Adakah Amalan Khusus di Bulan Rajab? Begini Sunnahnya

0
504
Tidak ada riwayat hadits shahih yang menegaskan bahwa Rasulullah melaksanakan shalat atau puasa di bulan Rajab (Foto: Pixabay)
Tidak ada riwayat hadits shahih yang menegaskan bahwa Rasulullah melaksanakan shalat atau puasa khusus di bulan Rajab (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Bulan Rajab jatuh pada hari Selasa, 25 Februari 2020. Artinya hari ini kita sudah memasuki bulan rajab. Pada bulan ini terdapat suatu peristiwa bersejarah bagi umat muslim, yaitu isra’ miraj pada tanggal 27 Rajab. Pada peristiwa ini Allah memerintahkan umat muslim melalui Nabi Muhammad untuk melaksanakan shalat 5 waktu.

Bulan Rajab juga termasuk ke dalam bulan haram, artinya bulan yang diistimewakan. Dalam Islam, terdapat empat  bulan haram, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Lalu adakah amalan seperti shalat atau puasa yang dikhususkan di bulan Rajab?

iklan

Tidak ada satu shalat pun yang dikhususkan pada bulan Rajab, juga tidak ada anjuran untuk melaksanakan shalat Roghoib pada bulan tersebut. Shalat Roghoib atau biasa juga disebut dengan shalat Rajab adalah shalat yang dilakukan di malam Jum’at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya.

Namun hadits yang menerangkan tata cara shalat Roghoib dan keutamaannya adalah hadits maudhu’ (palsu). Ibnul Jauzi meriwayatkan hadits ini dalam Al Mawdhu’aat (kitab hadits-hadits palsu).

Ibnul Jauziy rahimahullah mengatakan, “Sungguh, orang  yang telah membuat bid’ah dengan membawakan hadits palsu ini sehingga menjadi motivator bagi orang-orang untuk melakukan shalat Roghoib dengan sebelumnya melakukan puasa, padahal siang hari pasti terasa begitu panas.

Namun ketika berbuka mereka tidak mampu untuk makan banyak. Setelah itu mereka harus melaksanakan shalat Maghrib lalu dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Raghaib.

Padahal dalam shalat Raghaib, bacaannya tasbih begitu lama, begitu pula dengan sujudnya. Sungguh orang-orang begitu susah ketika itu. Sesungguhnya aku melihat mereka di bulan Ramadhan dan tatkala mereka melaksanakan shalat tarawih, kok tidak bersemangat seperti melaksanakan shalat ini?!

Namun shalat ini di kalangan awam begitu urgent. Sampai-sampai orang yang biasa tidak hadir shalat Jama’ah pun ikut melaksanakannya.” (Al Mawdhu’aat li Ibnil Jauziy, 2/125-126)

Sama halnya dengan puasa khusus di bulan Rajab. Tidak ada anjuran maupun hadits yang memerintakan untuk berpuasa secara khusus di bulan Rajab. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat mengenai hal ini”.

Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa banyak berpuasa di bulan Sya’ban.

Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban, jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan.

Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab, maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho’if) bahkan maudhu’ (palsu). Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu’ (palsu) dan dusta.”(Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291)

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa tidak ada amalan khusus di bulan Rajab, baik puasa maupun shalat. Tidak ada riwayat hadits shahih yang menegaskan bahwa Rasulullah melaksanakan shalat atau puasa di bulan Rajab.

Sejatinya datangnya bulan Rajab menandakan bahwa kita semakin dekat dengan bulan Ramadhan. Dengan demikian kita juga harus lebih mempersiapkan diri menuju bulan suci Ramadhan. Adapun doa yang dibaca Nabi sallalahu’alaihi wassalam saat memasuki bulan Rajab:

أللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان

Allahumma barik lana fi rajaba wa sya’bana wa balighna Ramadhana.

Ya Allah, berkailah umur kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah (umur) kami hingga bulan Ramadhan.”

Sumber: muslim.or.id

3
Red: Citra
Editor: Admin
922