Keutamaan Shalat Tahiyatul Masjid, Jangan Anggap Sepele

0
156
Shalat Tahiyatul Masjid ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Orang yang masuk masjid disunahkan melakukan shalat dua rakaat sebelum duduk, sebagai penghormatan (tahiyyat) pada masjid. Hukum shalat ini adalah sunah muakadah. Rasulullah Saw. bersabda,

Apabila seseorang di antaramu masuk masjid, hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum duduk.” (Muttafaq ‘alaih)

iklan

Akan tetapi, sunah ini menjadi gugur jika seseorang masuk masjid ketika shalat berjamaah akan dimulai. Lagi pula, penghormatan terhadap masjid itu telah tercapai dengan melakukan shalat wajib tersebut.

Khusus pada waktu shalat Jumat, shalat Tahiyatul Masjid tetap dilakukan walaupun telah duduk atau imam tengah berkhutbah.

Jabir r.a. berkata, “Sulaikh al-Gathafani pernah terlambat datang pada hari Jumat ketika Rasulullah Saw. tengah menyampaikan khutbah. Setelah dia duduk, Rasulullah menegurnya,

‘Sulaikh, berdiri dan shalatlah dua rakaat secara ringan.’ Kemudian beliau bersabda, ‘Jika salah seorang di antara kalian datang pada hari Jumat, hendaklah dia mengerjakan shalat dua rakaat secara ringan.’” (Muttafaq ‘alaih)

Shalat Tahiyatul Masjid tidak harus dilakukan sebelum kita melakukan shalat wajib ataupun shalat yang lainnya. Shalat tersebut bisa dilaksanakan selama kita berniat berdiam di masjid, misalnya untuk mendengarkan khutbah ataupun hendak mengikuti diskusi keagamaan.

Namun, jika hanya mampir ke masjid, misalnya untuk mengambil barang yang tertinggal dan akan keluar lagi, tidak perlu melakukan shalat tersebut.

Hal ini berdasarkan hadits dari Zaid bin Aslam r.a. berkata, “Para sahabat Rasulullah masuk ke masjid lalu keluar lagi dan mereka tidak melakukan shalat.” (HR. Ibnu Abi Syaibah)

Sementara itu terkait dengan keutamaan Shalat Tahiyatul Masjid dapat kita simak dari beberapa keterangan berikut ini:

  1. Menutupi Kekurangan Shalat Wajib

Shalat tahiyatul masjid juga digunakan untuk menutupi kekurangan shalat wajib. Hal ini tercermin dari sebuah hadits Rasulullah Saw yang berarti,

Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada manusia di hari kiamat nanti adalah shalat. Allah ‘azza wa jalla berkata kepada malaikat-Nya dan Dia-lah yang lebih tahu, “Lihatlah pada shalat hamba-Ku. Apakah shalatnya sempurna ataukah tidak? Jika shalatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun jika dalam shalatnya ada sedikit kekurangan, maka Allah berfirman: Lihatlah, apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah. Jika hamba-Ku memiliki amalan sunnah, Allah berfirman: sempurnakanlah kekurangan yang ada pada amalan wajib dengan amalan sunnahnya.” Kemudian amalan lainnya akan diperlakukan seperti ini.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad)

  1. Menghapus Dosa dan Ditinggikan Derajat

Shalat tahiyatul masjid yang menjadi salah satu shalat sunnah ini juga akan menghapus dosa dan meninggikan derajat, karena dengan memperbanyak sujud bisa dilakukan dengan cara menjalankan beberapa shalat sunnah seperti shalat tahiyatul masjid.

Aku berkata pada Tsauban, ‘Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah’.” Ketika ditanya, Tsauban malah diam. Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Beliau Saw bersabda :”Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.” (HR. Muslim).

Untuk itu hendaknya jangan ditinggalkan, selagi masih ada waktu untuk mengerjakan shalat Tahiyatul Masjid maka hendaknya dikerjakan. Kecuali jika sudah mepet atau saat ke masjid shalat berjamaah sudah dimulai maka hendaknya langsung ikut shalat berjamaah. Wallahu’alam. [ ]

Sumber: dikutip dari buku “ JANGAN HANYA 5 WAKTU “  karya Dr. H. Aam Amiruddin, M.Si

Buku Jangan Hanya 5 Waktu

5

Red: admin

Editor: iman

963