Shalat Selalu Membaca Surat Al-Ikhlas, Apakah Boleh dan Sah ?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, mohon ijin untuk bertanya. Saya seorang mualaf dan sedang belajar Islam. Dalam shalat saya selalu membaca surat Al-Ikhlāś (Qulhuwallah), karena surat ini yang pertama kali saya hafal setelah masuk Islam. Saya sebenarnya sudah hafal beberapa surat yang lainnya, namun karena saya cinta dan terkesan dengan surat Al Ikhlas maka saya selalu membacanya. Beberapa hari lalu ada teman yang menertawakan dan katanya shalat saya tidak sah, sebab hanya membaca surat Al Ikhlas saja. Benarkah demikian? Mohon penjelasannya ( Bendy via fb )

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Apa yang Anda lakukan ini sebenarnya pernah terjadi di zaman Rasul. Dalam sebuah kisah yang panjang seperti yang diceritakan oleh sahabat Anas r.a. berkata, seorang lelaki Anshar menjadi imam di Masjid Quba.

 

 

Setiap selesai membaca Fatihah, ia selalu membaca Al-Ikhlāś sebelum membaca surat-surat lainnya, lalu sahabat-sahabat yang lain berkomentar, “Mengapa Anda selalu membacanya, tidakkah Anda bosan?”

 

 

Sahabat itu menjawab, “Sungguh aku tak bisa meninggalkannya. Kalau kalian tidak suka aku menjadi imam karena sering membaca Al-Ikhlāś, silakan cari imam yang lain.”

 

 

Namun karena tidak ada orang yang paling baik bacaan Al-Qur’annya selain dia, akhirnya ia tetap jadi imam. Ketika Rasulullah Saw. berkunjung ke masjid itu, kasus ini diceritakan kepadanya, lalu beliau bertanya kepada lelaki Anshar tersebut, “Apa alasan kamu melakukan itu?” “Inni uhibbuha (saya sangat mencintainya).” Jawabnya.

 

 

Lalu Rasulullah Saw. bersabda, “Hubbuka iyyaha adkhalakal jannata (kecintaanmu pada Al-Ikhlāś bisa mengantarkanmu ke surga).” (H.R. Bukhari)

 

Ungkapan Rasulullah Saw. “Kecintaanmu pada Al-Ikhlāś akan mengantarkanmu masuk surga”,  dikarenakan  yang melatarbelakangi sahabat tersebut selalu membaca Al-Ikhlāś adalah kecintaannya yang mendalam.

 

Kita juga sering membaca Al-Ikhlāś, tapi latar belakangnya bukan cinta yang mendalam tapi karena pendeknya surat tersebut dan lebih mudah untuk dihafal.

 

Nah, dari kisah tersebut dapat  kita ambil pelajaran bahwa tidak dilarang alias diperbolehkan selalu membaca surat Al-Ikhlāś dalam setiap rakaat apalagi kalau yang melatarbelakanginya adalah karena kecintaan yang mendalam pada surat itu.

 

Kemudian Anda tidak perlu khawatir bahwa teman Anda menyatakan shalat Anda tidak sah. Selama rukun dan syaratnya terpenuhi maka shalat Anda tetap sah, walau pun selalu membaca surat Al Ikhlas.

 

BACA JUGA: Hukum Shalat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak ?

 

Anda juga boleh menambah dengan surat-surat yang lain sesuai yang sudah Anda hafal. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait pembahasan bab shalat ini lebih detail berikut dalilnya, Anda, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “SUDAH BENARKAH SHALATKU?“. Didalamnya ada pembahasan bab praktik shalat berikut contoh-contohnya. Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

830

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 1,119 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment