Suami Istri Berjauhan, Kalau Melakukan Video Call Sex Boleh atau Terlarang ?

0
42

Assalamu’alaykum. Pak Aam, mohon maaf jika pertanyaan saya kurang berkenan. Saya seorang PNS yang sedang bertugas di luar pulau, sementara istri saya di pulau Jawa. Saya belum bisa mengajak istri karena satu dan lain hal sehingga belum bisa secara rutin bertemu. Mohon maaf terkait kebutuhan biologis, apakah boleh ketika video call sesekali melakukan hubungan intim jarak jauh? Mohon penjelasan dan nasihatnya. ( W via email )

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Tentu saja tidak ada masalah. Video call sex selama dengan istri maka tidak ada masalah, bahkan mau lewat telepon pun tidak ada masalah. Allah berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 223:

 

 

 

نِسَاؤُكُمْحَرْثٌلَكُمْفَأْتُواحَرْثَكُمْأَنَّىٰشِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوالِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَاتَّقُوااللَّهَوَاعْلَمُواأَنَّكُمْمُلَاقُوهُ ۗ وَبَشِّرِالْمُؤْمِنِينَ

 

 

Istri-istrimu itu seperti ladang bagimu, maka datangi ladangmu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Peliharalah hubungan suami istri yang baik untuk kebaikan dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Sampaikan kabar gembira kepada orang yang beriman. “ ( QS.Al Baqarah: 223)

 

 

Ayat  ini menggunakan bahasa yang santun dan sangat ilustratif. Artinya selama itu dengan istri, suami atau pasangan sah apa pun boleh dilakukan. Akan tetapi  yang dilarang atau diharamkan  itu cuma satu yaitu anal sex atau hubungan intim lewat anus.

 

Jadi haram hukumnya Anda menggauli istri Anda lewat anus (dubur). Hal ini seperti ditegaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam, yang bersabda,

 

مَلْعُونٌ مَنْ أَتَى امْرَأَةً فِى دُبُرِهَا

 

Benar-benar terlaknat orang yang menyetubuhi istrinya di duburnya.” (HR. Ahmad)

 

 

Di samping itu silakan saja mau lewat telpon atau video dan itu dilakukan karena kondisi Anda tidak mungkin dilakukan tiap saat dan dalam keadaan darurat. Dan ini bisa jadi salah satu cara Anda untuk menghindari zina.

 

 

 

Namun demikian, sebelum melakukan hal tersebut hendaknya Anda dan istri pastikan melakukan ditempat yang aman atau kamar pribadi yang tertutup rapat. Selain itu pastikan juga telepon Anda atau istri dalam keadaam aman, tidak disadap, tidak dikloning dan hanya Anda berdua yang tahu.

 

 

 

Sebab, jika sampai tersebar secara umum atau ada orang lain yang tahu tentu dampak atau madlorotnya jauh lebih besar dari manfaatnya. Saran saya, Anda sendiri harus ada ikhtiar secara sungguh-sungguh untuk bisa berkumpul dengan istri. Ini tentu bertujuan bukan hanya sekedar atau sebatas urusan kebutuhan biologis semata tetapi untuk keharmonisan yang dalam keluarga atau hidup suami istri.

 

 

Simak Video Ust Aam: Sudah Bercerai Tapi Masih Serumah, Boleh atau Tidak?

 

Sebab berpisah dengan istri atau istri ditinggal terlalu lama juga dampaknya kurang baik. Baik bagi Anda sendiri maupun bagi istri juga. Bahwa hidup berumah tangga itu kebutuhan lahir dan batin harus terpenuhi.

 

 

Sementara kebutuhan batin itu bukan sekedar pemenuhan biologis atau hubungan intim semata, tetapi kebutuhan batin itu meliputi ketentraman dan  ketenangan suami istri. Sementara kalau berjauhan terlalu lama pastinya akan timbul perasaan tidak tenang, tidak tentram, timbul perasaan cemas, was-was dan sebagainya. Ini sebenarnya kebutuhan batin yang tidak kalah pentingnya.

 

 

Demikian penjelasannya dan tanpa mengurangi rasa hormat saya yang mungkin ada yang berbeda pendapat.  Semoga bermanfaat.

 

Nah, terkait dengan pembahasan masalah rumah tangga khususnya hubungan suami istri lebih detail dan mendalam Anda dan juga bapak ibu sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “CINTA & SEKS Keluarga Muslim” yang saya tulis bersama dr Untung Santosa. Selain bahasan atau tinjauan dari sisi medis juga ada pembahasan dari sisi syar’inya sehingga buku ini jauh dari kesan jorok. Insya Allah buku ini ilmiah juga syar’iyah yang sangat bermanfaat bagi suami dan juga istri. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Red: citra

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

930

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikan_iman.id

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini