Hukum Hubungan Suami Istri Di Kamar Mandi, Boleh atau Terlarang?

Assalamu’alaykum. Pak Aam,mohon maaf sebelumnya jika pertanyaannya kurang sopan. Suami saya suka mengajak hubungan suami istri di kamar mandi. Saya sebenarnya kurang nyaman tetapi demi suami saya turuti. Apakah dalam Islam diperbolehkan melakukan hubungan intim di kamar mandi?. Mohon penjelasannya dan terima kasih ( W via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Perlu dipahami bahwa dalam Islam hubungan suami istri itu bisa bernilai ibadah atau sedekah. Hal ini seperti dijelaskan Rasul dalam hadits dari Abu Dzar Al-Ghifari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ »

 

Hubungan badan antara kalian (dengan isteri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa. Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala.’” ( HR.Muslim)

 

Terkait dengan cara maupun tempatnya dalam Islam tidak diatur secara detail. Namun jika Anda lihat dalam surat Al-Baqarah ayat 223

 

(223). نِسَاؤُكُمْحَرْثٌلَكُمْفَأْتُواحَرْثَكُمْأَنَّىٰشِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوالِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَاتَّقُوااللَّهَوَاعْلَمُواأَنَّكُمْمُلَاقُوهُ ۗ وَبَشِّرِالْمُؤْمِنِينَ

 

“Istri-istrimu itu seperti ladang bagimu, maka datangi ladangmu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Peliharalah hubungan suami istri yang baik untuk kebaikan dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Sampaikan kabar gembira kepada orang yang beriman.” ( QS.Al Baqarah: 223)

 

 

Maka mengacu pada ayat di atas, sebenarnya tidak dilarang untuk berhubungan intim di kamar mandi. Hal yang dilarang ialah anal seks atau berhubungan intim melalui dubur/anus. Dalam Islam anal seks diharamkan. Seperti dalam hadist shahih:

 

Imam Abu Dawuddan An-Nasaa’i meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam yang berkata:

مَلْعُوْنٌمَنْأَتَىامْرَأَةًفِيْدُبُوْرِهَا

“Dilaknat, orang yang mendatangi perempuan (istri) pada duburnya.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasaa’i)

Imam At-Turmudzidan An-Nasaa’i meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda:

 

لاَيَنْظُرُاللهُإِلَىرَجُلٍأَتَىرَجُلاًأَوْامْرَأَةًفِيْالدُبُرِ

 

“Allah tidak akan melihat orang laki-laki yang bersetubuh dengan sesama laki-laki (sodom) atau orang laki-laki yang menyetubuhi perempuan di duburnya.” (Sanad kedua hadits tersebut shahih).

 

Dari dalil di atas sudah menjawab bahwa melakukan hubungan intim di kamar mandi, di kamar, atau dimana pun hukumnya boleh, sepanjang tidak terbuka atau terlihat oleh orang lain dan dapat menjaga privasi.

 

BACA JUGA: Frekuensi Hubungan Suami Istri Dalam Islam

 

Hanya beberapa ulama berpendapat hubungan suami istri di kamar mandi hukumnya makruh atau perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan. Alasnnya kamar mandi merupakan tempat yang dijauhkan dari dzikrullah. Karena itu, segala kegiatan, tulisan, ucapan yang berisi dzikrullah, agar tidak dilakukan di kamar mandi. Sementara sebelum hubungan badan atau suami istri, kita dianjurkan untuk berdoa kepada Allah, memohon perlindungan dari gangguan setan. Sebagaimana yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda,

 

 

« لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ: “بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا“، فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا  » متفق عليه

 

Jika salah seorang dari kalian (suami) ketika ingin menggauli istrinya, dan dia membaca doa: ‘Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami’, Kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Atau bisa saja doa sebelum hubungan tersebut dibaca sebelum masuk kamar mandi. Sebab dalam ajaran Islam hubungan suami istri adalah ibadah maka harus dilakukan sesuai syariat. Selain itu hal yang perlu diperhatikan bahwa hubungan inti atau hubungan suami istri adalah masalah privat atau sangat pribadi, artinya harus benar-benar terjaga dari pandangan manusia baik orang lain termasuk anggota keluarga. Demikian yang bisa saya jelaskan karena dalil di atas sudah cukup menjawab dan semoga bermanfaat.

 

Nah, terkait pembahasan masalah dan solusi hubungan suami istri lebih detail dan mendalam Anda dan juga bapak ibu sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “ CINTA & SEKS Keluarga Muslim ” yang saya tulis bersama dr Untung Santosa. Selain bahasan atau tinjauan dari sisi medis juga ada pembahasan dari sisi syar’inya sehingga buku ini jauh dari kesan jorok. Insya Allah buku ini ilmiah juga syar’iyah yang sangat bermanfaat bagi suami dan juga istri. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

4

Red: citra

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

928

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 1,274 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment