Tips Mempunyai Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan,Lakukan 7 Hal Sederhana Ini

PERCIKANIMAN.ID – – Setiap orang tua pasti mendambakan memiliki anak pintar dan berprestasi. Namun tahukah bahwa ternyata kepintaran si kecil bisa dibentuk bahkan sejak sebelum ia lahir?

 

 

Saat di dalam kandungan, janin mulai mengalami perkembangan otak, semua sel-sel otak sudah bisa melakukan koneksi dengan saraf. Oleh karena itu, segala hal yang Ibu lakukan akan memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang janin.

 

 

Berikut ini beberapa langkah yang bisa orangtua khususnya bunda lakukan agar anak pintar sejak dalam kandungan.

 

 

 

  1. Penuhi Asupan Nutrisi

 

Kebutuhan nutrisi saat hamil haruslah terpenuhi. Nutrisi dan gizi yang seimbang akan sangat membantu dalam perkembangan otak bayi agar anak pintar. Utamakan makanan yang mengandung protein, vitamin A, B, C, serta beberapa vitamin penting lainnya seperti kalsium, omega-3, asam folat, DHA, AA, zat besi, vitamin B1 dan B6.

 

 

 

  1. Jalin Komunikasi dengan Janin

 

Memasuki trimester kedua, janin yang berkembang di rahim Ibu sudah bisa mendengar suara yang terjadi di luar rahim. Walaupun memiliki kemampuan yang terbatas, namun hebatnya janin bisa membedakan suara ibunya. Oleh karena itu, sering-seringlah menjalin komunikasi dengan janin. Jika Ibu sudah memiliki nama untuk sang jabang bayi, sebaiknya sering sebut nama yang telah dipersiapkan tersebut setiap kali melakukan komunikasi.

 

Rangsang dengan percakapan ringan, libatkan si kecil setiap saat Ibu beraktivitas. Semua komunikasi yang Ibu lakukan dengan bayi dalam kandungan bermanfaat untuk melatih kemampuan berbahasanya nanti. Gunakan kata atau kalimat yang bermakna positif ya Bu.

 

 

 

  1. Dengarkan Alunan Al Quran

Menurut penelitian suara musik merupakan salah satu stimulasi yang tepat untuk merangsang perkembangan otak janin. Musik sangat berperan dalam perkembangan kognitif, indera pendengaran, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi anak kelak.

Namun dengan sebagai muslim alangkah bijaksananya jika suara musik tersebut diganti dengan lantunan suara Al Quran. Orangtua khususnya ibu bisa langsung tilawah atau membaca Al Quran pun juga bisa melalui suara murotal dari audio.

 

 

 

  1. Stimulasi dengan Sentuhan

 

Sebuah penelitian yang dilansir oleh jurnal kesehatan PLOS ONE menyatakan bahwa, ketika Ibu mengusap atau mengelus-elus perut sambil bercerita, akan timbul gerakan janin lebih banyak terutama pada lengan, kepala dan mulut, dibandingkan ketika Ibu bercerita namun tidak melakukan sesuatu. Tanpa disadari, sentuhan yang dilakukan Ibu pada perut menjadi respon alami, seolah-olah Ibu sedang melakukan kontak dengan bayi secara langsung.

 

 

 

  1. Menikmati Sinar Matahari

 

Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin D untuk mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam darah serta pembentukan tulang, selain itu juga memengaruhi sistem organ tubuh lain, seperti otot, pankreas, hati, dan otak. Kekurangan vitamin D selama kehamilan bisa menghambat perkembangan otak janin serta memengaruhi perkembangan mental dan kemampuan psikomotoriknya.

 

Beruntung Ibu yang tinggal di negara dengan sinar matahari sepanjang tahun. Ibu tidak perlu menambahkan suplemen vitamin D, karena sinar matahari merupakan sumber vitamin D terbaik. Yuk bu, nikmati sinar matahari dengan berjemur atau berjalan-jalan setiap pagi selama sekitar 10-15 menit saja sudah cukup kok Bu.

 

 

 

  1. Hindari Zat-zat Berbahaya

 

Saat hamil, sangat dianjurkan untuk menghindari paparan zat-zat yang akan membahayakan kesehatan janin. Mulai dari asap rokok, zat kimia dan radiasi yang dapat mencemari plasenta dan mengganggu tumbuh kembang janin. Sebaiknya Ibu juga hindari penggunaan obat-obatan dan konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi, karena bisa mengakibatkan kerusakan serius pada otak janin.

 

 

  1. Berdoa dan bertutur yang baik

Yakinlah bahwa semua yang terjadi di dunia ini bukan atas kehendaknya sendiri melainkan ada Allah Swt yang berkuasa. Untuk itu janganlah menempatkan diri bahwa segalanya atas upaya manusia. Ikuti dengan berdoa sebagai harapan dan pengakuan bahwa tiada daya dan upaya tanpa pertolongan Allah.

Selain itu hendaknya orangtua khususnya ibu selalu bertutur yang baik dan positif selama menjalani kehamilan. Meski janin ada dalam kandungan namun ia makhluk Allah yang sudah bisa mendengar. Untuk dengarkan hal-hal yang baik dan bermanfaat baginya ketika ia nanti telah lahir ke dunia. [ ]

 

 

Sumber: dikutip dari sahabatnestle.co.id dan buku “ Kehamilan Yang Didamba “ karya Dr.H. Aam Amiruddin dan dr.H.Hanny Ronosulistyo,Sp.OG(K),MM

 

 

3

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

824

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 203 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment