Mental Curang, Sumber Kehancuran Bangsa dan Peradaban

Tafsir Surat Al-Muţaffifīn ayat 7 – 11

 

 

Oleh: Dr.Aam Amiruddin, M.Si

 

 

 

PERCIKANIMAN.ID – – Jika kita yakin bahwa seluruh perilaku di dunia ini akan dicatat atau direkam, kemudian kita yakin akan diadili berdasarkan buktibukti yang terekam dalam catatan tersebut, kita akan hati-hati dalam menjalani kehidupan.

 

 

Kita tidak akan menghalalkan segala cara dalam mencapai kedudukan, meraih harta dan prestise. Kita tidak akan curang dalam mewujudkan keinginan.

 

 

 

Sebaik dan secanggih apa pun sebuah sistem pengawasan, jika manusia yang menjalankannya tidak memiliki keyakinan akan kehidupan akhirat, tidak merasa diawasi Allah, tidak percaya akan hari perhitungan dan penghisaban maka sistem itu akan mandul.

 

 

Supaya berbagai kecurangan itu bisa dieliminasi, kita harus punya sistem pengawasan yang baik dan memiliki manusia yang bermental akhirat. Yakni, manusia-manusia yang merasa yakin bahwa dia akan pulang kepada Allah,

 

(46). الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“Yaitu mereka yang yakin akan menemui Tuhannya dan akan kembali kepada-Nya.” (Q.S. Al-Baqarah: 46)

 

 

Mental seperti inilah yang wajib dimiliki oleh bangsa kita kalau ingin maju dan terlepas dari mental curang.

 

 

(7). كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ

(8). وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ

(9). كِتَابٌ مَرْقُومٌ

 

“Sekali-kali jangan begitu (curang)! Sesungguhnya, catatan orang durhaka benarbenar tersimpan dalam Sijjīn. Tahukah kamu apa itu Sijjīn? Itulah Kitab yang berisi catatan amal.”   ( QS. Al-Muţaffifīn: 7 – 9 )

 

 

 

Pada ayat ini, Allah Swt. mengulangi penegasan untuk tidak berbuat curang, sekali-kali jangan curang! Ini isyarat bahwa curang adalah perbuatan yang sangat tercela, sangat nista, dan sangat merugikan.  Karena curang akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

 

 

Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa mental curang tidak mudah untuk disembuhkan karena itu ada penegasan, sekali-kali jangan begitu (curang)! Mental curang hanya bisa disembuhkan dengan usaha yang sungguh-sungguh dan sistematis. Bangsa Indonesia perlu berjuang sekuat tenaga agar mental curang bisa disembuhkan dalam segala relung kehidupan.

 

 

Berhubung curang itu perbuatan yang sangat tercela dan susah diberantas maka pada ayat ini Allah mengingatkan dengan dibarengi ancaman, sekali-kali jangan begitu (curang)! Sesungguhnya, catatan orang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjīn.

 

 

Sekali lagi, Allah mengingatkan bahwa perbuatan curang akan direkam secara detail dan akurat, akan dicatat secara lengkap dan rinci dalam Sijjīn.

 

Tahukah kamu apa itu Sijjīn?

 

 

Ayat ini menggunakan kalimat tanya, tujuannya agar kita memfokuskan perhatian secara mendalam padanya. Sijjīn adalah Kitab yang bertulis. Maksudnya, Sijjīn adalah buku catatan amal manusia. Begitu pelakunya melihat apa yang tercatat di dalamnya, dia langsung akan ingat pada seluruh perbuatan curangnya itu. Dia tidak bisa mengelak sedikit pun juga.

 

(10). وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ

(11). الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ

 

Pada hari itu, sungguh celaka orang-orang yang mendustakan! Yaitu, orang-orang yang mendustakan Hari Pembalasan.” ( QS. Al-Muţaffifīn: 10 – 11)

 

 

Orang yang mendustakan hari pembalasan cenderung akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang menjadi harapan dan keinginannya. Rambu-rambu agama akan dilanggarnya. Ajaran-ajaran agama akan dilecehkannya.Wallahu’alam. [ ]

 

 

4

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

821

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 403 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment