Hidup Terasa Sempit dan Penuh Ujian ? Coba Panjatkan Doa Ini

0
744

Assalamu’alaykum. Pak Aam, mohon maaf bukan saya mengeluh tetapi ingin nasihat dan pencerahan. Saya merasakan ujian dan cobaan hidup yang bertubi-tubi. Satu masalah selesai, datang masalah baru bahkan kadang ada masalah yang belum selesai, sudah muncul masalah lain. Saya tidak sebutkan karena  mungkin terlalu banyak. Saya sudah berusaha untuk sabar dan berdoa namun sepertinya belum menjadi solusi. Apakah ini terkait masa lalu saya yang kelam? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih ( Bel via fb )

 

iklan

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah.  Tentu kita semua paham dan sadar bahwa setiap orang mempunyai masa lalu, baik itu buruk atau yang baik. Terkait masa lalu yang buruk, setidaknya ada tiga resep yang bisa digunakan atau dilakukan.

 

 

Pertama, bertaubat dan berdoa kepada Allah.

Setelah mengetahui dan sadar bahwa apa yang Anda lakukan adalah salah dan buruk maka segeralah bertaubat dan memohon ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Sebesar apa dosa dan seburuk apa masa lalu Anda, maka ketika Anda bertaubat dan dan memohon ampun kepada Allah, sesungguhnya Ia Maha Pengampun dan penerita taubat.

 

(53). قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

 

“Katakan, “Hai, hamba-hamba-Ku yang pernah terjerumus dosa! Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni semua dosa-dosanya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” ( QS.Az-Zumar: 53)

 

 

Inilah ayat dan kabar gembira bagi kita semua, bahwa kita dilarang untuk berputus asa dari rahmat Allah. Optimis bahwa Allah akan menghapus dan mengampuni kesalahan kita, asal ditaubati dan disesali.

 

 

Kedua, tinggalkan dan jangan ulangi.

Orang yang baik itu bukan berarti ia tidak pernah berbuat salah, melainkan ketika berbuat salah dan dosa maka ia segera meninggalkannya dan tidak mengulangi lagi. Salah satu ciri taubatan nasuha atau yang bersungguh-sungguh  ialah ia tidak kembali pada masa lalunya.

 

 

Ketiga, tutup masa lalu dengan perbuatan atau amal baik secara istiqomah atau kontinu.

Masa lalu sudah lewat, masa depan belum pasti maka maksimalkan kesempatan hari ini atau saat ini dengan amalan shalih. Masa lalu bisa jadi hanya Anda yang tahu atau ada orang lain yang tahu maka ubahlah masa lalu yang buruk tersebut dengan perbuatan baik dan amal shalih secara kontinu.

 

 

Perubahan itu dimulai dari yang kecil maka jangan sepelekan dengan amal shalih yang kecil karena kalau dilakukan dengan istiqomah maka itu bisa menjadi amal yang besar. Teruslah berbuat baik dan jangan ingat masa lalu yang suram.

 

Kemudian terkait dengan ujian, yang Anda sebutkan bertubi-tubi maka sesungguhnya manusia itu akan diuji oleh Allah dengan berbagai ujian hidup. Ujian adalah ketetapan Allah yang pasti terjadi bagi setiap manusia khususnya orang-orang yang berimanan (muslim). Dalam Al Quran Allah Swt sendiri tegaskan,

 

(155). وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Kami (Allah) pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, “ (QS.Al Baqarah: 155)

 

Kemudian dalam ayat lain Allah juga berfirman,

 

لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

 

“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan”  ( QS.Ali Imran: 186 )

 

 

Jadi yang namanya ujian atau cobaan itu bukan hanya sesuatu atau keadaan yang menyusahkan atau tidak menyenangkan saja tetapi semua hal. Orang miskin diuji dengan kekurangan hartanya, orang kaya diuji dengan kekayaannya bagaimana ia bersyukur dan membelanjakan harta tersebut.

 

 

Lalu bagaimana menjalani ujian atau cobaan tersebut? Agar dalam menjalani ujian atau menghadapi cobaan tersebut bernilai ibadah maka Allah dan Rasul-Nya telah memberikan petunjukan yakni dengan sabar dan salat,

 

(153). يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

 

Hai, orang-orang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Sesungguh-nya, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS.Al Baqarah: 153)

 

 

Diantara kesabaran dan selesai shalat maka kita diperintahkan untuk berdoa kepada Allah jalan keluar terbaik atas segala ujian hidup. Dalam perihal menjalani berbagai cobaan yang berat dan takdir yang buruk, Rasulullah Saw mengajarkan sebuah doa yang bisa kita panjatkan kepadaAllah. Seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, doanya bisa sebagai berikut:

 

الَّلُهُمَّ إِنِّي أَعُوذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَ دَرَكِ الشَّقَاءِ وسُوْءِ القَضَاءِ وَ شَمَاتَةِ الُأَعْدَاءِ

 

Allahumma inni a’uudzu bika min jahdil balaa-i wa darokisy syaqoo-i wa suu-il qodhoo-i wa syamaatatil a’daa-i

 

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keadaan yang berat dan dari kesengsaraan dari keadaan yang beratburuknya takdir dan kegembiraan musuh atas bencana yang menimpaku”. (HR. Bukhari)

 

 

Demikian beberpa panduan dalam menjalani ujian dan cobaan hidup seperti yang diperintahkan Allah dan dicontohkan Rasulullah. Jadi menurut saya, apa yang Anda lakukan sudah benar yakni bertaubat, sabar dan ikhtiar serta doa maka yang perlu adalah Anda terus lakukan dan jangan putus asa. Yakinlah bahwa dibalik ujian hidup ada hikmah besar yang menjadi rahasia Allah yang insya Allah akan Anda dapatkan dikemudian hari. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait dengan doa dan tuntunannya ini Anda dan bapak ibu serta sahabat sekalian bisa baca buku saya yang berjudul “DOA ORANG-ORANG SUKSES”. Di dalamnya ada contoh-contoh doa berikut dalil atau sumbernya serta tata cara berdoa agar dikabul Allah Swt. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

 

buku doa

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

981

Sampaikan pertanyaan Anda melalui WA: 081281818177 atau  email: [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikan_iman.id

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman