Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

0
144
Ibu hamil harus mendapat asupan gizi yang seimbang (ilustrasi foto: pixabay)

Oleh: dr.Edy Fadlyana*

PERCIKANIMAN.ID – – Kebutuhan protein pada wanita hamil adalah sekitar 12 gram lebih tinggi dibandingkan saat tidak terjadi kehamilan (1 gram per kg berat badan). Kebutuhan akan vitamin juga meningkat. Berikut berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh beserta kegunaannya.

iklan
  • Vitamin A untuk pertumbuhan
  • Vitamin B1, B2, dan Niasin untuk energi
  • Vitamin B6 untuk pengaturan penggunaan protein
  • Vitamin B12 dan asam folat untuk sel darah
  • Vitamin C untuk penyerapan besi dan kerentanan kapiler pembuluh darah
  • Vitamin D untuk penyerapan kalsium.

Kebutuhan mineral juga meningkat, misalnya kalsium untuk tulang dan gigi. Ibu yang kekurangan kalsium bisa mengalami patah tulang karena rapuh. Zat besi dibutuhkan untuk perkembangan volume darah (sekitar 30%). Sel darah merah merupakan alat transportasi terpenting yang membawa makanan dan oksigen kepada bayi.

Kebutuhan air minum juga bertambah. Pemberian makanan tambahan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan janin. Janin mengambil zat-zat yang dibutuhkan tanpa meminta. Kalau ia memerlukan kalsium, ia mengambilnya dari darah, kalau di dalam darah tidak ada, ia mengambil dari tulang atau gigi.

Pemberian kalsium atau makanan tambahan dimaksudkan agar ada persediaan dalam darah dan tidak mengambil dari tulang atau gigi yang dapat menyebabkan kerusakan menetap pada ibu.

 

Pola makan sebaiknya 3 kali sehari dengan 2 kali makan makanan ringan atau makanan selingan. Pagi hari, pada kehamilan muda mungkin terasa mual, karena perut yang kosong berisi banyak asam dan kekurangan kalori (gula).

Untuk mencegahnya, sebaiknya sebelum turun dari tempat tidur, ibu hamil makan satu atau dua potong kue kering (yang menyerap) seperti kue marie yang dapat menyerap kelebihan asam lambung sekaligus memberi tambahan kalori.

 

Wanita hamil, terutama hamil muda, sering mengalami pusing, bahkan pingsan. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaliran darah ibu hamil yang terkonsentrasi ke rahim. Kekurangan gula atau energi sering mengakibatkan black out atau pingsan.

Bila Anda merasa black out, usahakan berbaring sesegera mungkin dengan posisi kepala lebih rendah daripada kaki. “Black out” disebabkan oleh kurangnya asupan darah ke bagian kepala sehingga dengan posisi tersebut, darah akan kembali ke kepala. Selain itu, minumlah minuman manis yang hangat atau makan permen yang sangat asam.

 

Pada trimester terakhir, ibu sering mengeluh panas di perut, hal ini disebabkan makanan yang sudah tercampur asam lambung sering tertekan kembali ke kerongkongan. Untuk mencegahnya, sebaiknya makan dalam porsi kecil tetapi sering. Hindari makanan kecil berkalori tinggi (junk food) seperti permen, cokelat, soft drink, atau keripik kentang dan ubi. Juga hindari alkohol, rokok, dan kopi.

 

Masih berkaitan dengan makanan, tentunya yang tak boleh luput dari perhatian adalah bagaimana makanan tersebut didapat. Dalam hal ini Islam dengan tegas mengajarkan manusia untuk memperolehnya melalui ikhtiar yang diridoi Allah. Firman-Nya,

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (Q.S. Al Baqarah : 168).Wallahu’alam []

 

*Penulis adalah dokter dan konsultan tumbuh kembang anak

5

Red: iman

Editor: admin

935