Haid Tidak Teratur Apakah Boleh Shalat ? Perhatikan Dulu Yang Ini

 

Assalamu’alaykum.  Pak Aam, mohon maaf mau bertanya. Saya mempunyai siklus haid yang tidak teratur kadang 7 hari kadang sampai 12 hari. Saat ini saya sedang hamil 8 minggu tapi sudah 2 minggu ini keluar darah seperti haid dan sampai sekarang belum berhenti. Setelah di testpack saya positif hamil. Apakah saya boleh melaksanakan shalat ? Apakah ketika hendak shalat harus mandi wajib? Mohon penjelasannya. (Aulia via email)

 

 

Wa’alaykumsalamww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Rasuullah pernah menjawab pertanyaan seorang perempuan yang mendatanginya karena memiliki masalah dengan haid. Berdasarkan hadits dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha bahwa Fatimah binti Abi Hubaisy bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 

 

يَارَسُوْلَاللهإِنِّيأُسْتَحَاضُفَلاَأَطْهُرأَفَأَدَعُالصَّلاَةَ؟ (( قَالَ: لاَ، إِنَّذَلَكَعِرْقٌ، وَلَكِنْدَعِيالصَّلاَةَقَدْرَالأَيَّامِالَّتِيْكُنْتَتَحِيْضِيْنَفِيْهَاثُمَّاغْتَسِلِيْوَصَلِّيْ )) .. رواهالبخاري

 

 

Ya Rasulullah, sungguh aku mengalami istihadhah maka tidak pernah suci, apakah aku meninggalkan shalat? Nabi menjawab: Tidak, itu adalah darah penyakit. Namun tinggalkan shalat sebanyak hari yang biasanya kamu haid sebelum itu, kemudian mandilah dan lakukan shalat. “ (HR. Bukhari)

 

 

Jadi dari hadist di atas, Anda yang mengalami pendarahan saat hamil sesungguhnya itu bukan arah  haid, maka Anda tetap shalat. Namun dalam riwayat yang lain menyebutkan bahwa dia harus bersuci ketika akan shalat. Maksudnya dia harus membersihkan darahnya ketika akan shalat.

 

 

Hal ini bukan hanya perlu diperhatikan bagi Anda yang sedang hamil lalu pendarahan, tetapi bagi Anda yang mengalami masa haid lebih lama dari biasanya. Misalnya biasanya Anda mengalami haid selama 7 hari, suatu hari Anda mengalami haid selama 13 hari, maka ambil kebiasaan selama ini.

 

 

Kalau kebiasaannya 7 hari, maka pada hari ke 9 atau ke 10 kalau darahnya masih banyak, itu dianggap bukan darah haid tetapi penyakit. Lebih pastinya tentu saja Anda harus bertanya kepada dokter ahli. Apabila dokter menyatakan bahwa Anda masih dalam masa haid, maka Anda tidak diperkenankan untuk shalat.

 

 

Singkatnya, apabila dokter menyatakan Anda masih dalam masa haid, maka tidak perlu melakukan shalat. Sebaliknya apabila dokter menyatakan itu sudah bukan darah haid, maka bersucilah dan shalatlah sebagaimana nabi menjelaskan dalam hadist riwayat Bukhari di atas.

 

 

Maksudnya bersuci disini bukan berarti Anda harus mandi wajib setiap kali hendak shalat tetapi cukup membersihkan darahnya atau berusaha agar darah tidak keluar saat shalat. Anda cukup berwudhu ketika hendak melakukan shalat. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alambishshawab. [ ]

 

buku doa

4

Red: citra

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

836

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 64 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment