Ingin Selamat Dari Wabah COVID-19?, Mari Ikuti Nasihat Nabi Berikut Ini

0
85
Saat masa virus merebak, jaga lisan, jangan mudah menyebar berita hoax. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Dalam situasi sulit seperti ini, ketika seluruh penjuru negeri dilanda wabah virus corona tau Covid-19 sebagai seorang muslim wajib hukumnya untuk bersabar.

Wabah Covid-19 besar pengarunya terhadap kehidupan kita, efek yang paling terasa ialah krisis ekonomi dan komunikasi sosial. Namun sebagai seorang muslim, wajib bagi kita untuk mendasari segala sesuatu dengan keimanan.

iklan

Seorang muslim harus yakin bahwa setiap ujian dan cobaan yang menimpanya, adalah takdir Allah. Sungguh Allah akan menguji kita dengan kebaikan dan keburukan untuk mengukur kadar keimanan kita.

Yakinlah bahwa Allah tak akan memberikan ujian di luar kemampuan kita. Ketika kita tak mampu Allah akan menolong kita. Sebagaimana Rasulullah meninggalkan wasiat atau nasihat agar kita selamat di dunia dan akhirat, termasuk saat menghadapi wabah Covid-19.

Saatnya kita banyak tangisi dosa, bukan banyak bicara. Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia katakan, “Wahai Rasulullah, apa itu keselamatan?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 1. Jaga lisanmu. 2. Tetaplah di rumahmu. 3. Tangisilah dosa-dosamu.

عن عقبة بن عامر رضي الله عنه قلتُ: يا رسولَ الله ما النَّجاةُ ؟ قال ﷺ ( أمسك عليك لسانك ، وليسعك بيتك ، وابْكِ على خطيئتك ) ~ صحيح الترمذي

[Hadits diriwayatkan oleh Tirmidzi, no. 2406, dinyatakan sahih oleh Syaikh Al-Albani.]

Ketika segala aktivitas dunia kita dibatasi dan dituntut untuk berdiam di rumah, maka manfaatkanlah waktu ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Tetaplah di rumahmu” artinya disuruh di rumah untuk menyibukkan diri dengan Allah, dekat dengan-Nya lewat ketaatan, juga bersendirian menjauh dari yang lain. (Tuhfah Al-Ahwadzi, 7:132)

Dalam Faidh Al-Qadir, yang dimaksud tetaplah di rumahmu dilakukan lebih-lebih di masa fitnah (ujian/ bala). Apa yang dimaksud di sini cocok sekali dengan keadaan saat virus menyebar yaitu untuk melakukan isolasi dan ada batasan bergaul dengan social distancing.

Ath-Thibiy katakan bahwa yang dimaksud “tangisilah dosamu” adalah sesalilah dosa-dosamu dengan menangisinya. Yakinlah bahwa musibah ini datang karena dosa kita yang begitu banyak dan kelalaian kita dari ibadah pada Allah.

Jadi nasihat yang dapat kita ambil dari hadits Nabi di atas ialah, saat masa virus merebak, jaga lisan, jangan mudah menyebar berita hoax. Jangan pula banyak mengeluh dan menunjukkan tidak setuju pada takdir Allah.

  1. Tetaplah di rumah, sesuai saran pemerintah.
  2. Perbanyak taubat dan istigfar

sumber: rumaysho.com

3

Red: citra

Editor: admin

922

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini