Waspada Corona, Arab Saudi Cabut Izin Umroh Sejumlah Negara

0
81
Mencergah Corona, Arab Saudi menghentikan izin umrah untuk waktu yang belum ditetapkan.(Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Virus Corona atau kini dikenal dengan Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara bahkan hingga 6 benua di dunia. Jumlah pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 semakin bertambah setiap harinya di berbagai negara. Akibatnya Arab Saudi memutuskan untuk menghentikan izin masuk dalam rangka ibadah umrah.

Media Arab Saudi, Arab News, yang dilansir Anadolu Agency, Kamis (27/2) melaporkan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa kebijakan penangguhan tersebut tidak hanya untuk calon jamaah umrah. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang ingin mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah. Visa bagi turis dari negara yang dianggap berisiko tinggi corona juga akan dihentikan sementara. Sehingga mereka akan ditolak masuk ke Arab Saudi.

Petugas kesehatan akan memeriksa di titik masuk dari mana asal negara turis. Langkah penting disebut akan diambil untuk mencegah penyebaran corona ke Arab Saudi. Saudi menegaskan, pembatasan ini bersifat sementara. Kebijakan ini akan ditinjau terus oleh lembaga kesehatan nasional. Kerajaan disebut mendukung upaya pencegahan virus corona menyebar. Warga negara Saudi juga telah diminta untuk pergi ke negara yang terdampak corona.

Sebanyak tujuh juta jamaah umrah datang ke Arab Saudi setiap tahunnya. Mayoritas jamaah tiba di bandara Jeddah dan Madinah. Sementara itu, tujuh orang warga negara Saudi positif terjangkit corona di Bahrain dan Kuwait. Menteri Kesehatan Bahrain mengatakan enam wanita asal Arab Saudi positif terjangkit virus corona.

Larangan umrah namun belum diterima Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (SAPUHI), Syam Resfiadi. Ia mengatakan belum mendapatkan informasi secara resmi berupa pengumuman langsung ke pemerintah Indonesia atau ke negara lain.

Menurutnya, pihaknya masih mendapatkan informasi itu dari berita di internet dan dari rekan-rekannya yang membaca pengumuman di sistem penyedia visa umrah elektronik (e-visa) Saudi. Ia mengatakan, proses pengajuan visa sementara ini ditunda, dan bahkan pengajuan yang sudah diproses pun terbatalkan.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa calon jamaah umrah yang telah mendapatkan visa dan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tetap masih boleh berangkat. Selama visa umrah  tersebut masih ada, maka jadwal pesawat akan masih tetap sesuai rencana keberangkatan.

Ia juga belum mendapat pengumuman pesawat tidak boleh terbang atau membatalkan penerbangannya ke Saudi. Sehingga, jamaah yang telah mendapatkan visa akan tetap berangkat sesuai jadwal.

sumber: republika.co.id

2
Red: Citra
Editor: Admin
922

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini