Seperti Virus Corona, Wabah Penyakit juga Terjadi pada Zaman Nabi. Begini Cara Menghadapinya

0
451
PERCIKANIMAN.ID— Wabah Virus Corona menggegerkan dan meresahkan dunia dengan penyebarannya yang berawal dari Wuhan, Tiongkok.

Virus Corona yang dikenal juga dengan 2019-nCoV kini menjadi masalah kesehatan dunia. Berbagai negara sudah menutup seluruh aksesnya dari dan ke Tiongkok. Virus ini berasal dari kota Wuhan, Tiongkok. Kini kota tersebut juga telah diisolasi agar penyebaran virus ini tidak semakin mewabah. Wabah penyakit terjadi juga di zaman Rasulullah SAW meski bukan virus corona. Wabah tersebut ialah penyakit kusta yang menular dan mematikan sebelum diketahui obatnya. Nabi memerintahkan tidak dekat-dekat atau melihat orang yang terkena penyakit ini.

Rasulullah SAW juga pernah memperingatkan umatnya untuk tidak berada dekat wilayah yang sedang terkena wabah.

iklan

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

Artinya: “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (H.R. Bukhari)

Selain kusta, di zaman Rasulullah juga pernah terkena wabah di masa hijrah ke Madinah. Saat itu situasi Madinah dikatakan sangat buruk dengan air yang keruh dan penuh wabah penyakit

Menghadapi situasi tersebut, Rasulullah SAW meminta pengikutnya untuk sabar sambil berharap pertolongan dari Allah SWT. Seperti diceritakan Aisyah, mereka yang bersabar dijanjikan syahid.

Dalam hadist juga disebutkan janji surga dan pahala bagi yang bersabar saat menghadapi wabah penyakit.

‏ الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Kematian karena wabah adalah surga bagi tiap muslim (yang meninggal karenanya). (H.R. Bukhari)

Wabah penyakit sejatinya tidak pernah diharapkan muncul hingga mengakibatkan kekhawatiran apalagi kematian. Namun selalu ada alasan yang mengakibatkan wabah penyakit muncul dengan dampak yang tidak bisa diperkirakan.

Menghadapi kondisi ini, yuk kita mengamalkan doa seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam berbagai hadist.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ

Arab latin: Allahumma inni a’udhu bika minal-barasi, wal- jununi, wal-judhami, wa min sayyi’il-asqami’

Artinya: “Ya Allah, aku mencari perlindungan kepadamu dari kusta, kegilaan, kaki gajah, dan penyakit jahat. (H.R. Abu Daud)

Hadist yang diriwayatkan Anas bin Malik tersebut mendapat kategori shahih. Selain berdoa kepada Allah, tentu kita harus berusaha mencegah agar penyakit ini tidak menyerang kita atau keluarga terdekat.

Sesuai saran pemerintah, untuk mencegah infeksi virus corona sebaiknya selalu menggunakan masker saat beraktivitas. Selain itu jaga kebersihan dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Langkah selanjutnya adalah segera ke dokter bila terjadi penurunan fungsi tubuh, terutama jika baru pulang dari Wuhan atau Tiongkok.

Sumber: detik.com