Tips Menjadi Muslim Yang Bahagia, Lakukan 4 Hal Ini

0
87
Dalam Islam tampil cantik tidak dilarang, asal sesuai syariah. ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Untuk menjadi orang bahagia bukanlah pekerjaan yang sulit, hanya saja kita sebagai orang Islam mesti memperjuangkannya sekuat tenaga dengan dilandasi nilai-nilai spiritual yang kokoh dan mau melakukannya sesuai tuntunan yang disyariatkan oleh agama. Bahagia itu milik siapa saja. Untuk itu jika kita yang ingin mencapainya tentu harus mau dan mampu melakukan sesuatu untuk menggapai rasa bahagia itu.

 

iklan

Setidaknya ada empat langkah yang bisa ditempuh oleh siapapun untuk bisa menggapai bahagia tersebut. Kebahagian ini akan menenteramkan hati serta kita akan semakin yakin dengan kasih sayang yang Allah berikan di dalam kehidupan yang dijalani selama ini.

 

Pertama, lupakan keburukan orang lain. Maafkan yang bersangkutan dan doakan segala kebutuhannya. Pekerjaan ini menurutnya memang bukan pekerjaan mudah tetapi justeru orang yang selalu memendam dendam akan tersiksa hatinya hingga bisa jadi yang bersangkutan mengalami sakit fisik dan batin, ibadahnya menjadi rusak karena perbuatannya, serta bisa jadi doanya tertolak.

Karenanya memaafkan orang yang telah menyakiti kita maka itu lebih baik daripada terus menyimpan dendam dalam hati.

 

yaitu orang yang berinfak, baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalah¬an orang lain. Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. “ (QS.Ali Imran : 134)

 

Kedua, segala sesuatu yang dilakukan haruslah ikhlas dan tidak menyebut-nyebut bahwa dirinya telah berjasa terhadap apa yang dilakukannya. Sehingga apapun pekerjaan yang dilakukan oleh siapapun haruslah ikhlas semata mengharap ridho dari Allah SWT.

 

Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena menjalankan agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5).

 

Katakan (Muhammad), “Sesungguhnya, salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam. “  (QS. Al-An’aam: 162)..

 

Ketiga, dalam urusan duniawi maka lihatlah ke bawah dan jangan selalu melihat ke atas. Sehingga dengan hal ini setiap saat pun kita akan selalu bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah.

 

Ingatlah, ketika Tuhanmu memberitahukan, “Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)

 

Keempat, dalam urusan akhirat (ukhrawi) harus melihat ke atas bukan ke bawah sehingga kita akan selalu menjalankan ibadah secara khusyuk karena ingin mendapat keridhoan dari Allah SWT.

 

Kehidupan dunia ini hanyalah per­mainan dan senda gurau, se­dang­kan negeri akhirat itu sung­guh lebih baik bagi orang-orang bertakwa. Tidakkah kamu me­ngerti” (QS Al-An’am: 32) [ ]

Sumber:suraupos.com

5

Red: admin

Editor: iman

850