Strategi Setan Menggoda Manusia, 3 Situasi Ini Sering Memperdaya Kita

PERCIKANIMAN.ID – –  Musuh yang nyata bagi manusia adalah setan. Hal ini sudah ditegaskan Allah Swt dalam Al Quran,

 

() وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

 

Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS.Az-Zukhruf: 62)

Dalam ayat ini begitu jelaskannya Allah Swt menerangkan sekaligus menginformasikan kepada manusia khususnya orang-orang beriman akan tipu daya dan godaan syaitan atau setan ini.

 

 

Dalam menggoda manusia, setan tidak mengenal lelah dan putus asa. Ada beberapa strategi yang ditempuh setan untuk mewujudkan visi dan misinya, yaitu sebagai berikut.

 

 

 

1. Waswasah

 

Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal saleh. Saat terdengar kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran, “Nanti lima menit lagi.” Ini adalah waswasah.

 

Kenyataannya bukan lima menit, tapi satu jam, akhirnya shalat Subuh terlambat. Silakan cermati dalam kehidupan keseharian, sering terbersit pikiran-pikiran yang membuat kita mengurungkan, bahkan meninggalkan suatu kebajikan. Ini namanya strategi waswasah.

 

 

 

2. Tazyin

 

Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah. Misalnya, mengapa orang yang berpacaran terlihat lebih mesra dibandingkan dengan orang yang telah menikah?

 

Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Perkara maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat, dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.

 

() قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

 

() إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

 

Iblis berkata, ‘Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan menjadikan kejahatan itu terlihat indah pada mata manusia di bumi. Aku pun akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih.” (Q.S. Al-Hijr : 39-40)

 

 

3. Tamanni

 

Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Misalnya, sebelum tidur kita telah berniat untuk shalat Tahajud. Akan tetapi, pada pukul tiga pagi saat beker berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu melanjutkan tidur. Atau, saat diri berniat untuk bertobat.

 

Akan tetapi, padasaat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya, ini berlangsung berulang kali. Inilah yang disebut strategi tamanni. Tahajud, tobat, dan segala amalan saleh hanya sampai angan-angan, tidak menjadi kenyataan.

 

…..وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ

 

Dan pasti aku (setan) sesatkan mereka. Akan kubangkitkan angan-angan kosong kepada mereka...” (Q.S. An-Nisaa’ :119).

 

 

يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ ۖ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا

 

Setan itu memberikan janji-janji dan membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.” (Q.S. An-Nisaa’ : 120).

 

Tentu masih ada beberapa strategi setan lainnya yang sering memperdaya manusia.  [ ]

 

*Disarikan dari buku ” Menelanjangi Strategi Jin ” karya Dr.Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

960

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 938 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment