Menabrak Kucing Akan Membawa Sial? Ini Penjelasannya

0
526

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya ingin bertanya apakah berdosa kalau kita menabrak kucing sampai mati padahal tidak sengaja? Benarkah harus dikafani sebelum di kubur? Benarkah menabrak kucing akan terus membawa sial? Mohon penjelasannya. ( Nuy via fb )

 

iklan

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Mau menabrak kucing, anjing, ayam pokoknya tidak ada dosa untuk sesuatu yang kita tidak sengaja. Bahkan menabrak orang juga tidak berdosa kalau secara tidak sengaja.

 

 

 

Hanya orang yang bersangkutan harus berpuasa selama 2 bulan secara terus menerus sebagai bentuk kifarat atau hukuman atau denda. Dalam penjelasan Al Quran yang cukup panjang Allah Swt berfirman,

 

 

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَنْ يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَأً ۚ وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ إِلَّا أَنْ يَصَّدَّقُوا ۚ فَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

 

 

“Tidak patut seorang beriman membunuh orang beriman lainnya, kecuali karena tidak sengaja. Siapa pun yang membunuh seorang beriman karena tidak sengaja, hendaklah ia memerdekakan seorang hamba sahaya beriman serta membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarga yang terbunuh itu, kecuali jika keluarga yang terbunuh membebaskan pembayaran. Jika yang terbunuh itu dari kaum yang me-musuhimu, padahal ia orang beriman, hendaklah yang membunuh memerdekakan hamba sahaya beriman. Jika yang terbunuh itu dari kaum kafir yang ada perjanjian damai antara mereka dan kamu, hendaklah yang membunuh membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarga yang terbunuh serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Jika tidak mendapatkan hamba sahaya, hendaklah yang membunuh berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tobat kepada Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana..” (QS. An Nisa: 92)

 

 

 

Artinya supaya dia sadar betul bahwa apa yang dia lakukanya itu menghilangkan nyawa seseorang ialah perbuatan yang betul-betul harus ia sesali. Jadi kalau ada orang yang menabrak orang lain secara tidak sengaja sampai meninggal, maka dia sebenarnya kena kifaratnya itu puasa selama dua bulan secara terus menerus.

 

 

Sayangnya hal ini sering dilupakan bahwa bagi orang Islam kalau kita membunuh orang secara tidak sengaja apakah itu bentuknya menabrak atau salah menembak sebenarnya bukan hanya harus diproses secara hukum negara, tetapi harus menjalankan kifarat. Banyak orang yang masih tidak tahu tentang hal ini.

 

 

Kemudian kalau kita tidak sengaja menghilangkan nyawa binatang baik itu kucing, anjing, kambing, atau ayam itu tidak ada sanksi apa pun kecuali kita mengganti kepada yang memilikinya. Jadi kalau saya menabrak kambing, jangan lari begitu saja, tapi saya berhenti lalu menanyakan kepemilikan kambing tersebut.

 

 

Nah lalu kita ganti seharga kambing tersebut. Jika kambing itu harganya 3 juta, maka saya harus mengganti dengan uang sebesar 3 juta. Namun, apabila pemiliknya menawarkan harga yang lebih tinggi dari harga binatang tersebut di pasaran maka boleh untuk melakukan negosiasi.

 

 

Jadi kalau kita menabrak binatang ternak kewajiban kita hanya mengganti sebesar harga binatang ternak tesebut. Kalau kita menabrak kucing tidak ada dosa apa-apa. Namun, boleh jadi ada yang harus mengganti. Kan kucing juga ada berbagai macam, ada kucing kampung yang liar atau yang tidak ada kepemilikannya kepemilikan.

 

 

Jika Anda menabrak kucing peliharaan, maka Anda tetap harus bertanggung jawab kepada orang pemilik kucing atau binatang piaraan lainnya tersebut. Kalau dia minta ganti rugi maka Anda harus memenuhinya sebagai perwujudan akhlak seorang muslim yang bertanggung jawab. Sesuai kewajaran dan kesanggupan Anda.

 

 

 

Prinsipnya secara agama tidak ada dosa atau keharusan seperti kalau menabrak kucing harus diperlakukan secara khusus, harus dikafani sebelum dikuburkan bahkan harus dihitung bulunya, itu semua mitos.

 

 

 

Selain itu juga ada mitos bahwa kalau kita menabrak kucing akan celaka atau sial itu juga termasuk mitos. Tidak ada perlakukan khusus terhadap kucing yang mati, tidak perlu dishalatkan, dikafani, dimandikan dan sebagainya.

 

 

 

Namun, tetap sebaiknya dikuburkan agar bangkainya tidak bau dan timbul jijik pada orang lain. Selain itu juga tidak ada ritual khusus bagi yang menabraknya. Ambil hikmahnya bahwa Anda harus hati-hati menjalankan kendaraan.  Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

4

Red: citra

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

883

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau  email: [email protected]  atau inbox melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikan_iman.id

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman