Pakistan Panggil Dubes Norwegia Terkait Pembakaran Al Quran

0
166

PERCIKANIMAN.ID – – Pemerintah pakistan memanggil duta besar Norwegia untuk menyampaikan kekecewaannya atas insiden pembakaran alquran .

 

iklan

 

Langkah itu dilakukan Pakistan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria Norwegia melakukan pembakaran Alquran dalam sebuah demonstrasi anti-Islam pekan lalu.

 

 

Seperti dilansir The National pada Ahad (24/11/2019), Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan pihaknya telah memanggil dubes Norwegia untuk menyampaikan keprihatinan mendalam dari masyarakat Pakistan atas peristiwa pembakaran Alquran itu.

 

 

“Tindakan seperti itu menyakiti 1,3 miliar Muslim di seluruh dunia,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataannya.

 

 

Lebih lanjut dalam pernyataan itu Pemerintah Pakistan mendesak agar pelaku yang melakukan pembakaran Alquran dalam demonstrasi anti-Islam di kota Kristiansand, Norwegia itu segera ditindak.

 

 

Reaksi dari Pemerintah Pakistan itu muncul setelah video itu beredar di media sosial menunjukan seorang pria non-Muslim membakar kitab Alquran.

 

 

Dalam video itu juga terlihat seorang pemuda Muslim melompati pagar dan menendang orang yang melakukan pembakaran Alquran.

 

 

Insiden itu pun mengundang kecaman, Pakistan memuji pria yang bertindak sebagai pahlawan karena menyelamatkan Al Qur’an dari orang yang membakarnya.

 

Dalam insiden itu, pemimpin SIAN Lars Thorsen mencoba membakar salinan Al-Quran. Ilyas yang marah berlari ke arah Thorsen yang tengah membakar salinan Al-Quran sebelum menendangnya, menyebabkan suasana gaduh dan dihentikan aparat keamanan.

 

Tak lama setelah kejadian itu, Ilyas dan Thorsen ditangkap oleh polisi,  kutip Geo TV.

 

Menurut laporan media, insiden itu terjadi pada 16 November 2019, saat aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia, setelah seorang pemimpin sayap kanan ekstrem, Lars Thorsen, mencoba menodai salinan kitab suci di Kristiansand.

 

Organisasi Uni Pakistan Norwegia (PUN),  mengkritik upaya pria itu untuk memprovokasi umat Islam.

 

Ketuanya PUN, Chaudhry Qamar Iqbal mengatakan, Thorsen telah menyinggung kaum Muslim dengan menghina Al-Quran.

 

Dia mengatakan orang-orang Norwegia selama ini dikenal menyukai perdamaian dan memiliki reputasi bagus untuk menghormati hak-hak agama lainnya.

 

 

Sementara itu, Iqbal mengatakan bahwa orang-orang Norwegia dan Muslim sangat mengutuk insiden itu dan mengkritik penahanan polisi terhadap pria Muslim atas tindakan mereka.

 

Warganet memuji Ilyas melalui media sosial dan juga cemas dengan munculnya Islamofobia di Eropa dan di seluruh dunia.

 

Setelah kejadikan ini, tagar #ilyas_Hero_of_Muslim_Ummah, #Norway, #Defender_of_Quran, #TheGloriousQuran dan Muslim menjadi trendik topik.

 

 

SIAN muncul di awal 2000-an. Bertujuannya  melawan proliferasi Islam, yang dipandangnya sebagai ideologi politik totaliter yang melanggar Konstitusi Norwegia serta nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan.

 

Sementara Lars Thorsen, dikenal bermasalah. Awal bulan ini, ia sempat dijatuhi hukuman 30 hari penjara dan denda 20.000 NOK karena menyebut Muslim sebagai “predator seksual yang terkenal” yang dalam brosur SIAN yang didistribusikan di Oslo musim panas lalu. [ ]

 

Sumber: republika.co.id dan hidayatullah.com

 

4

Red: admin

Editor: iman

Foto: tangkapan layar sosia media

814

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman