Cara Bijak Menghadapi Suami Selingkuh, Ini Yang Perlu Dilakukan Istri Hebat

PERCIKANIMAN.ID – – Sebagian kaum pria merasa tidak cukup dengan satu pasangan (istri). Sehingga, tidak sedikit di antara mereka yang menyalurkan keinginannya tersebut dengan berbagai cara. Di antara mereka ada yang memilih berpoligami yang sesuai syariat Islam namun ada juga yang melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama dan melanggar syariat, seperti selingkuh atau punya wanita idaman lain (WIL)

 

 

Hal ini tidak bermaksud untuk menafikan sebagian kaum pria yang lain yang mampu meredam dorongan nafsunya dan memilih untuk setia kepada pasangan sahnya.

 

 

Faktanya, tidak sedikit kaum pria yang hanya memiliki satu pasangan selama hidupnya). Lalu, bagaimana jika kita ditakdirkan mendapatkan suami yang tidak setia atau gemar berselingkuh? Tentu sebagai seorang istri, kita tidak boleh berdiam diri.  Kita harus melakukan aksi untuk meredam perselingkuhan suami, seperti:

 

  1. Berdoa memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah Swt.

 

Hal ini dilakukan agar suami menyadari kekhilafannya dan lekas bertobat. Doa apa yang harus dipanjatkan? Sebenarnya tidak ada redaksi khusus. Kita bisa berdoa dengan bahasa kita sendiri. Yang terpenting, doa yang kita panjatkan disertai dengan kerendahan hati sebagaimana firman-Nya,

 

(55). ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

 

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (Q.S. Al- A‘rāf [7]: 55).

 

 

  1. Tetap bersikap baik kepada suami

 

Meski menyakitkan namun akan bijaksana jika seorang istri tetap bersikap baik pada suami karena bila disikapi dengan emosi dan perilaku yang tidak terpuji, maka suami akan semakin menghindar. Keburukan tidak perlu dihadapi dengan keburukan. Alangkah bijaknya jika keburukan dihadapi dengan kebaikan sekemampuan kita.

 

Memang, menghadapi suami peselingkuh tidaklah mudah dan dibutuhkan kesiapan psikologis dan kesabaran yang tinggi. Sebagai penyemangat, Allah Swt. akan memberikan reward bagi para istri yang memiliki kesabaran, yaitu kenikmatan surga yang tiada batas.

 

 

Dengan demikian, mudah-mudahan hati suami tersentuh, bangga, dan kagum terhadap istrinya. Semoga pula suami jadi betah di rumah, setia, dan tidak berpaling lagi ke wanita lain karena kebutuhan lahir dan batinnya sudah terpuaskan di rumah.

 

(34). وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

(35). وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

 

“Dan kebaikan tidak sama dengan kejahatan. Tolaklah kejahatan itu dengan cara yang lebih baik sehingga orang yang memusuhimu akan seperti teman setia. Sifat-sifat yang baik tidak akan di-anugerahkan, kecuali kepada orang-orang sabar dan orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar” (QS. Fuśśilat [41]: 34-35).

 

 

Dalam salah satu haditsnya yang , Rasulullah Saw. bersabda,

Jika perempuan mengerjakan shalatnya yang lima, puasa Ramadhan, memelihara kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai’” (H.R. Ahmad dan Thabrani).

 

 

  1. Berikhtiar untuk mengendalikan emosi agar suami tidak merasa tertekan.

 

Ya, jangan terlalu menekan suami untuk mengakui kesalahannya karena akan menambah permasalahan. Bahkan, apabila suami sudah merasa kesal dan tertekan, maka dia akan cenderung melakukan hal-hal yang dituduhkan.

 

  1. Konsultasikan kepada orang yang tepat.

 

 

Curhat atau konsultasi kepada orang dekat akan sedikit mengurangi beban masalah namun harus dipilih orang yang amanah dan diharapkan dapat memberikan solusi. Bukan kepada sembarang orang, apalagi mempublikasikannya di depan umum. Pilihlah orang yang terbukti berhasil memberi solusi atas permasalahan yang sama.

 

 

  1. Lakukan introspeksi, perbaiki diri, bersikap terbuka, berikan maaf, serta lakukan kewajiban sebagai seorang istri.

 

Ini adalah hal yang berat dan tidak semua orang khususnya wanita yang mempunyai perasaan dapat melakukan. Meski demikian hal ini perlu dicoba dan dilakukan sebagai ikhtiar untuk menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Dalam Al Quran dijelaskan,

 

“…Maka, perempuan-perempuan yang shaleh adalah perempuan yang taat kepada Allah dan menjaga diri ketika suaminya tidak ada karena Allah telah menjaga mereka…” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 34).

 

 

Sekali lagi tentu saja, hal tersebut tidaklah mudah untuk direalisasikan. Namun, dengan terus-menerus memohon pertolongan kepada Allah Swt. dibarengi dengan ikhtiar, sabar, dan tawakal, yakinlah Dia akan memberikan solusi. Perlu diingat pula bahwa Allah Swt. senantiasa melihat proses, bukan hasil.

 

(105). وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

 

Katakan, ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu, Allah mengabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan’” (Q.S. At-Taubah [9]: 105).

 

 

Bersikap mengalah bukan menunjukkan lemahnya seorang wanita atau istri namun lebih pada jiwa besar seorang wanita yang lebih memilih mempertahankan rumah tangga dan anak-anaknya daripada menuruti keinginan sendiri yang mungkin ingin berpisah.

 

 

Memaafkan juga bukan berarti bersikap mentolir perbuatan suami yang secara nyata telah salah menurut kaca mata agama maupun Negara, melainkan sebagai bahan instrospeksi bagi suami dan catatan baginya untuk tidak mengulangi “pengkhianatannya pada istri”. [ ]

 

 

Sumber: dikutip dari buku “ Membingkai Surga Dalam Rumah Tangga “ karya Dr. Aam Amiruddin , M.Si

 

4

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

893

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 1,456 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment