Hukum Talak Melalui Orang Lain, Apakah Sah ?

0
195

Assalamu’alaykum.Pak Ustadz, ada yang saya mau tanyakan. Ada seorang lelaki beristri memiliki wanita simpanan katanya sudah menikah sirri. Suatu hari, wanita simpanan ini bercerita kepada istri sah lelaki tersebut bahwa sang lelaki ini sudah menalak istri sahnya melalui orang lain untuk disampaikan. Ketika sang istri sah menanyakan hal tersebut kepada sang suami (lelaki), ia membantah telah menalak istrinya itu. Bagaimana menurut ustadz? Apakah talak demikian sah? Mohon penjelasannya ( Mel via fb )

 

iklan

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Talak atau perceraian adalah terlepasnya ikatan perkawinan antara suami-istri, baik karena ungkapan talak sang suami, ungkapan tak disadarinya, maupun karena gugatan sang istri melalui meja pengadilan.

 

 

Meski talak merupakan perkara yang diperbolehkan dalam syariat, tapi selama perkawinan masih bisa dipertahankan, seharusnya talak bisa dihindari. Karena, tak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan akibat perceraian, baik bagi keluarga, anak-anak dan sebagainya.

 

 

Hanya saja, jika mahligai rumah tangga sudah tak mungkin dipertahankan, jalan damai antara suami-istri sudah mengalami kebuntuan, kerugian keduanya atau salah satunya diperkirakan akan lebih besar, maka jalan terakhir adalah talak atau perceraian. Kendati demikian, talak bukan berarti pemutus tali perkawinan sekaligus. Sebab, ia memiliki beberapa tingkatan yang memungkinkan seorang suami bisa rujuk kepada istri yang diceraikannya.

 

 

 

Seperti halnya pernikahan atau akad, maka talak atau perceraian juga memiliki sejumlah syarat dan ketentuan, sehingga ia menjadi sah atau jatuh kendati tak disadari orang yang menjatuhkannya. Para ulama fiqih melihat syarat dan ketentuan talak ini dari tiga aspek. Pertama, dari aspek yang menjatuhkan, yaitu suami. Kedua, dari aspek yang ditalak, yakni istri. Ketiga, dari aspek ungkapan atau redaksi talaknya.

 

 

 

Dalam hal ini saya hanya membahas dari aspek yang pertama yakni aspek suami atau yang menjatuhkan talak. Secara syariat bahwa yang menjatuhkan talak adalah suami yang sah, baligh, berakal sehat, dan menjatuhkan talak atas kemauannya sendiri dan disampaikan langsung.

 

 

 

Berdasarkan syarat ini maka menjawab pertanyaan Anda, apakah sah talak yang disampaikan orang lain atau diwakilkan? Jawabnya talak atau perceraian tidak bisa berlaku berdasarkan perkataan orang. Talak harus berlaku berdasarkan perkataan langsung sang suami.

 

 

 

Jika Anda atau saudara Anda mengalami kasus seperti yang telah disebutkan dalam pertanyaan tadi, Anda harus memegang perkataan suami. Talak tidak boleh diwakilkan oleh orang lain, misalnya, “Tolong, katakan ke istriku, saya talak kamu.” Jadi talak yang diwakilkan atau disampaikan orang lain hukumnya tidak sah.

 

 

 

Namun demikian talak bisa dilakukan oleh pasangan suami-istri secara langsung melalui tatap muka atau menggunakan media lain seperti email, telepon, medsos, dan sebagainya.Mengenai hal ini, ada kejadian di Kuwait ketika seorang istri mengadu ke pengadilan karena ia diceraikan suaminya yang berada di Amerika melalui email. Apa yang terjadi? Pengadilan kemudian mengesahkan status perceraian tersebut sekalipun dilakukan tanpa tatap muka.

 

 

 

Hal ini menunjukkan bahwa talak tanpa tatap muka itu diperbolehkan, dengan catatan bahwa sang suami harus menalak istri secara langsung melalui media email, telepon, dan sebagainya tanpa diwakili pihak lain. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait dengan pembahasan lebih detail tentang syarat dan proses perceraian termasuk cara menyelesaikan permasalahan dalam keluarga silakan baca buku saya yang berjudul ” Insya Allah Sakinah ” atau ” Membingkai Surga Dalam Rumah Tangga “. Didalamnya ada tips dan trik mewujudkan keluarga yang bahagia dunia dan akhirat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

924

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini