Doa Mohon Perlindungan Dari Fitnah Dajjal di Akhir Zaman

0
388
Dalam banyak literasi dan informasi Rasulullah, akhir zaman ditandai dengan muculnya Dajjal yang bermata satu. ( ilustrasi foto: pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Musibah seakan datang silih berganti menggungcang negeri ini. Belum selesai ujian pandemi Covid-19 atau virus corona, beberapa hari yang lalu negeri ini digemparkan dengan dentuman keras yang diduga berasal dari erupsi gunung anak Krakatau.

Namun pihak BMKG mengkonfirmasi bahwa suara dentuman itu bukan berasal dari aktivitas gunung anak Krakatau. Lalu dari manakah dentuman itu berasal?

iklan

Banyak yang mengaitkan asal dentuman keras yang terdengar di beberapa wilayah di Jakarta ini merupakan tanda turunnya imam mahdi, atau dajjal yang akan turun di akhir zaman. Sebagai seorang muslim tentu saja kita harus mengimani rukun iman yang ke-5, iman kepada hari akhir.

Ya, hari akhir pasti akan datang, ketika dunia dan seluruh kehidupan ini berakhir dan Allah hancurkan alam semesta beserta isinya. Namun tak ada seorang pun yang mengetahui kapan persis datangnya hari akhir. Bahkan Rasulullah sallalahu’alaihi wassalam pun tidak mengetahuinya.

Hal tersebut ditegaskan Allah dalam Surat al-A’raf ayat 187.

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ لا تَأْتِيكُمْ إِلا بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, “Kapan ter­­jadi?” Jawablah, “Sesung­­guhnya, pe­­ngetahuan ten­­tang­ Kiamat itu ada pa­da Tuhanku. Tidak ada seorang pun dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Allah. Kiamat itu sangat berat bagi makhluk yang ada di langit dan di bumi. Ia akan datang kepadamu secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepada­mu seakan-akan kamu menge­ta­huinya. Katakan (Muhammad), “Se­­sungguhnya, pengetahuan ten­tang hari Kiamat ada pada Allah, te­tapi kebanyakan manusia tidak me­ngetahui.” ( QS.Al A’raf: 187)

Tidak dapat dimungkiri bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman. Berbagai peristiwa telah mengisyaratkan bahwa bumi semakin tua. Cuaca semakin tidak menentu dan sulit diprediksi.

Berbagai bencana, seperti gempa bumi, gunung meletus, badai, dan banjir kerap terjadi di berbagai penjuru dunia.

Salah satu di antara tanda-tanda datangnya kiamat adalah munculnya “seseorang” yang disebut Dajjal. Tentang Dajjal ini, ada sejumlah hadits shahih yang di antaranya disampaikan oleh ‘Abdullah Bin ‘Umar (semoga Allah meridhoinya) yang mengatakan:

“Rasulullah Saw. berdiri di hadapan orang-orang, lalu memuji Allah sebagaimana layaknya, kemudian ia menyebut-nyebut Dajjal seraya mengatakan, ‘Sesungguhnya aku ingin mengingatkan kalian tentang Dajjal, dan tidak ada seorang nabi pun melainkan pasti ia mengingatkan kaumnya tentang itu. Tapi aku akan mengatakan apa yang tidak dikatakan oleh nabi mana pun kepada kaumnya: bahwa Dajjal itu picak (bermata satu) dan bahwa Allah tidaklah picak.’” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Membaca fakta terkait dengan makhluk yang satu ini tentunya membuat kita harusnya lebih waspada terutama terhadap fitnahnya yang mematikan. Beberapa ulama menyebutkan bahwa mayoritas pengikut Dajjal adalah mereka yang tidak memiliki furqon (kemampuan memilih antara hak dan batil).

Oleh karenanya, Rasulullah SAW memberi teladan kepada kita dengan berdoa kepada Allah SWT dari fitnah Dajjal.

Doa ini lebih sering diucapkan Rasulullah dalam tasyahud akhir menjelang salam, yaitu sebagai berikut:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

 Allahumma inni audzubika min ‘adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.

Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, dari fitnah kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah al-masikh ad-Dajjal (HR Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).

Semoga Allah menjadikan kita golongan orang-orang yang beriman hingga akhir hayat dan Allah jauhkan kita dari kejamnya fitnah di akhir zaman. [ ]

3

Red: Citra

Editor: Admin

922