Baru Pertama Puasa ? Ini Hikmah Ramadhan Yang Harus Dirasakan

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya sebenarnya merasa malu terlahir sebagai muslim namun baru tahun ini memcoba berpuasa. Sekira 6 bulan lalu saya memutuskan untuk hijrah dan meninggalkan masa lalu. Ini adalah puasa pertama saya di bulan Ramadhan.  Apa saja hikmah puasa Ramadhan ini? Mohon nasihatnya dan doanya agar saya bisa istiqomah. Terima kasih ( Y via fb )

 

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Setiap orang pastinya mempunyai masa lalu yang boleh jadi tidak cerah atau gelap. Apa yang Anda lakukan tentu sangat tepat kembali kepada fitrah yakni bertauhid dan berusaha untuk senantiasa beramal shalih.

 

 

Seburuk dan sekelam masa lalu, Anda tidak boleh putus asa. Sebab rahmat Allah meliputi hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaubat dan mensucikan diri. Sebesar apa dosa Anda, insya Allah Allah Maha Pengampun dan Maha Rahman dan Rahim. Dalam Al Quran , Allah berfirman,

 

 

(53).  قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

 

Katakan, “Hai, hamba-hamba-Ku yang pernah terjerumus dosa! Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni semua dosa-dosanya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” ( QS. Az Zumar: 53 )

 

Jadi manfaatkan momen Ramadhan kali untuk lebih mendekat kepada Allah. Bertaubat, musahabah dengan sepenuh hati sehingga Anda dan kita semua seperti yang diharapkan Allah menjadi pribadi-pribadi yang bertakwa. Dalam perintah puasa disebutkan,

 

(183). يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Hai, orang-orang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu agar kamu bertakwa, ( QS. Al Baqarah: 183 )

 

 

 

Ketika Allah mewajibkan sesuatu kepada manusia, pasti ada hikmahnya. Begitu juga dengan puasa. Kalau kita cermati, paling tidak ada lima hikmah puasa bagi kita. Kelima hikmah tersebut adalah sebagai berikut.

 

  1. Menghapus Dosa-dosa Kecil

 

Sebagai manusia, kita tak pernah lepas dari kesalahan, kekeliruan, dan perbuatan maksiat. Tidak ada manusia yang steril dari dosa, kecuali para nabi karena mereka ma’shum (terpelihara dari perbuatan dosa). Puasa Ramadhan, juga puasa-puasa lainnya, merupakan sarana untuk menghapuskan dosa. Rasulullah Saw. pernah bersabda,

 

 “Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan kesalahan-kesalahan di antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi.” (H.R. Muslim)

 

  1. Melatih Muraqabah

 

Muraqabah artinya kondisi psikis (jiwa) yang selalu merasa ditatap, dilihat, dan diawasi Allah Swt. Seorang pelajar atau mahasiswa yang muraqabah tidak akan menyontek walaupun tidak diawasi. Saat berpuasa, kalau belum tiba waktu berbuka, walaupun makanan sudah tersedia, kita tidak berani makan atau minum walau tak seorang pun yang melihat. Jelaslah bahwa puasa menjadi ajang latihan muraqabah.

 

  1. Melatih Pengendalian Nafsu

 

Manusia memiliki tiga nafsu (dorongan) yang selalu berkompetisi (bersaing), yaitu Nafsu Ammarah, (dorongan untuk melakukan pelanggaran dan dosa), Nafsu Lawwamah (dorongan yang suka mengoreksi ketika kita melakukan dosa atau kemaksiatan), dan Nafsu Muthmainnah (dorongan untuk berbuat kebaikan).

 

Ketiga macam nafsu ini selalu bersaing. Apabila nafsu muthmainnah memenangkan persaingan, akan lahir perbuatan baik. Kalau nafsu ammarah yang menang (dominan), akan lahir perbuatan dosa. Puasa melatih jiwa agar bisa mengendalikan nafsu ammarah, bahkan bisa menundukkannya sehingga yang dominan dalam diri kita adalah nafsu muthmainnah.

 

Dengan demikian, yang terlahir dalam ucapan dan perbuatan kita hanyalah hal-hal yang baik, benar, dan diridoi Allah Swt.

 

 

  1. Menajamkan Kepekaan Sosial

 

Puasa bisa menjadi ajang latihan kepekaan sosial, sebab dalam waktu tertentu (sejak terbit fajar hingga terbenam matahari) kita dilarang makan atau minum sehingga bisa merasakan lapar. Sesungguhnya hal ini harus kita proyeksikan pada nasib sebagian saudara kita yang kurang beruntung.

 

Di antara mereka ada yang hanya mampu makan sekali dalam satu hari atau bahkan hanya satu kali dalam dua hari.

 

Dengan latihan ini, diharapkan kita menjadi lebih tanggap pada penderitaan orang lain.

Ingatlah sabda Rasulullah Saw. bahwa belum dikategorikan sempurna iman seseorang

kalau ia tidur dalam keadaan kenyang padahal ia tahu bahwa tetangganya tidak bisa tidur karena lapar.

 

 

  1. Menyehatkan Badan

 

Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa usus manusia juga organ-organ yang terkait dengannya dalam tempo tertentu perlu dikurangi beban kerjanya. Puasa merupakan sarana untuk mengurangi beban kerja organ-organ tersebut. Sungguh benar apa yang

disabdakan Rasulullah Saw.,

 

“Berpuasalah kamu, maka kamu akan sehat.” (HR. Abu Daud)

 

 

Nah, itu dia lima alasan mengapa kita diwajibkan berpuasa. Jadi, bagi  Anda yang baru pertama berpuasa atau Anda yang selama ini merasa terpaksa melaksanakan puasa, sebaiknya pola pikir ini diubah. Puasa itu untuk kebaikan kita juga. Ada hikmah dan kebaikan besar didalamnya.

 

Maksimalkan ibadah dan amal shalih di bulan Ramadhan ini. Jadikan Ramadhan ini menjadi Ramadhan terbaik, sebab tidak ada jaminan kita akan bertemu dengan Ramadhan tahun depan. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

926

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 111 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment