Saudi Daftarkan Kaligrafi Arab Sebagai Warisan Budaya ke UNESCO

0
61
Saudi Daftarkan Kaligrafi Arab Sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO (Foto:Pixabay)
Saudi Daftarkan Kaligrafi Arab Warisan Budaya Tak Benda UNESCO (Foto:Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID— Kementerian Kebudayaan Saudi menyelenggarakan lokakarya dan pertemuan koordinasi untuk mendaftarkan kaligrafi arab sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO di Riyadh Ahad(2/2/2020).

Kaligrafi Arab adalah salah satu bentuk seni tulis paling kuno dan dihargai di dunia. Di beberapa negara Islam khususnya, praktik menulis kaligrafi telah memudar, tetapi dalam budaya Arab, tradisi yang berusia lebih dari dua ribu tahun ini tetap hidup dan dihargai.

Kaligrafi adalah tulisan seni yang paling indah dari berbagai macam seni rupa Islam. Kaligrafi juga merupakan alat untuk pelestarian Al-Quran. Kaligrafi berasal dari kata Latin ”kalios” yang berarti indah dan, ”graph” yang berarti tulisan atau aksara. Pada hakikatnya kaligrafi adalah kepandaian menulis indah, atau tulisan yang indah. Bahasa Arab sendiri menyebut khat yang berarti garis atau tulisan indah.

16 negara arab berpartisipasi dalam rapat lima hari itu yang bermitra dengan Arab League Educational, Cultural and Scientific Organization (ALECSO).

Langkah ini akan memperkuat keberadaan seni kaligrafi arab dalam forum dan konferensi lokal maupun internasional.

Kementerian Kebudayaan Saudi menugaskan Saudi Heritage Preservation Society yang merupakan lembaga pelestarian warisan Arab Saudi untuk mengelola arsip ini yang bekerja sama dengan komite pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan nasional Saudi untuk menyerahkannya kepada UNESCO.

Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Saudi, Hattan bin Mounir bin Samman mengatakan, kaligrafi arab memiliki nilai yang luar biasa karena sejarahnya yang panjang dan keunikannya sebagai salah satu aspek terkaya identitas budaya arab dan Islam.

Arab Saudi telah berhasil mendaftarkan tujuh item pada Daftar Warisan Budaya Tak Benda kepada UNESCO. Di antaranya elang dan pohon palem.

Sumber: muslim.okezone.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini