Gagal Pergi Umrah, Apakah Sudah Dicatat Amal Baik?

0
182
Sejumlah jamaah gagal umroh (foto: liputan6.com)

PERCIKANIMAN.ID— Assalamu’alaykum. Ust. Aam Amiruddin menanggapi keputusan Arab Saudi untuk menghentikan izin umrah beberapa negara termasuk Indonesia untuk waktu yang belum ditentukan. Bagaimana jika menanggapi hal ini, bolehkah kita kecewa? Apakah niat kita sudah dicatat amal shaleh? Terima kasih. (Fri by fb)

Wa.ssalamu’alaykum, Bapak ibu dan  sahabat-sahabat tercinta seperti yang kita ketahui bahwa sejak hari Kamis, 27 Februari 2020 Pemerintah Arab Saudi resmi menutup jamaah umrah dari Indonesia karena pertimbangan keamaan tersebarnya virus corona.

Tentu saja hal ini membuat sahabat yang hendak beribadah umrah ke tanah suci tidak nyaman dan kecewa akan hal ini. Apalagi banyak beberapa jamaah yang sudah sampai di Bandara, namun tidak bisa pergi karena hal ini. Saudara-saudara tercinta, percayalah bahwa niat Anda untuk menjadi tamu Allah, sudah dicatat pahalanya sebagai amal shaleh.

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya

Terkadang perasaan kita ini suka memberontak. Nah, di sinilah kita harus belajar menerima kenyataan. Pertama, kita harus yakin bahwa tisak ada musibah yang menimpa takdir kita kecuali atas takdir Allah. Allah berfirman dalam QS Al-Hadid ayat 22:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”

Jadi terimalah bahwa ini bagian dari takdir kita. Kedua, mari kita ambil hikmahnya karena dalam setiap peristiwa yang tidak menyenangkan yang terjadi kepada kita, boleh jadi di situ ada hikmah. Boleh jadi kita tidak menyukai, tapi ada hikmah kebaikan untuk kita.

Nah, saudara gagal berangkay umrah sekarang ini untuk waktu yang tidak ditentunkan, maka ini pasti membuat bapak dan ibu kecewa. Namun percayalah bahwa di balik itu ada hikmah.

و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Ketiga, sahabat sekalian yakinlah bahwa ketika kita berniat baik, amal saleh dan ternytata belum terwujud. Insya Allah dari niatnya saja tercatat sebagai amal saleh. Dalam QS An-Nisa ayat 124 Allah berfirman,

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun

Saudaraku tercinta, yang sudah berniat umrah, sudah ikut manasik, bahkan sudah siap berangkat, tapi belum diberikan kesempatan untuk pergi sekarang, maka tunggu lah sampai nanti Allah memberikan kita takdir yang baik. Percayalah bahwa semua pasti ada hikmahnya, terima dengan lapang hati dan yakinlah bahwa ini yang terbaik.

Semoga Allah memberkahi kita, memberi yang terbaik kepada kita. Semoga Allah melindungi kita dari pikira-pikiran yang buruk. Semoga Allah senantiasa menolong kita. Wallahu a’lam bishshawab. [ ]

5

Red: citra

Editor: iman

827

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini