghentikan kebangkitan Neo Komunisme di Indonesia.

Gerak Jabar juga mengingatkan kembali dan mengajak kepada seluruh elemen bangsa dan media massa untuk memutar kembali film G30S-PKI agar kita semua tersadar betapa jahat dan kejamnya Komunisme.

Massa kemudian melakukan longmarch dengan menyusuri jalan-jalan protokol Kota Bandung. Massa sempat melakukan orasi di depan Mapolrestabes Bandung dan menuntut aparat kepolisian khususnya Polrestabes Bandung mengusut tuntas penyerangan dan pengrusakan Masjid Nurul Jamil Dago yang terjadi beberapa hari lalu.

Selanjutnya massa meneruskan longmarc menuju Gedung Merdeka di Jl.Asia Afrika. Di depam bersejarah ini perwakilan ormas maupun komunitas melakukan orasi.[ ]

5

Rep: iman

Editor: admin

908