Social Distancing: Menjaga Jarak Antar Manusia, Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

0
1693
Social distance atau social distancing adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Demi menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivias di luar rumah.

Hal ini disebut juga dengan social distancing dengan meminimalisir hubungan sosial secara langsung. Social distance atau social distancing adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang.

iklan

Jika Anda harus berada di sekitar orang, jaga jarak dengan orang lain sekitar 6 kaki (2 meter). Akibatnya kegiatan belajar mengajar di sekolah hingga perguruan tinggi dilakukan secara online, para karyawan diberlakukan bekerja dari rumah atau work from home.

Sebagai seorang muslim tentu saja kita harus bisa mengambil hikmah dari musibah ini. Jika memang aktivitas kita dengan sesame manusia dibatasi, maka ini lah waktunya kita lebih mendekatkan diri kepada illahi.

Sejatinya menyebarnya wabah virus corona atau Covid-19 adalah suatu ujian yang Allah berikan kepada manusia di bumi. Sebagai seorang muslim yang beriman dan bertakwa sudah sepantasnya kita bersabar ketika diberikan ujian.

Saat musibah menimpa kita, sering kali kita terlalu fokus mengenai segala hal yang menimbulkan musibah tersebut dan bagaimana cara untuk menyelesaikannya.

Padahal, hal utama yang seharusnya terlintas di benak kita adalah kehadiran-Nya yang pasti akan selalu siap untuk menarik segala kesulitan yang kita dapatkan.

Social distancing bukan merupakan momentum yang harus dimanfaatkan untuk berlibur, bersantai atau bahkan arisan. Justru kita harus menjauhi segala aktivitas yang melibatkan banyak orang dalam berinteraksi.

Momentum ini sebaiknya kita manfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memohon perlindungan, serta memohon agar musibah ini segera berakhir. Sesungguhnya Allah yang menimpakan musibah ini kepada kita dan kepada-Nya lah kita akan kembali.

Lantas bagaimana kiat kita mendekatkan diri kepada Allah? Hal berikut ini bisa kita lakukan untuk mendekat dan semakin bertakwa kepada-Nya:

  1. Mengerjakan ibadah yang sunnah, setelah mengerjakan ibadah yang wajib.  Dengan inilah seseorang akan mencapai tingkat yang lebih mulia yaitu menjadi orang yang mendapatkan kecintaan Allah dan bukan hanya sekedar menjadi seorang pecinta.
  2. Terus-menerus mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik dengan hati dan lisan atau dengan amalan dan keadaan dirinya
  3. lebih mendahulukan kecintaan pada Allah daripada kecintaan pada dirinya sendiri ketika dia dikuasai hawa nafsunya.
  4. Merenungi, memperhatikan dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah. Begitu pula hatinya selalu berusaha memikirkan nama dan sifat Allah tersebut berulang kali.
  5. Menyendiri dengan Allah di saat Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir untuk beribadah dan bermunajat kepada-Nya serta membaca kalam-Nya (Al Qur’an). Kemudian mengakhirinya dengan istighfardan taubat kepada-Nya.
  6. Duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah dan bersama para shidiqin. Kemudian memetik perkataan mereka yang seperti buah yang begitu nikmat.
  7. menjauhi segala sebab yang dapat mengahalangi antara dirinya dan Allah Ta’ala.

Semoga kita senantiasa Allah lindungi dari segala penyakit dan marabahaya. Semoga Allah segera cabut musibah ini dari bumi kita. Aamiin. [ ]

3

Red: Citra

Editor: Admin

922