Balita dan Anak Main Gadget? Ini Jumlah Waktu Yang Ideal Menatap Layar

0
304
Pendidikan sesks adalah sebuah kewajiban yang harus diberikan setiap orangtua kepada anak-anaknya. (Foto: Pixabay)

PERCIKANIMAN.ID – –  Memasuki masa liburan, orang tua semakin sukar membatasi  waktu layar untuk balita dan anak-anak. Ayah dan bunda perlu memberikan pengertian serta pengalihan agar frekuensi menonton televisi atau akses gawai anak tidak berlebihan.

 

iklan

 

Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) rilisan April 2019, anak di bawah dua tahun sebaiknya tidak dibiarkan menonton TV atau mengakses gawai sendirian. Rekomendasi waktu layar anak berusia dua sampai empat tahun hanya kurang dari satu jam.

 

 

Dikutip dari laman Made for Mums akhir tahun lalu, akar dari Royal College of Pediatrics and Child Health di Inggris pun mengungkap dampak negatif waktu layar yang berlebihan.

 

 

Beberapa efek buruknya yakni gaya hidup pasif dan penyakit terkait obesitas. Tidak heran kondisi itu membuat para orang tua cemas.

 

 

 

Studi yang digagas para periset asal Kanada mengungkap temuan bahwa waktu layar berlebihan membuat anak-anak tumbuh dengan kesulitan mengembangkan keterampilan sosial dan bahasa. Penelitian itu sudah terbit dalam jurnal JAMA Pediatrics pada Januari 2019.

 

 

 

Hasilnya menunjukkan, rata-rata anak dua tahun yang menjadi peserta penelitian menghabiskan waktu layar 17 jam sepekan. Rata-rata anak usia tiga tahun 25 jam sepekan dan anak lima tahun 11 jam sepekan karena mulai masuk ke taman kanak-kanak.

 

 

 

Artinya waktu mengakses layar seperti TV, komputer, tablet, perangkat gim, atau lainnya bisa ditekan dengan mengalihkan anak melakoni aktivitas lain.

 

 

Ini penting karena studi lain oleh Universitas Oxford meninjau pula efek akses gawai berlebihan terhadap kualitas tidur anak.

 

 

Orang tua perlu tegas menetapkan aturan dan ikut disiplin melakukannya. Pastikan tidak ada ponsel di tempat tidur atau waktu makan. Sibukkan anak dengan permainan bebas gawai yang menyenangkan atau berjalan-jalan ke taman bersama keluarga dan teman.

 

 

 

Gawai tidak perlu sepenuhnya disingkirkan. Bagaimanapun, tayangan televisi dan internet masih berguna untuk edukasi. Anak bisa membaca buku elektronik, mendengarkan podcast, belajar bahasa, dan melihat dunia luas. [ ]

 

Sumber: republika.co.id

 

 

 

4

Red:admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

985

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikan_iman.id

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini