Shalat dan Doa Khusus Terhindar Keburukan dan Musibah, Coba Baca Ini

0
283
Agar Doa Cepat Dikabulkan: Banyak Mengingat Allah saat Susah dan Senang (Foto: Pixabay)
Agar Doa Cepat Dikabulkan: Banyak Mengingat Allah saat Susah dan Senang (ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID–Assalamu’alaykum. Pak Aam sekarang ini kan kondisinya sangat mengkhawatirkan menghadapi situasi yang tidak menentu. Adakah shalat dan doa khusus agar kita terhindar dari segala keburukan? Mohon nasihatnya. ( Angga via fb )

Wassalamu’alaykum, Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Sebenarnya kita orang yang beriman harus selalu menggantungkan diri kpada Allah baik di kala susah maupun di kala senang.

iklan

Sering kali kita dekat dengan Allah di saat susah, padahal di saat senang  juga kita harus dekat dengan Allah dan rajin berdoa kepada Allah. Namun memang manusia itu makhluk yang ketika ia ditimpa dengan kesulitan, maka ia cenderung lebih dekat dengan Tuhannya.

 ,إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ خُلِقَ هَلُوعًا ,إِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ جَزُوعًا , وَإِذَا مَسَّهُ ٱلْخَيْرُ مَنُوعًا,

 إِلَّا ٱلْمُصَلِّينَ ٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَآئِمُونَ

“Sesungguhnya, manusia diciptakan de­ngan sifat suka mengeluh. Apabila ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Apabila mendapat keluasan harta, ia menjadi kikir. Kecuali orang-orang yang melaksana­kan salat” (QS. Al-Ma’arij: 19-22)

Ayat ini menjelaskan bahwa memang sifat manusia itu sering kali berkeluh kesah, apabila mendapatkan penderitaan atau kesusahan maka ia akan mengeluh hingga berputus asa. Namun apabila mendapatkan kenikmatan ia lupa diri, seolah kesuksesan, keberhasilan dan segala bentuk kesenangan atas usaha atau jerih payahnya. Lupa bahwa ada Allah Yang Maha Kuasa.

Namun berbeda dengan orang yang beriman yang mempunyai akidah yang lurus dan kokoh, maka keadaan apa pun baik senang maupun susah tidak akan merubah sikapnya kepada Allah. Sifat seorang yang beriman dalam itu seperti yang dijelaskan Rasulullah Saw dalam sebuah haditsnya dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata,

عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له

Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Jadi situasi apa pun baik mengalami kesulitan maupun kesusahan hal itu tetap baiknya. Ia tidak lagi bergantung pada manusia melainkan menjadikan Allah Swt sebagai penolong dalam kondisi apa pun. Dalam Al Quran dijelaskan,

 

Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Salat itu berat, kecuali bagi orang-orang khusyuk, yaitu mereka yang yakin akan menemui Tuhannya dan akan kembali kepada-Nya.” ( QS. Al Baqarah: 45 – 46)

Kalau kita dalam keadaan susah lalu dekat dengan Allah, sungguh itu lebih baik daripada kita dalam keadaan susah jauh dari Allah. Oleh sebab itu Anda dapat melaksanakan shalat apa pun, yang penting meningkatkan amal ibadah.

Sebenarnya kita tidak perlu melakukan shalat khusus, toh shalat yang ada saja sudah begitu banyak. Misalnya, shalat dhuha sambil diisi kepada Allah berlindung dari kemudharatan, dari penyakit, dari suatu yang mencelakakan kita.

Berdoa itu tidak perlu dengan Bahasa arab, silakan Anda berdoa dengan bahasa yang Anda kuasai misalnya bahasa Indonesia, bahasa sunda, bahasa arab. Apabila berdoa itu, biasakan dahulu mendoakan orang lain.

Jadi kita doakan agar saudara kita yang sudah terinfeksi diberikan kesembuhan, kemudian berdoa agar kita dilindungi. Jadi doanya tidak ada doa yang khusus, tapi kit dianjurkan untuk megawali doa dengan asmaul husna.

Selain asmaul husna, ada bagusnya juga kita mengawali doa dengan shalawat kepada Nabi. Ada juga riwayat yang mengatakan bahwa sebaiknya kita membaca doa dengan mengucapkan kalimat tauhid. Kapan kita bisa berdoa ini? Kapan pun, bisa bada shalat wajib atau rawatib atau dhuha yang jelas kita dianjurkan untuk berdoa di akhir shalat. Jadi selesai berdzikir setelah shalat, maka kiat memohon dan berdoa.

Tolong diingat bahwa apabila doa kita ingin dikabulkan harus dibarengi dengan ibadah kta yang semakin meningkat. Allah berfirman,

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepada Engkau kami beribadah dan hanya ke­pa­da Engkau kami memo­hon pertolongan.” (QS. Al-Fatihah:5)

Ibadah disebut terlebih dahulu sebelum pertolongan. Ini isyarat bahwa pertolongan Allah akan turun dengan semakin meningkatnya intensitas ibadah kita. Semakin rajin ibadah kita maka semakin dekat petolonga Allah untuk kita.

Hal ini Allah terangkan lebih jelas dalam surat Al-Baqarah:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Apabila hamba-hamba-Ku berta­nya kepadamu tentang Aku, jawablah bahwa Aku dekat. Aku kabulkan per­mohonan orang yang berdoa jika ia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mere­ka menaati perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”. (QS.Al-Baqarah: 186)

Lalu bagaimana doanya? Doanya boleh dengan bahasa kita sehari-hari atau yang kita pahami atau bisa dari Al Quran atau hadits Rasul, misalnya

Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Allahumma ajirnii fii mushiibatii wakhluflii
khairan minhaa.

Sesungguhnya kita milik Allah, dan akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, dampingi aku dalam kemalangan, dan berilah ganti yang lebih baik dari padanya.” (HR. Ahmad dan Muslim)

Atau bisa dengan doa sehari-hari yang sudah kita hafal, misalnya doa:

(201). رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ…….

Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aahkirati hasanah wa qinaa ‘adzaabannar

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (Q.S. Al-Baqarah: 201)

Jadi semakin dekat kita dengan Allah semakin mudah kita mendapatkan pertolongan Allah. Semoga Allah menolong kita dari segala kesusahan dan kesulitan hidup. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

buku doa5

Red: citra

Editor: iman

836

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini