Bayar Hutang Atau Sedekah? Ini Yang Harus Didahulukan

0
261
Saat punya uang jangan lupa bayar hutang (ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID–Assalamu’alaykum. Pak Aam ketika kita punya uang yang berlebih mana yang harus didahulukan, sedekah atau bayar hutang? Mohon nasihatnya. ( Hamba Allah via fb)

Wassalamu’alaykum, ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Apabila kita mendapatkan rezeki yang berlebih, maka prioritaskan bayar hutang dahulu. Membayar hutang itu harus didahulukan, sebab membayar hutang itu wajib sementara sedekah itu sunnah.

iklan

Nabi Saw bersabda ada tiga hal yang harus kita dahulukan. Pertama, apabila kita mempunyai anak dan anak kita sudah ada calonnya, segera nikahnya. Kedua, apabila ada yang meninggalkan segera mandikan, kafani, shalatkan, dan kuburkan. Ketiga, kalau kita mempunyai hutang dan kita ada rezeki segera lunasi.

Ini keterangan menjawab pertanyaan Anda bahwa membayar hutang lebih utama, karena membayar hutang itu bagian dari sedekah. Kan kalau kita membayar hutang orang yang dihutangi kan senang.

Sementara membuat orang lain senang pun termasuk sedekah. Perlu digarisbawahi, bahwa sedekah itu tidak selamanya berbentuk uang. Kata Rasulullah, keramahan itu adalah sedekah.

Jadi kalau kita ramah kepada orang pun itu adalah sedekah. Misalnya kita berjalan lalu papasan dengan orang, kita menyapanya dan mengucapkan “Assalamualaikum”, itu juga adalah sedekah.

Ketika saya mempunyai hutang dan saya segera membayar hutang saya, orang yang dipinjami uang itu kan akan senang kan karena uangnya kembali. Jadi saya melaksanakan kewajiban sekaligus saya juga beredekah.

Ketika bapak-bapak sekarang banyak kerja di rumah, lalu ada kesibukan istri dan bapak bantu, itu juga termasuk sedekah. Ketika misalnya bapak lihat setrikaan numpuk, lalu bapak bantu, maka itu sedekah. Jadi sedekah itu tidak selalu berbentuk uang.

Bahkan dzikir dan wirid pun itu termasuk sedekah. Rasulullah mengatakan bahwa setiap rua tulang kita itu harus disedekahi. Coba di dalam tubuh kita dari ujung kepala hingga ujung kaki ada berapa ruas? Sementara Nabi menyuruh agar kita bersedekah untuk setiap ruas tulang itu.

Maka Nabi berkata, setiap kali kamu membaca Allahuakbar, Subhanallah, Laa ila haillallah, itu sedekah. Dan sedekah untuk setiap tulang itu kita bisa ganti dengan shalat dhua dua rakaat.Jadi, dzikir, wirid, shalat, membaca al-Quran itu juga bisa menjadi sedekah. Membuat orang lain senang itu juga bagian dari sedekah.

Kembali ke pertanyaan Anda, jadi apabila memiliki rezeki berlebih, tapi Anda memiliki hutang maka selesaikan dulu hutang Anda. Hutang itu ada dua, ada hutang yang bersifat kelembagaan ada hutang yang bersifat pribadi.

Nah misalnya saya berhutang kepada Anda, saya berjanji akan melunasinya pada bulan Januari, apabila saya memiliki rezeki dan menyegerakan membayarnya kan itu lebih afdol.

Bagaimana dengan hutang-hutang yang sudah terstruktur, misalnya Anda mengambil rumah kebank Syariah dan harus dicicil 10 tahun. Apakah boleh Anda menangguhkan bayar hutang Anda sesuai perjanjian 10 tahun itu?

Boleh saja, yang penting setiap bulan Anda bisa nyicil, nah boleh Anda bersedekah dahulu. Namun apabila Anda menyegerakan membayar hutang itu karena tidak mau terkena pinalti, juga lebih afdol.

Jadi hutang itu ada dua macam, ada yang bersifat privat dan kelembagaan. Nah, yang harus segera didahulukan daripada sedekah ialah hutang yang bersifat privat. Apabila hutang yang bersifat kelembagaan kan itu ada jatuh temponya, ada jadwalnya, jadi boleh saja Anda mendahulukan sedekah mengikuti temponya, yang penting Anda tetap bisa membayar cicilan tesebut.

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

5

Red: citra

Editor: admin

826

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini