Pernikahan Manusia Dengan Jin, Benarkah Ada ?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, beberapa minggu lalu saya liburan di kampung teman saya. Orangtua teman saya tersebut sempat bercerita bahwa banyak penduduk kampung yang melakukan pernikahan dengan jin atau makhluk ghaib. Saya sendiri kurang percaya namun katanya itu sudah turun temurun. Apakah benar ada atau bisa terjadi pernikahan antara manusia dengan jin? Bagaimana hukumnya? Mohon penjelasannya. ( Elida via email )

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tidak dipungkiri bahwa ada rumor atau pendapat di masyarakat kita berkembang cerita bahwa ada manusia yang menikahi jin, atau sebaliknya jin menikahi manusia.

 

 

Ada cerita juga bahwa seorang wanita susah mendapatkan jodoh karena disukai, bahkan dinikahi jin. Bisakah ini terjadi? Ibnul Qayyim dalam kitab Majmu’ Fatawa jilid 19 hlm. 39 menyebutkan, “Kasus pernikahan antara jin dan manusia ini bisa saja terjadi. Karena hal ini sudah dikenal luas di masyarakat.”

 

 

Menurut hemat saya, pernyataan ini hanya menunjukkan kemungkinan bisa terjadinya pernikahan antara manusia dan jin. Namun, tidak menunjukkan diperbolehkannya pernikahan tersebut.

 

 

Sejumlah ulama salaf seperti al-Hasan, Qatadah, al-Hakam, Ishak, juga Imam Malik tidak menyetujui adanya pernikahan antara manusia dan jin karena bertentangan dengan fitrah yang dijelaskan dalam ayat berikut.

 

(1)………..يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً

 

Hai, manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Allah telah menciptakan pasangannya (Hawa) dari dirinya. Dari keduanya, Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak…” (QS. An-Nisaa :1)

 

 

Pada ayat ini ada kalimat menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Allah telah menciptakan pasangannya (Hawa) dari dirinya. Sudah jelas bahwa dalam ayat tersebut Adam dan Hawa adalah manusia.

 

 

Jadi, fitrahnya manusia itu berpasangan dengan jenis manusia lagi. Oleh karena itu, kalau ada manusia yang menikah dengan jin atau sebaliknya jin menikahi manusia, berarti sudah keluar dari fitrahnya.

 

 

Apabila pernikahan sudah keluar dari fitrahnya, tujuan dari pernikahan yaitu mawaddah (cinta), rahmah (kasih), dan sakinah (ketenangan batin) tidak mungkin akan tercapai.  Padahal, inilah tujuan berumah tangga, sebagaimana firman Allah,

 

 

(21).وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

 

Di antara tanda tanda kebesaran-Nya ialah Allah menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, serta Allah jadikan rasa kasih dan sayang di antaramu. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum: 21)

 

 

 

Pada ayat itu ada kalimat Allah menciptakan pasanganpasangan untukmu dari jenismu sendiri. Ini merupakan gambaran bahwa jenis manusia harus menikah dengan jenis manusia lagi. Sementara, jin dengan jenis jin lagi. Tidak dibenarkan adanya pernikahan silang antara manusia dan jin.

 

 

Secara materi antara manusia dan jin itu berbeda. Manusia secara fisik terlihat dan hidup di alam nyata. Sementara jin adalah makhluk ghaib dan hidup di alam ghaib. Sementara pernikahan dalam Islam ada syarat yang sifatnya fisik, ada calon mempelai pria dan wanita, ada saksi, ada wali, ada mahar dan sebagainya. Dengan demikian dari sini saja syaratnya saja sudah tidak terpenuhi.

 

 

 

Bisa disimpulkan, bisa saja terjadi pernikahan antara manusia dan jin secara tidak nyata atau tidak terlihat. Namun, itu bertentangan dengan fitrah manusia. Karenanya, pernikahan seperti itu hukumnya haram dan wajib dijauhi. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah,terkait dengan pembahasa tentang dunia jin, cara jin menggoda manusia termasuk ruqyah, Anda, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul ” MENELANJANGI STRATEGI JIN “. Ada pembahasan lebih dalam dan lengkap dengan dalil dari Alquran dan hadits shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

4

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

820

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 369 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment