Mukjizat Al Quran, Satu-Satunya Kitab Suci Yang Bisa Dihafal Termasuk Tunanetra

0
87
Keutamaan dan Mukzijat Al Quran. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Al Quran yang terdiri dari ribuan ayat, yang mampu dan sanggup dihafal oleh muslim.tidak hanya bermakna sempurna, melainkan juga menunjukkan kesuciannya atas cahaya yang diberikan-Nya.

Sesuatu yang dapat diingat dan dihafal secara utuh dan sempurna, tentu bersumber dari sesuatu yang suci pula. Al-Qur’an adalah kitab yang terpelihara dari sisi Allah Swt meski sudah ribuan tahun tetap sama sejak dulu hingga saat ini. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

iklan

 

Sesungguhnya Kami (Allah) lah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS.Al-Hijr: 9)

Sebutkan lah kitab mana yang memiliki kesempurnaan dan kesucian selain daripada Al Quran?! Kitab suci yang mengandung ribuan ayat-ayat kalimatullah, yang dapat dihafal sejak Rasulullah dan para sahabat, hingga saat ini dan berlaku sepanjang masa

 

Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” ( QS Al-Ankabut: 49)

Inilah salah satu keajaiban Al-Qur’an yang berlaku sepanjang masa. Semoga kita yang mempunyai penghilatan yang sempurna mampu mengikuti mereka yang telah hafal Al-Quran termasuk kaum muslimin yang tunanetra.  Hadis Rasulullah Saw ini kira cukup memotivasi kita semua ,sabdanya:

Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, ia akan diberi imbalan amal shalih, dan satu amal shalih akan mendapat pahala sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf “ (HR Tirmidzi).

Inilah juga membedakan kitab suci Al Quran dengan buku ,kitab atau bacaan lainnya. Membaca saja sudah berpahala, terlebih lagi jika mampu menghafalnya dan memahami serta mengamalkannya, tentu lebih banyak lagi pahalanya.

Sedangkan membaca bacaan lain selain selain Al Quran, tidak ada jaminan dari pengarang atau penulisnya dan membaca satu huruf tidak mendapat kebaikan.

Tunanetra pun Bisa Hafal Al Quran

Keterbatasan penglihatan bukan menjadi halangan untuk menjadi sukses dan berhasil hafal Al-Qur’an. Inilah prinsip yang dipegang teguh seorang peserta Seleksi Tilawatil Quran (STQ) asal Provinsi Lampung, Rahmat Iskandar.

Rahmat, begitu dia disapa, mengalami kebutaan sejak dini. Meski tidak mampu melihat bukan penghalang untuk menjadi seorang yang hafiz (penghafal) Al Quran. Ia buktikan dengan prestasinya terutama pada hafalan Al Quran 30 juz.

Pada STQ ke-23 yang belum lama ini di gelar, dia turun di cabang hifzhil (menghapal) kategori 30 juz. Saat diuji oleh Dewan Hakim, pria berusia 19 tahun ini mampu melantunkan hafalannya dengan lancar, tanpa cela. Meski mengaku awalnya cukup grogi namun akhirnya ia mampu mengatasi rasa groginya itu.

“Alhamdulillah, diberi kelancaran,” ujar pria asal Lampung ini seperti dikutip dream.co.id.

Menurut anggota tim pendampingnya, Noven, Rahmat memang menjadi kebanggan bagi Lampung. Di gelaran Musabaqah Tilawatil Quran Nasional tahun 2015 di Batam, Kepulauan Riau, Rahmat mampu menorehkan prestasi yang mampu meraih juara ke-2. [ ]

4

Red: admin

Editor: iman

903