Ini 2 Macam Doa Yang Terkandung Dalam Arti Shalat

0
233

PERCIKANIMAN.ID – – Shalat sesungguhnya merupakan bentuk pendidikan dari Allah Swt. Melalui pendidikan shalat, Rasulullah Saw. meluluskan manusia-manusia berkualitas unggul, yaitu para sahabat mulia.

Shalat merupakan model pendidikan yang sangat efektif, di mana tiga potensi dasar manusia, yaitu jasmani, akal, dan ruh secara bersama-sama dibina dalam satu kesatuan.

iklan

Secara harfiah, shalat artinya doa. Dikatakan demikian karena seluruh kandungan shalat adalah doa. Dalam konteks ini ada dua macam doa yang terkandung dalam shalat, yaitu:

  1. Doa Tsanaa’in artinya doa yang mengandung pujian.

Misalnya, kita mengatakan Allahu Akbar (Allah Mahabesar), Subhaana rabbiyal a‘laa (Mahasuci Allah Yang Mahatinggi), dan sebagainya.

 

  1. Doa Mas‘alatin artinya doa yang berisi permintaan.

Misalnya, Ihdinaash shiraathal mustaqiim (Ya Allah, tunjukkan kami jalan yang lurus), Rabbigh firlii warhamnii … (Ya Allah ampuni dan rahmati aku …), dan sebagainya.

 

Sejatinya, shalat memberi makna tidak terhingga dalam kehidupan seorang Muslim. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih memahami shalat sebagai sebuah ibadah yang utama.

Para ahli fikih memaknai shalat sebagai ibadah yang mengandung ucapan (bacaan) serta amalan khusus, yang dimulai dengan takbiratul ihram (mengucapkan “Allahu Akbar”, yang artinya Allah Mahabesar) dan diakhiri dengan salam (mengucapkan “Assalamu’alaikum wa rahmatullaah”, yang artinya salam sejahtera bagimu).

Adapun ucapan dan amalan khusus yang dimaksud adalah tata cara shalat yang wajib dikerjakan sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah Saw. dan bersumber pada dalil-dalil yang sahih. Hal ini sebagaimana telah ditegaskan oleh Rasulullah Saw. bahwa kita harus shalat mengikuti cara yang telah beliau ajarkan. Rasulullah Saw. bersabda,

Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat” (H.R. Bukhari).

Sumber: disarikan dari buku “ JANGAN HANYA 5 WAKTU “ karya Dr.Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

890