Hukum Mengusap Kepala Dalam Wudhu, Sunnahnya Dengan Satu atau Dua Tangan?

PERCIKANIMAN.ID – – Mengusap kepala dalam berwudlu hukumnya wajib berdasarkan firman Allah Swt., “… sapulah kepalamu…” (Q.S. Al-Mā’idah [5]: 6). Perlu diperhatikan dengan jeli, dalam ayat ini, Allah Swt. memerintahkan agar kita mengusap kepala bukan mengusap rambut. Karena itu, bagi Anda yang tidak berambut alias botak pun tetap harus mengusap kepala.

 

 

Hal ini perlu ditegaskan karena ada yang beranggapan bahwa kita diperintahkan mengusap rambut, padahal pada ayat tadi Allah menegaskan mengusap kepala.

 

 

 

Bagaimana cara mengusap kepala yang dicontohkan Rasulullah Saw.? Silakan cermati riwayat ini. Abdullah bin Zaid r.a. memeragakan cara Rasulullah Saw. mengusap kepalanya,

 

 

Sesungguhnya Nabi Saw. mengusap kepala dengan kedua telapak tangannya; beliau memulainya dari kepala bagian depan, kemudian menggerakkan kedua telapak tangannya hingga tengkuk, lalu mengembalikannya ke tempat semula (kepala bagian depan)” (H.R. Bukhari dari Amr bin Yahya al-Mazani r.a. yang meriwayatkan dari ayahnya).

 

 

Bertolak dari hadis sahih ini bisa ditegaskan bahwa mengusap kepala bukan dengan satu tangan, melainkan dengan kedua telapak tangan. Juga tidak hanya mengusap bagian ubun-ubun atau bagian depan kepala, tetapi afdalnya dimulai dari mengusap kepala bagian depan hingga tengkuk dengan kedua telapak tangan.

 

 

Kemudian berapa kali Rasulullah Saw. mengusap kepalanya saat berwudhu? Silakan cermati keterangan berikut. Ali bin Abi Thalib r.a. menjelaskan cara Nabi Saw. berwudlu, katanya,

 

… dan Nabi Saw. mengusap kepalanya satu kali” (H.R. Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’i). Lalu, Ali r.a. berkata, “Siapa yang ingin mengetahui cara wudlu Rasulullah, maka demikianlah wudlu beliau.

 

 

Al-Hafidz Ibnul Qayyim dalam Zaad al-Ma’aad mengomentari hadis tadi; katanya, “Inilah yang benar! Nabi Saw. tidak berulang-ulang menyapu kepalanya. Nabi Saw. mengulang-ulang mencuci anggota wudlu lainnya, tetapi beliau menyapu kepala hanya satu kali.

 

 

Demikianlah riwayat yang jelas dari beliau dan tidak ada dalil lain yang menentang riwayat ini” (Aunul Ma’bud I: 190).

 

 

Keterangan itu menegaskan bahwa Nabi Saw. membasuh anggota wudlu lainnya, seperti membasuh tangan, berkumur, dan membasuh wajah, masingmasing tiga kali; sementara mengusap kepala hanya satu kali saja dan tidak perlu sampai tiga kali. [ ]

 

 

 

Sumber: dikutip dari buku “ Sudah Benarkah Shalatku ? “ karya Dr.Aam Amiruddin,M.Si

 

 

4

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

820

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 406 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment