Menag Tegaskan Tak Akan Hapus Pendidikan Agama di Sekolah

lukmanhakim

PERCIKANIMAN.ID – – Praktisi Pendidikan Setyono Djuandi Darmono mengatakan, pendidikan agama tidak perlu diajarkan di sekolah. Agama cukup diajarkan orangtua masing-masing atau lewat guru agama di luar sekolah.

 

 

“Mengapa agama sering menjadi alat politik? Karena agama dimasukkan dalam kurikulum pendidikan. Di sekolah, siswa dibedakan ketika menerima mata pelajaran (mapel) agama. Akhirnya mereka merasa kalau mereka itu berbeda,” kata Darmono usai bedah bukunya yang ke-6 berjudul Bringing Civilizations Together di Jakarta, dilansir dri jpnn.com, Kamis (4/7/2019).

 

 

Menanggapi isu tersebut Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin kembali memastikan tidak akan pernah menghilangkan pendidikan agama di setiap jenjang pendidikan. Pendidikan Agama adalah mutlak untuk terus dipertahankan dan dikembangkan.

 

 

“Karena ini tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan keseharian kita,” kata Lukman saat menutup kegiatan STQ Nasional ke XXV di Pontianak, Jumat (5/7/2019) malam.

 

 

Selaku menteri agama, Lukman ingin menegaskan bahwa pendidikan agama adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari bangsa ini. Ia menambahkan mengamalkan ajaran agama hakikatnya adalah wujud dari pengamalan sebagai warga negara.

 

 

“Sebaliknya, dalam menunaikan kewajiban kita sebagai negara, hakikatnya adalah bentuk amalan dari ajaran agama yang kita anut,” tuturnya.

 

 

Lukman pun menyangkal kabar bahwa sekolah pesantren akan dihapuskan dan diganti menjadi sekolah umum, apalagi berita bohong terkait penghapusan Kementerian Agama.

 

 

“Sama sekali tidak benar anggapan bahwa kalau Presiden Jokowi kembali melanjutkan masa jabatan untuk lima tahun ke depan, akan dihilangkan pelajaran agama, akan dihilangkan pesantren menjadi sekolah umum, apalagi akan dihapuskan Kementerian Agama. Itu sama sekali tidak benar,” jelasnya.

 

 

Dia menjelaskan Indonesia dengan ideologi dasar Pancasila menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, yang tercermin pada sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Isu-isu terkait penghapusan pelajaran agama dan ketiadaan kumandang adzan tidak mungkin dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, siapapun presidennya. [ ]

 

Sumber: antaranews.com

4

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag

890

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 164 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment