Hal-hal Bid’ah Saat Ibadah Ramadhan

0
301
Ramadhan adalah ampunan dan penuh barokah. ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Saat bulan Ramadhan, banyak ibadah tambahan yang dilakukan masyarakat di sekitar kita. Tujuannya memang mulia, untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan yang penuh ampunan ini.

Namun, ada hal yang luput dari perhatian mereka karena ibadah-ibadah ini banyak yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Tidak ada satu keterangan sahih pun yang menjelaskan mengenai hal tersebut. Ibadah-ibadah itu di antaranya sebagai berikut.

iklan

Pertama, semakin cepat gerakan dalam shalat Tarawih sebagaimana cepatnya gerakan burung gagak (mematuk makanan), semakin baik. Bahkan, sebagian imam ada yang mampu melakukan shalat Tarawih 23 rakaat dalam waktu kurang dari 20 menit. Padahal, Rasulullah telah menyebutkan dalam banyak keterangan sahih bahwa melakukan shalat harus dengan khusyuk dan tumaninah.

Kedua, membatasi hanya membaca surah tertentu. Sebagian imam membaca Surah Al-Fajr atau Surah Al-A‘laa atau seperempat Surah Ar-Rahman. Bahkan, ada pula imam yang hanya membaca Surah Al-Buruj dalam satu kali Tarawih. Dia membaginya satu ayat pada setiap rakaat.

Ketiga, memisahkan antara dua rakaat dengan membaca Surah Al-Ikhlaash, Al-Falaq, An-Naas, kemudian mengucapkan shalawat dan salam atas Rasulullah Saw.

Selain hal-hal yang telah disebutkan, pada bulan Ramadhan terdapat shalat tambahan yang banyak dilakukan masyarakat kita, di antaranya shalat khusus pada malam Qadar (shalat Lailatul Qadar).

Shalat Jumat Yatimah, yaitu shalat pada masjid-masjid khusus yang ditunjuk oleh imam, biasanya dilaksanakan di masjid-masjid tua bersejarah; dan shalat wajib lima waktu setelah shalat Jumat Yatimah, tujuannya shalat-shalat itu dapat menghapus dosa maksiat ataupun menghapus dosa shalat-shalat yang pernah ditinggalkan.

Ingat, prinsip ibadah khususnya shalat itu bukan baik menurut anggapan kita melain benar menurut Allah dan dicontohkan Rasul-Nya. Ibadah shalat yang tidak ada dalil atau tidak ada contoh dari Rasul harus dihindari. Wallahu’alam. [ ]

Sumber: dikutip dari buku “JANGAN HANYA 5 WAKTU “ karya Dr. Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

925

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini