Cara Mengatasi Cemas dan Ketakutan Sesuai Anjuran Islam

0
79
Cara Mengatasi Cemas dan Ketakutan Sesuai Anjuran Islam (Foto:Pixabay.com)
Cara Mengatasi Cemas dan Ketakutan Sesuai Anjuran Islam (Foto:Pixabay.com)

PERCIKANIMAN.ID— Di zaman yang semakin berkembang ini, kesehatan mental menjadi salah satu isu yang kini hangat diperbincangkan. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami tekanan hingga memasuki stres dan depresi. Idealnya seseorang yang mengalami gangguan mental tahap lanjutan akan menemui psikolog atau psikiater untuk berobat. Namun, ada beberapa tips spiritual untuk mengatasi gejala-gejala seperti ketakutan berlebih atau cemas.

Dilansir di About Islam, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa cemas dan stres menjalani kehidupan ini. Tidak hanya dengan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan masalah tersebut, namun secara spiritual ada beberapa langkah yang bisa diterapkan.

Satu yang perlu diingat, Islam menjadi agama yang luar biasa dengan menegaskan bahwa realitas itu keras, namun dapat memberikan solusi kenyamanan di saat yang sama. Islam mengajarkan keseimbangan dalam hidup, termasuk saat menghadapi masalah dengan percaya pada Allah SWT, serta tidak perlu terobsesi dengan apa yang tidak dapat dikendalikan.

Berikut merupakan beberapa cara  mengatasi kecemasan dan stres menurut kerangka Islam

  1. Memahami penderitaan

Menyaksikan situasi yang mengerikan, seperti bencana alam dan pergolakan politik dapat mendorong siapapun untuk merasa cemas. Namun, harus dipahami penderitaan tersebut sebenarnya memiliki peran tersendiri.

Kapan terakhir kali Anda bertemu atau mendengar seseorang dengan kebijaksanaan dan kedamaian yang tidak pernah melawatkan perjuangan apa pun? Kapan terakhir kali Anda bertemu atau mendengar tentang seseorang yang tidak tahu berterima kasih dan tidak berjuang atau bekerja untuk apa pun?

Mereka yang bijaksana dan tenang seringkali adalah orang-orang yang telah melewati penderitaan luar biasa. Dari sana, mereka menggunakannya sebagai alat untuk belajar dan melakukan perubahan besar. Sebagai contoh adalah Nelson Mandela, Bunda Theresa, serta setiap Nabi, orang-orang yang telah mengalami penderitaan dan mengambilnya sebagai seuatu untuk belajar, serta kesempatan berbuat baik.

  1. Fokus pada orang lain

Begitu memahami penderitaan ada di dunia karena suatu alasan. Kita dapat mulai melihatnya sebagai tawaran pekerjaan. Allah SWT telah menunjuk kita untuk menjadi agen moral di dunia ini, seperti menjadi aktivis untuk masyarakat yang lebih baik.

Nabi Muhammad SAW berkata filantropi adalah penangkal fantastis kecemasan dan stres, bahkan jika kecemasan dan stres itu menyangkut kehidupan pribadi. Menjadi sukarelawan dan memberi kepada orang lain memungkinkan kita untuk menempatkan segala sesuatu dalam perspektif.

Memahami dan membantu meringankan penderitaan orang-orang dapat mengurangi kecemasan dan stres, dengan mengetahui kita telah melakukan sesuatu yang berarti. Tak hanya itu, ada imbalan yang dijanjikan secara tidak langsung apa pun hasilnya.

  1. Mengenal Allah SWT

Memahami ada kekuatan yang lebih tinggi dan mengendalikan alam semesta serta segala yang ada di dalamnya dapat memberi rasa bahagia dalam diri seseorang yang merasa bahwa banyak hal yang tdak dapat dengan mudah dikendalikan.

Oleh karena itu, kita dapat melepaskan kecemasan dan menyerahkan segalanya Allah SWT. Bahkan, sekalipun belum dapat melihat hikmah di balik sesuatu yang terjadi, ketahiuilah bahwa seorang Muslim harus mengimani Al-Quran adalah rencana Allah SWT.

  1. Shalat lima waktu

Menciptakan rutinitas telah lama menjadi saran medis untuk memerangi stres dan kecemasan. Tetapi, sejak lebih lama hal itu telah menjadi instruksi dari Allah SWT, sebagaimana dituliskan dalam Al-Quran

Shalat wajib 5 waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Rutinitas shalat lima waktu yang diperintahkan Allah SWT untuk kita lakukan adalah rutinitas terbaik. Itu bisa menjadi titik jangkar di zaman kita untuk meninggalkan semua stres dan kecemasan. Kita dapat menyerahkan diri kepada Allah SWT yang mengendalikan semua hal.

Sumber: republika.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini