Agar Istiqomah Dalam Taubat dan Hijrah, Ini Yang Harus Dilakukan

0
267
khusnuzan itu wilayanya ada 3, khusnudzan kepada Allah, Khusnudzan kepada diri sendiri, dan Khsunudzan kepada orang lain. (Foto:Pixabay)
khusnuzan itu wilayanya ada 3, khusnudzan kepada Allah, Khusnudzan kepada diri sendiri, dan Khsunudzan kepada orang lain. (Foto:Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – – Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya merasa banyak dosa dengan masa lalu yang kurang baik. Saya sendiri sudah sadar dan ingin taubat dan berhijrah serta memperbaiki diri. Bagaimana caranya agar taubat kita diterima Allah? Mohon nasihat dan penjelasannya. Terima kasih. ( Del via fb )

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Tentu saja setiap orang mempunyai masa lalu yang bisa jadi tidak baik. Tetapi yang terpenting adalah bukan masa lalunya melainkan bagaimana seseorang menatap dan melangkah ke masa depan dengan lebih baik lagi.

Apa yang Anda akan lakukan tentu sebuah tekad dan niat yang mulia. Menyadari kesalahan dan ingin bertaubat serta memperbaiki diri lebih baik lagi serta menjadi pribadi yang bertakwa.

Untuk bertaubat dan hijrah dari masa lalu yang tidak baik tentu saja Anda butuh tekad yang kuat. Hijrah itu pindah dari hal yang buruk ke hal yang baik. Maka, yang dibutuhkan sebagai modal utama adalah tekad yang kuat. Kan ada saja orang yang berhijrah, tapi balik lagi kepada kemaksiatan. Jadi, yang namanya hijrah kepada kebaikan atau bertaubat itu dimulai dari tekad yang kuat.

Tekad yang kuat inilah yang akan membuat anda tahan banting dan sabar menghadarpi berbagai goncangan. Oleh sebab itu Allah berfirman dalam QS Al-Ahqaf ayat 13-14:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.”

أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

Nah jadi penting dalam bertaubat atau dalam memperbaiki diri atau dalam berhijrah menuju kebaikan itu adalah tekad yang kuat yang kemudian diwuduhkan dalam sikap kita yang istiqamah. Tentu saja istiqamah ini tidak mudah, tapi pahalanya juga besar.

Jadi jika kita mau bertaubat yang kita butuhkan pertama ialah tekad yang kuat. Kedua ialah istiqamah yang kita dapatkan dari kuatnya tekad kita. Ketiga ialah kita harus selalu mencari energi agar kita kuat dengan cara belajar, mendengar kajian, mendatangi majelis taklim. Sebagaimana hadits riwayat Muslim, Rasulullah bersabda

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَ الْجَنَّةِ ى

“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga” ( HR. Muslim )

Ini artinya kalau kita ingin bersungguh-sungguh bertaubat dan istiqamah serta tahan banting dan tahan ujian, kita perlu energi. Nah, energi supaya Anda kuat itu, datanglang ke majelis ilmu. Nasihat itu sangat penting untuk menguatkan jiwa kita. Buka hati dan pikiran Anda, buka mata dan telinga untuk mendengarkan nasehat-nasehat yang ada di dalam Quran dan Sunnah.

Selanjutnya ialah carilah sahabat yang satu pemikiran dan niat dengan kita. Oleh karena itu Nabi Ibrahim berdoa dalam QS Asy-Syuara ayat 83

 

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ

“(Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,”

Ternyata Nabi Ibrahim As mengajarkan kepada kita doa yang amat indah. Berarti jika kita ingin hijrah dan taubat teman itu memengaruhi. Kalau Anda ingin bertaubat dari gossip atau ghibah, ya jangan bergaul dengan orang-orang yang suka ghibah. Pertemanan itu sangat penting.

Dan yang terakhir adalah Anda harus selalu berdoa kepada Allah agar hati kita tidak dipalingkan. Sebab yang namanya hijrah atau meninggalkan masa lalu pasti akan banyak godaan dan cobaan.

Banyak teman yang mendukung Anda berhijrah namun pastinya ada juga teman yang membujuk untuk kembali. Untuk itu diperlukan keteguhan hati dan tekad yang buat. Salah satunya dengan banyak berdoa dan memohon kepada Allah untuk diberikan keteguhan hati, tidak mudah berpaling ke perbuatan lama.

Yakinlah dengan bertaubat dan hijrah atau meninggalkan masa lalu Allah akan memberikan jalan hidup yang lebih baik lagi.Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau alamat email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

5

Red: citra

Editor: iman

930

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini