Kota Bandung Mulai Program Azan Serentak dan Kalibrasi Arah Kiblat

PERCIKANIMAN.ID – – Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kota Bandung mencanangkan gerakan mengumandangkan azan serentak dan kalibrasi arah kiblat. Pencanangan tersebut secara resmi dibuka di Masjid Al-Ukhuwwah, Kota Bandung, Rabu (18/9/2019).

 

 

 

Acara yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial ini dirangkai dengan acara penulisan mushaf Alquran menggunakan metode follow the line yang diikuti oleh 1.500 orang sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Hijriah yang jatuh pada awal bulan ini.

 

 

 

Ketua Badan Hisab dan Rukyat Kota Bandung Maftuh Kholil mengatakan gerakan azan serentak dan kalibrasi arah kiblat sudah dicetuskan sejak era kepemimpinan Wali Kota Bandung Dada Rosada. Namun baru terlaksana pada periode Walikota Oded M Danial.

 

 

 

Menurut Maftuh, gerakan dengan sebutan Gemar Kiblat ini dilatarbelakangi lemahnya penggunaan jam digital sebagai patokan waktu azan. Masyarakat kerap bingung dengan gema azan yang tidak serentak di masjid atau musala. Begitu juga di beberapa media, seperti siaran radio dan televisi.

 

 

Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, seperti real time jam digital yang tidak sinkron dan tidak merujuk pada sumber jam server BMKG. Selain itu, jam tidak pernah dikalibrasi secara rutin serta tidak merujuk standar resmi BHR Kota Bandung dan Bimas Islam Kementerian Agama RI.

 

 

“Solusinya menggunakan implementasi metode broadcast system, yakni mengamati hitung mundur melalui display halaman website,” ucap Maftuh.

 

 

 

Adapun yang berperan dalam kegiatan Gemar Kiblat adalah Masjid Agung Al-Ukhuwwah Bandung, Masjid Raya Bandung, media elektronik, cetak, dan digital, serta DKM masjid dan musala yang tersebar di Kota Bandung.

 

 

Muazin di masjid se-Kota Bandung diimbau memanfaatkan Sistem Informasi Radio Adzan Bandung Streaming dengan membuka link http://www.radioadzanfmbandung.com 10 menit menjelang azan.

 

 

“Demikian juga dengan arah kiblat, guna kepastian dan kenyamanan kaum muslimin, diharapkan seluruh stakeholder mengkalibrasi arah kiblat sesuai petunjuk dari BHR Kota Bandung,” ucap Maftuh.

 

 

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial menyambut baik acara tersebut. Dia menyebut acara ini sebagai bentuk hijrah ma’nawiyah atau hijrah perilaku serta hijrah amalan yang terbaik.

 

 

 

“Sehingga di Kota Bandung nanti tidak ada lagi azan berbeda, tapi serentak, secara bersamaan,” katanya.

 

 

 

Dengan pola tersebut, dia berharap, ketika azan berkumandang, masyarakat Kota Bandung berhenti berkegiatan untuk menyempatkan waktu beribadah.

 

 

“Karena selama ini masih terjadi azan yang berbeda, misalnya di masjid yang satu selesai, di masjid lainnya baru mengumandangkan azan. Maka, ketika Gemar Kiblat ini digaungkan, azan bisa dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, menyangkut kalibrasi kiblat, dia berharap ke depannya setiap pembangunan masjid di Kota Bandung bisa menyesuaikan arah kiblat dengan tepat.

 

 

“Selain itu, tentang kalibrasi kiblat, diharapkan ke depannya, bagi yang akan membangun masjid, arah kiblat harus presisi. Tidak presisi walaupun melencengnya nol koma sekian persen, namun sampai di Kakbah bisa jadi 100 persen. Maka dari itu, saya harap bisa satu presisi arah kiblat,” ujarnya. [ ]

Sumber: detik.com

 

4

Red: admin

Editor: iman

Foto: detik

815

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 84 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment