Tips Komunikasi Dengan Anak, Gunakan Kalimat Qaulan Sadida Ini Caranya

PERCIKANIMAN.ID – – Qaulan sadida artinya perkataan yang benar. Qaulan sadida mempunyai dua aspek, pertama aspek isi. Artinya, saat berbicara kepada anak, isi pembicaraannya harus benar menurut kaidah ilmu. Jangan asal bicara, pikirkan dengan matang isi pembicaraan tersebut.

 

Kalau anak bertanya, orangtua jangan asal menjawab, sebab bisa jadi jawaban kita itu salah menurut kaidah ilmu. Misalnya, “Mama, kenapa ikan kok matanya nggak berkedip padahal ia ada di air?” Ibunya menjawab, “Emang maunya gitu, kamu yang gitu aja ditanyakan!”

 

Ini adalah contoh jawaban yang asal-asalan dan tidak benar menurut kaidah ilmu. Kalaupun orangtua tidak bisa menjawab pertanyaan anak, lebih baik berterus terang sambil memuji pertanyaan itu. Katakan saja,

 

“Aduh sayang, pertanyaan kamu hebat sampai Mama nggak bisa jawab. Nanti kita tanya, ya sama ibu guru atau kita cari jawabannya di buku.”  Jawaban seperti ini adalah qaulan sadida (ucapan benar).

 

Kedua adalah aspek cara. Artinya, saat menyampaikan pesan caranya harus benar. Jangan memojokkan anak, jangan menghinakan, jangan membunuh semangatnya. Misalnya, pulang sekolah anak melaporkan jika ia mendapatkan nilai lima untuk pelajaran Matematika. Mendengar berita itu, ada dua cara bicara.

 

Ada orangtua yang bicara seperti ini,
“Kamu bodoh, ya. Masa dapet lima, sih? Memalukan! Padahal, kamu kan belajar abis-abisan?”

 

Inilah orangtua yang tidak qaulan sadida karena pembicaraannya menghinakan anak dan membunuh semangatnya. Akan tetapi, ada juga orangtua yang bicara begini,

 

“Mama lihat kamu udah belajar sungguh sungguh. Insya Allah kalau kamu terus belajar, Mama yakin kamu bisa dapet yang lebih bagus lagi!”

 

BACA JUGA: Cara Mendidik Anak Agar Jujur

 

Inilah ucapan orangtua yang qaulan sadida karena mereka menghargai usaha anak dan memberi penghargaan serta motivasi untuk lebih baik lagi.

 

Untuk itu hendaknya para orangtua memperhatikan dan menjaga ucapannya atau lisannya. Jangan anggap sepele tentang ucapan atau ungkapan ini, sebab jika tidak tepat akan berakibat buruk. [ ]

 

Disarikan dari buku ” Golden Parenting : Sudahkah Kudidik Anakku Dengan Benar ?  karya Dr. Aam Amiruddin,M.Si

 

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 332 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment