Paguyuban Pengawal NKRI Minta Teroris Di Masjid New Zealand Dihukum Mati

0
159

 

PERCIKANIMAN.ID – – Ratusan elemen masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam Paguyuban Pengawal NKRI (PPNKRI) menggelar aksi damai solidaritas untuk muslim New Zealand di depan Kantor DPRD Jabar, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Senin (18/3/2019).

iklan

 

 

 

Menurut Budiman selaku Koordinator PPNKRI dalam sambutannya menyatakan bahwa aksi ini digelar sebagai salah satu wujud solidaritas dan dukungan moral kepada Muslim New Zealand khususnya para korban dan keluarganya atas tindakan penembakan brutal di Masjid Al Noor di wilayah Christchurch, Jumat (15/3/2019) yang lalu.

 

 

“Kita mengutuk keras tindakan biadab yang menyebabkan 49 kaum muslim meninggal dunia,”tegasnya.

 

 

Sebagaimana diketahui, aksi teror terjadi di dua masjid di Selandia Baru. Aksi teror yang telah menewaskan setidaknya 49 orang ini dilakukan secara brutal bahkan pelaku menyiarkan secara live aksinya di dalam  dan luar masjid.

 

 

Pelaku teror itu kemudian teridentifikasi dirinya sebagai “Brenton Tarrant” – seorang pria kulit putih, kelahiran Australia berusia 28 tahun. Pria ini mengunggah manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang “anti-Islam” dan “anti-imigran”

 

 

Sementara itu M.Roin dalam orasinya meminta agar pemerintah Indonesia mengecam keras dan menyatakan dengan tegas bahwa tindakan di Masjid New Zealand tersebut sebagai tindakan terorisme.

 

 

“Jangan karena pelakunya non muslim alias kafir kemudian korbannya kaum muslim hanya disebut sebagai tindakan penembakan biasa. Pemerintah Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim harus berani dengan tegas bahwa itu tindakan teroris,”ungkap berapi-api.

 

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mengutuk keras dan menuntut hukuman mati kepada pelaku aksi terorisme yang menewaskan puluhan kaum muslimin di Selandia Baru
  2. Meminta pihak kepolisian Selandia Baru agar mengusut tuntas dan mengungkap dalang (otak) dibalik aksi terorisme yang biadab tersebut.
  3. Meminta Pemerintah Selandia Baru untuk menjamin keamanan kaum muslimin dalam menjalankan ibadah di masjid.
  4. Meminta Pemerintah Indonesia untuk berperan aktif menyuarakan kasus terorisme di masjid New Zealand tersebut di forum-forum internasional.
  5. Mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengambil sikap dan turut aktif dalam peran melindungi ummat Islam di seluruh dunia.

 

Selain mengelar orasi para peserta juga membentangkan spanduk dan poster yang berisi dukungan untuk muslim New Zealand antara lain berbunyi “ Kami Bersama Ummat Islam Di New Zealand”, “Standing In Solidarity,Say No To Terrorism” , “ Islam Damai Menjaga NKRI”, “ I’m A Moslem, Please Don’t Hate Me” dan lain sebagainya.

 

Acara yang digelar usai Shalat Dhuhur ini rencananya akan dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Jabar (Gedung Sate) namun karena halaman dan jalannya akan dipakai acara akhirnya dipindahkah ke depan Kantor DPRD Jabar. [ ]

 

 

5

Rep/foto: iman

Editor: admin

840

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman