Wabah Virus Corona Sampai di Indonesia: Azab atau Ujian?

0
158
Social distance atau social distancing adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID—Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 semakin membuat resah masyarakat dunia. Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China kini telah tersebar di berbagai negara-negara di Asia bahkan Eropa. Sampai saat ini setiap harinya ada ratusanbahkan ribuan orang positif Covid-19 di dunia. Tercatat hingga hari ini (11/03) ada 27 orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Mewabahnya virus ini berdampak besar terhadap beberapa aspek. Salah satunya ialah ditutupnya visa umrah bagi jamaah dari berbagai negara Asia termasuk Indonesia. Menanggapi hal ini maka semakin banyak orang bertanya apakah virus corona merupakan azab atau ujian dari Allah SWT?

Allah berfirman dalam QS. Al anbiya ayat 35:

iklan

 

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”

Dari firman Allah di atas, sudah jelas bahwa sebelum kita mati Allah akan menguji kita dengan kebaikan dan keburukan. Ternyata ada dua ujian di dunia ini, yaitu ujian kebaikan dan keburukan. Jika kita sedang dalam keadaan sehat itu adalah ujian kebaikan, sebaiknya jika kita dalam keadaan sakit itu adalah ujian keburukan.

Al-ankabut ayat 2-3

 

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

“Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”

Jadi apa pun yang terjadi dalam kehidupan ini adalah ujian, baik itu virus corona, bencana alam, kemiskinan, bahkan kekayaan dan kesuksesan pun adalah ujian. Ujian ini Allah berikan untuk melihat iman kita. Sesungguhnya Allah maha mengetahui iman kita, namun Allah ingin melihat seberapa kuat iman kita. Apakah dengan ujian ini iman kita akan rontok atau malah semakin kokoh?

Apabila kita ditimpa musibah apa pun baik itu kebangkrutan, penyakit atau wabah virus corona sebenarnya bagi seorang yang beriman adalah sebuah ujian. Memang banyak dampak dari mewabahnya virus corona ini. Banyak oran khawatir akan meluasnya penyakit ini. Akibatnya banyak negara yang juga menutup dan memperketat pintu masuk. Bahkan untuk sementara waktu ini, jamaah umrah dari Indonesia tidak diperbolehkan ke Arab Saudi.

Musibah apa pun yang sedang kita hadapi sekarang prinsipnya sebagai orang yang beriman ialah pertama bahwa ini memang ujian jika kita beriman. Apabila seseorang yang beriman dan dekat dengan Allah diberikan ujian, maka ia akan semakin dekat dan imannya bertambah kokoh. Jadi ujian ini supaya tampak mana orang-orang yang imannya kuat, mana orang-orang yang memiliki iman yang dusta.

Kita haru meyakini bahwa virus corona ini adalah ujian dari Allah untuk menyeleksi siapa di antara kita orang yang imannya kokoh dan siapa yang imannya dusta. Sebaliknya virus corona bisa menjadi azab bagi orang-orang yang jauh dari Allah SWT. Musibah yang menimpa itu bisa menjadi azab bisa juga menjadi ujian tergantung bagaimana kita menyikapinya. Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 216:

 كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Lalu Allah juga mengatakan dalam surat Al-Baqarah ayat 155-157, Allah juga menjelaskan bagaimana sikap seorang muslim dalam menghadapi musibah, yaitu dengan mengucapkan Innalillahi wa innaillahi rajiun. Namun kita juga harus berusaha dan berjuang menyelesaikan apa yang menjadi batu ujian kita. Apabila kita diuji dengan penyakit, maka berjuang untuk sembuh dengan berobat. Nah ujian kita sekarang adalah virus corona, maka tentu saja selain berdoa kita harus berusaha menjaga pola hidup sehat. Menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian mulut, mata, hidung karena boleh jadi kita tertular dengan casra hidup yang tidak sehat. Maka selain kita menguatkan iman dan berlindung dari Allah, kita pun harus mengikut apa yang menjadi arahan para ahli kesehatan. Sehingga kita dapat menjalani ujian virus corona ini dengan indah dan menjadi kebaikan serta hikmah dalam kehidupan ini.

Semoga kita terhindar dari segala hal-hal yang buruk, semoga saudara-saudara kita yang sudah terinfeksi virus corona diberikan kesabaran dan ketabahan serta disembuhkan. Semoga ujian ini dapat segera Allah cabut sehingga kita dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman. Semoga kita selalu dalm lindungan Allah SWT.

Sumber: Tausiyah Ust. Dr. Aam Amiruddin, M.Si